My Momy My Wonderwoman

My Momy My Wonderwoman
Episode 44 # Tuntutan gila dari Sania


__ADS_3

Mobil yang disupiri asisten Ferdy sudah di kantor.


Zain membuka pintu mobil dan turun dari mobil.


Lalu asisten Ferdy pun memarkir kan mobil nya di tempat yang sudah di sediakan.


"Zain!"Panggil Sania yang tiba-tiba datang.


"Sania..?"Zain terkejut melihat Sania datang dan sembari mengawasi keadaan kanan-kiri yang sepi.


"Kita tidak ada hubungan apa-apa lagi Sania.Mau ngapain kamu hah,?"


"Aku hamil Zain!"Jawab Sania ceplos tanpa basa-basi.


"Apa hamil?Enggak... Enggak aku enggak yakin kalau itu anak ku."Jawab Zain dengan raut wajah yang panik.


Plak....


"Brengsek kamu Zain!"Pekik Sania.


"Apa kamu lupa 2 bulan yang lalu kita berdua sudah melakukan hubungan suami istri didalam kamar hotel?"


"Lihat foto itu baik-baik.Itu kamu apa bukan?"Sania melemparkan beberapa lembar foto di muka Zain.


Zain pun memunguti lembaran-lembaran foto itu agar tidak ada yang melihat nya.


"Temui aku di rumah,aku tidak punya banyak waktu disini.Aku harap kamu datang,jika kamu tidak datang aku akan memberi tahu istri kesayangan mu itu!"Ancam Sania dan melenggang pergi meninggalkan Zain.


"Arghhhhk......"Zain yang kesal meninju angin.


Setelah menemui Sania,Zain bergegas menuju ruangan nya dengan fikiran yang serba kacau gelisah semua menjadi satu.


Banyak nya date line dikantor juga mempengaruhi isi otak Zain,sehingga membuat pekerjaan nya yang tadi menumpuk berasa berat untuk di kerjakannya.


Hal ini juga menjadi salah satu penyebab Zain yang mengalami suatu tekanan dari pekerjaan,meskipun dia adalah seorang CEO namun tugas yang diembannya begitu cukup berat dan menguras otak.


Ditangan nya dia harus bertanggung jawab mengenai perusahaannya,karyawannya dan juga bertanggung jawab dengan keluarga yang dicintai nya.


Apalagi saat ini dia sedang mengalami masalah pribadi yang sukar untuk dipecahkan nya.


"****....!!"Umpat Zain.


Dan menghambur semua berkas yang ada di meja nya.


"Gila Sania.Aku sampai enggak bisa fokus bekerja."Gerutu Zain.


"Tuan muda..?"Sapa asisten Ferdy.


"Kemana saja kamu asisten Ferdy?"Omel Zain kepada asisten Ferdy.


"Maaf tuan tadi saya masih ada keperluan!."Jawab asisten Ferdy.


"CK,"Zain yang mendecih.


"Mana kunci mobil nya?"Tanya Zain kepada asisten Ferdy.


"Mau kemana tuan?"Tanya asisten Ferdy sembari mengeluarkan kunci mobil nya dari kantong celana.


Zain pun melotot menatap kepada asisten Ferdy.


Asisten Ferdy pun nampak tertunduk.

__ADS_1


"Kenapa kamu menjadi sibuk bertanya mengenai urusan pribadi ku asisten Ferdy?"Kata Zain yang kesal dan melenggang keluar dari ruangan kerja nya.


"Aish... Gimana aku enggak sibuk dengan apa yang tuan lakukan?Ini tugas tambahan dari istri tuan nona Dinda."Gumam asisten Ferdy.


Tak lama handphone asisten Ferdy berdering.


📲 Nona Dinda Calling.....


Tangan asisten Ferdy bergetar sembari melihati nama layar di phonsel nya.


"Mampus....."Kata asisten Ferdy sambil menepuk jidat nya.


🤰 Assalamualaikum....?


🤵 Wa... Waalaikum salam nona.


🤰 Asisten Ferdy ada mas Zain di kantor?


🤵 Hmmmmmmm


🤰 Hallo asisten Ferdy ada mas Zain dikantor?


🤵 Maaf Nona,barusan tuan sedang ada meeting bersama client di meeting Rooms.


🤰 Assisten Ferdy enggak bohong dengan saya Dinda kan?


🤵 Hmmmmm


🤰 Asisten Ferdy jadi lah orang yang bijak yang dapat dipercaya dengan perkataannya.Jangan sampai suatu saat apa yang asisten Ferdy katakan kepada Dinda bisa menjadi salah satu sumber masalah.Tolong asisten Ferdy cerita kepada Dinda yang sejujurnya.


🤵 Maaf nona kalau saya salah.Tadi tuan muda pergi menggunakan mobil dan tidak memberitahukan kepada saya mau pergi kemana.


🤵 Waalaikum salam


Feeling ibu hamil memang sangat lah kuat.


"Pergi kemana kamu mas?Astagfirullah hal adzim,maaf kan hamba mu ini Ya Allah,entah mengapa perasaanku menjadi tidak tenang."Gumam Dinda yang gelisah.


Zain mengendarai mobil nya menuju rumah Sania.


Setelah memarkirkan mobil,Zain turun dan mengetuk pintu rumah Sania.


Ceklek....


Sania menarik tuas pintu.


"Hanny.....?"Sapa Sania dengan nada manja dan memeluk Zain.


Cekrek....


Ada sepasang mata yang mengabadikan moment Sania memeluk erat tubuh Zain.


"Cukup Sania,aku enggak punya banyak waktu."Ucap Zain dan melepas pelukan nya Sania.


"Its Okay,kalau begitu ayo masuk kedalam."Kata Sania yang mengajak Zain.


Cekrek...


Zain pun masuk ke dalam rumah Sania dan duduk di sofa.


"Aku positif hamil dan ini buktinya."Kata Sania dan memberikan testpeck itu.

__ADS_1


Zain meraih testpectk itu.


Raut wajah Zain berubah ketika dia memperhatikan dua garis.


"Enggak..."Zain membuang alat testpeck itu.


"Zain!"Pekik Sania.


"Itu bukan anak aku.Aku tau kamu sudah menjebak aku Sania."Kilah Zain.


"Tega kamu ya!Kamu sudah berbuat dan kamu tidak mau bertanggung jawab."Pekik Sania.


"Okay.. Its Okay.. Saat ini istri kesayangan kamu sedang hamil besar dan kakek tua kesayangan kamu memiliki riwayat penyakit jantung.Kamu tau aku kan Zain?Aku enggak suka dipermainkan.Ka...."


"Ok!"Kata Zain dengan raut wajah nya panik.


"Aku akan bertanggung jawab dengan kehamilan mu tapi untuk menikah dengan mu itu tidak mungkin!"Jawab Zain.


"Enggak bisa!Aku minta kamu menikahi ku.Aku enggak mau anak yang ada dalam perut ku ini tidak memiliki ayah."


"Kamu gila Sania?Aku sudah menikah."Kata Zain.


"Aku memang gila Zain karena kamu.Aku enggak masalah menjadi istri ke dua.Tinggal kamu pilih mau menikahi aku atau tidak?"Kata Sania yang memberikan pilihan.


Zain nampak berdiri sembari berjalan kesana kesini memikirkan pilihan yang begitu berat.


"Okay!Aku mau menikah dengan kamu tapi ada syarat nya."Ucap Zain.


"Apa itu syarat nya?"Tanya Sania.


"Pertama setelah anak itu lahir aku mau Tes DNA.Kedua kamu jangan mengikut campur rumah tanggaku dengan Dinda dan yang terakhir tidak ada hubungan suami istri di antara kita sebelum anak itu lahir dan aku benar-benar memastikan nya kalau anak yang kamu kandung itu adalah anak ku."Ucap Zain dengan menekan kalimat akhir nya.


"Okay aku menyetujui nya.Besok jam 11 siang kamu harus datang kerumah ini untuk mempersiap kan akad nikah kita."Kata Sania.


"Kalau kamu sempat lari dari acara itu kamu akan menyesal selamanya."Bisik Sania di telinga Zain sambil senyum smirk.


Zain tak pedulikan ucapan Sania dia pun lebih memilih melenggang pergi keluar dari rumah Sania.


Ting.....


Sebuah notification pesan masuk ke dalam phonsel Dinda.


1 Message From


+62123456789++


"Nomor baru?"Gumam Dinda dan membuka pesan itu.


"Astagfirullah hal adzim...."Ucap Dinda yang terkejut melihat foto-foto suaminya sedang berpelukan dengan Sania.


Bersambung......


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Hai kk terimakasih atas supportnya ya🙏


Boleh dong Dinda di like dan koment nya😉


Mau bagi-bagi bunga bawar juga boleh,,


Vote nya juga boleh loh.. Mumpung hari Senin🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2