My Ekstrovert Wife

My Ekstrovert Wife
Cepat lepaskan


__ADS_3

“Tidak akan pernah, Kau tidak bisa dan tidak boleh meninggalkanku lagi.” Jawab Jasson yang langsung melepaskan pakaiannya.


“Aku tidak mau, Cepat lepaskan aku.” Teriaknya kembali yang tidak terima. Jasson tidak memperdulikannya dan melempar bajunya kesembarang arah dan langsung mendekatkan tubuhnya kepada tubuh istrinya yang tengah terbarinb itu.


Jasson terus saja mendekatkan tubuhnya kepada wanita itu tanpa memikirkan hal lain. “Jasson.” Teriak Tiyara yang langsung mendorong lelaki itu sehingga beranjak dari atasnya dan kembali duduk.


“Ada noda didahimu.” Ucap Jasson dengan mengusap lembut dahi wanita itu dengan Tiyara yang hanya diam menatap kesal kepadanya. Jasson memberikan kecupan didahi wanita itu namun dengan segera Tiyara menjauhkan rubuhnya dari Jasson dan mengusap dahinya yang baru saja dicium oleh Jasson.


“Aku akan membuat makanan untukmu.” Ucap Jasson dengan senyumnya dan berjalan keluar dari kamar tanpa mengenakan baju.


“Dimana kursi rodaku Jasson?.” Teriak Tiyara yang kesal sebab tidak bisa kemana mana.


“Derwin belum kembali, Jadi kursi rodamu juga tidak ada disini.” Jawab Jasson santai sambil memasak untuk wanitanya itu.

__ADS_1


“Halo nona, Apa nona Zhara bersama anda?.” Terdengar suara lelaki yang terdengar cukup panik disebrang telpon. Yasmin keluar dari lift.


“Paman, Tadi Zhara menghubungiku dan memintaku untuk menjemputnya di apartemen xxxx di lantai xxxx, Namun saat aku sampai ada orang yang keluar dari kamar itu dan bilang dia tidak tau siapa Zhara.” Ucap Yasmin.


“Bagaimana bisa? Bukankah nona bersama anda sedari tadi siang?.” Tanya Dery yang terlihat cukup bingung.


“Tidak paman, Saat acara selesai dia langsung meninggalkanku dan keluargaku dia bilang ingin mencari paman, Saat aku ke apartemennya tadi dia malah tidak ada disana dan ponselnya yang dihubungi tidak aktif namun tadi ada aktif sebentar namun sekarang kembali tidak aktif lagi.” Jelas Yasmin kembali.


“Yasudah nona, Anda kembalilah kerumah saya akan mencari nona Zhara.” Ucap Dery.


“Baik.” Jawab Yasmin yang sebenarnya panik namun berusaha untuk tenang saat memberitahukan masalah ini kepada Dery.


“Paman pasti sudah sampai, Dia pasti akan mencariku begitupun dengan Yasmin, Takutnya nanti mereka mencariku dengan para anak buah dan akan melukai Jasson.” Guman Tiyara yang terlihat cukup kebingungan akan situasi saat ini.

__ADS_1


“Bagaimana ini?.” Tanyanya dengan wajah bingung dan menatap keluar jendela setelah itu menatap pula ke jam dinding yang ada disana.


“Sudah jam dua pagi, Seharusnya tidak ada yang mencariku saat ini dan Jasson seharusnya dia…….”


“Aku membawakan makan untukmu.” Ucap Jasson dengan senyumnya sambil berjalan masuk dengan membawa nampan yang berisikan makanan.


Tiyara menoleh kepadanya dengan tatapan datar dan Jasson meletakkan makanan yang baru saja ia masak itu keatas meja dan mendekat kepada istrinya. “Makan dahulu, Kau belim makan sedari tadi.” Ucap nya dengan rersenyum lebar dan langsung menggendong wanita itu.


“Lepaskan.” Teriak Tiyara yang terus saja memberontak saat disentuh oleh Jasson. Jasson sangat bisa menjaga keseimbangan hingga sampai dihadapan makanan dia mendudukkan tubuh istrinya diatas kursi itu dan mengeluarkan makanan dari nampan.


“Aku tidak akan menyakitimu, Kau adalah istriku, Bagaimana bisa aku menyakitimu.” Ucap Jasson dengan senyum tulusnya.


Tiyara sama sekali tidak menanggapi ucapannya dan hanya menatap datar kepadanya.

__ADS_1


__ADS_2