My Momy My Wonderwoman

My Momy My Wonderwoman
Episode 76 # Flash back


__ADS_3

Dinda melipat kedua tangan didada menatap Zain yang juga menatap nya.


"Sekarang mas boleh pulang."Kata Dinda yang mengusir Zain.


"Hah?Pulang?Setelah sekian lama nya aku mencari kamu dan ketiga anak ku,kamu menyuruh ku untuk pulang?Tidak segampang itu."Jawab Zain yang mendekatkan wajah nya lebih dekat ke arah Dinda.


Zain menatap intens wajah Dinda,wanita yang sudah meninggal kan nya selama tujuh tahun itu kini berubah semakin dewasa dan semakin cantik.


srekk...


Zain menarik pinggang Dinda dan kedua tangan melingkarkan dipinggang Dinda.Kedua telapak tangan Dinda menahan dada bidang Zain,agar Zain tidak bisa mendekap tubuh nya.


"Lepas mas!"Pekik Dinda.


"Enggak!"


"Mas!"


"Jangan memaksa ku atau ku bawa lari ketiga anak ku pergi dari sini."Ancam Zain kepada Dinda.


"Mau kamu itu apa sih mas?"Ucap Dinda yang geram serta mencoba melepaskan diri dari Zain.


"Kita pulang kerumah Opa!"Jawab Zain.


"Enggak!Aku enggak mau.Aku sudah nyaman dirumah ku sendiri dari pada dirumah mu."


Dinda pun mendorong Zain dengan kekuatan penuh nya hingga Zain terjatuh di lantai.


"Dady......???"Teriak ketiga anak nya yang berlari ke arah Zain.


"Hiks... Hiks... Aduhhh.... Sakit."Ucap Zain sembari mengusap-ngusap bokong nya yang bersandiwara.


"Dady ayok berdiri."Seru Ryo dan membantu Zain berdiri bersama Ryu.


"Dady kita duduk dulu."Kata Rey.


Zain dan ketiga anak nya pun berjalan menuju sofa.


Zain menoleh kearah belakang Dinda.


"Wleeeee...😜"Zain mengolok Dinda dan Dinda pun merasa kesal memutuskan untuk menghampiri mereka di sofa.


"Ngelunjak!Enggak bisa di diemin ini."


Tap... Tap...Tap ...


Suara sepatu high heels Dinda,


"Rey... Ryo... Ryu... Daddy kalian mau kembali bekerja karena jam makan siang nya sudah habis."Ucap Dinda yang lemah lembut kepada ketiga anak nya itu.


"Yah.... Dady mau kembali bekerja ya?Padahal kami masih ingin Dady bermain bersama kami."Jawab Ryo yang menunduk.


Mendengar ucapan Ryo Dinda dan Zain saling menatap Dinda memberi kan kode mata agar Zain meng iya kan untuk pergi dari rumah nya.

__ADS_1


Zain tersenyum smirk,


"Aku tau... Ini bahasa halus mu agar aku pergi dari rumah ini."


"Enggak.... Dady akan menemani kalian bermain disini."


"Mas...!"Pekik Dinda.


Zain pun berdiri dari sofa nya dan berjalan menghampiri Dinda yang berdiri bersendekap kesal.


"Aku tau ini adalah permainan mu untuk mengusir ku.Kita lihat saja sampai dimana kamu bisa memisah kan aku dari ketiga anak-anak ku."Bisik Zain di telinga Dinda.


"Menyebalkan."Gerutu Dinda menghentakkan kedua kaki dan berjalan menuju ke arah pintu luar.


Zain pun menghampiri ketiga anak-anak nya yang duduk manis disofa.


"Dady kenapa momy marah?Sama Dady?"Tanya Rey.


"Enggak sayang.Momy enggak marah sama Dady.Coba dimana tempat mainan kalian?"Tanya Zain yang berdiskusi dengan ketiga anak nya.


"Ada dikamar Daddy."Sahut Ryo.


"Kalau begitu kita naik saja keatas ya Daddy?"Tambah Ryu.


"Ok,let's go...."Jawab Zain semangat 45 .


Sementara itu Dinda keluar rumah dengan raut wajah kesal karena Zain.Dia pun duduk di bangku kosong depan rumah nya.


"Dinda..."Sapa ibu Ali yang duduk disamping Dinda.


"Bu,kenapa mas Zain bisa berada disini?"Tanya Dinda kepada ibu Ali dengan raut wajah yang kesal.


Ibu Ali pun mulai menceritakan nya.


**Flash Back dalam mode ON.


Ditaman kompleks perumahan Dinda**.


"Ryu.... Ambil bola nya nak."Titah Ibu Ali sembari menyuapi makan Rey dan Ryo.


Ryu pun berjalan mengambil bola.Dan dia melihat Zain yang duduk sendirian di taman.


"Om brewok.... "Panggil Ryu sembari memegang bola nya.


Zain pun menoleh ke arah Ryu.


"Hai... Kita berjumpa lagi.Kamu sama siapa ditaman ini?"Tanya Zain yang menyamakan posisi nya.


"Sama nenek kakek dan Mbah."Jawab Ryu.


"Ayo Om,sini Ryu kenalin Om sama nenek kakek dan Mbah Ryu."Kata Ryu.


"Ta...Pi...."Zain yang berfikir.

__ADS_1


"Tapi apa Om?Kan waktu di pusat perbelanjaan Om sudah berjanji mau bermain lagi bersama Ryu kalau kita bertemu."Jawab Ryu.


"Ya sudah,sebentar saja ya.Soal nya Om nanti harus kembali pulang ke kota Om."Jawab Zain.


"Yah... Jadi Om brewok enggak akan kesini lagi?"Tanya Ryu sambil mengerucutkan bibir nya kedepan dengan menunduk sedih.


"Eh..... Enggak boleh sedih gitu dong."Kata Zain yang mengusap rambut Ryu.


"Ya sudah ayo mana saudara kamu kita main bersama-sama."Tambah Zain dan membuat Ryu mendongak sorak gembira.


"Ye ..... Main.Ayo Om,kita samperin disana."Seru Ryu yang sambil berjalan dan diikuti Zain dari belakang.


Terlihat Ryu sangat bahagia bisa bertemu dengan Zain.


"Nenek... Kakek... Mbah..."Seru Ryu dan menoleh ke belakang.


Deg.....


Ketiga orang tua itu nampak terkejut melihat Ryu bersama Zain.


"Ayah mertua ibu mertua dan mbok?"Batin Zain yang mencoba nampak tenang.


"Nenek.. Kakek.. Mbah,kenalin Om brewok!"Kata Ryu yang mengenalkan nya.


"Nak Zain?"Kata Ayah Ali.


"Ryu... Ikut Mbah Sumi kita main bersama dengan Kakak Rey dan Ryo disana yuk."Kata mbok Sumi dan menggandeng Ryu.


"Mereka....??"Kata Zain terpotong.


"Anak-anak ku..?"Tanya Zain.


Ayah Ali dan ibu Ali menunduk terdiam dan tidak menjawab .


"Ayah ibu.Tolong di jawab.Mereka anak-anak Zain kan?"Ulang Zain lagi.


Ayah Ali dan ibu Ali masih terdiam.


"Kalau kalian tidak menjawab nya,Zain akan mencari jawaban nya sendiri.Kalau itu terbukti mereka adalah anak-anakku,Zain pastikan akan membawa mereka pergi jauh dari Dinda.Zain ingin melihat Dinda bagaimana jika itu terjadi."Ancam Zain kepada kedua orang tua Dinda.


Ayah Ali dan Ibu Ali saling menatap dengan khawatir.


"Iya nak,mereka bertiga adalah anak-anak kamu."Jawab Ayah Ali dengan berat hati.


"Alhamdulillah...."Zain yang mengucap kalimat Hamdallah dengan mata berkaca-kaca nya.


"Akhir nya aku bisa menemukan kalian setelah sekian lama nya."Ucap Zain sembari mengusap buliran bening di kelopak matanya.


Ayah Ali ibu Ali bersama Zain menghampiri ketiga bocah itu dan memberi penjelasan kepada mereka siapa itu Om brewok yang sebenar nya.


Flash back Off.


Bersambung.......

__ADS_1


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


__ADS_2