My Momy My Wonderwoman

My Momy My Wonderwoman
Episode 50 # Dinda koma Zain menikah lagi


__ADS_3

Dinda berhasil melahirkan keempat anak-anak nya dengan caesar.


3 Bayi laki-laki dan 1 bayi perempuan nya.


Keempat bayi itu sedang berada di dalam inkubator dan dalam perawatan intesif yaitu diruangan NICU.


Betapa bahagia nya kedua orang tua Dinda dan mbok Sumi,setelah melihat ke empat bayi kembar itu.


Namun tak lama dengan kebahagian itu,dokter Nisya memberi kan kabar kepada keluarga Dinda bahwa Dinda mengalami koma.


Dinda koma beberapa menit setelah melahirkan. Menurut dokter, Dinda mengalami koma karena terjadi pendarahan.


"Apa yang menyebabkan perdarahan setelah melahirkan?Dokter Nisya?"Tanya dokter Toddy.


"Setelah plasenta lahir, kontraksi ini membantu memberi tekanan pada pembuluh darah yang berdarah di area tempat plasenta menempel. Jika rahim tidak berkontraksi cukup kuat, pembuluh darah ini akan pendarahan. Hal inilah yang menjadi penyebab umum pendarahan ketika persalinan."


"Ya... Allah Dinda... Hiks..."Ibu Ali yang sesenggukan.


"Kira-kira berapa lama dok Dinda koma?"Tanya Ayah Ali yang khawatir.


"Semoga bisa segera siuman ya pak.Mari kita bantu doa ya.Ya sudah saya permisi dulu."Ucap dokter Nisya kepada keluara Dinda dan Toddy pun mengangguk.


"Ya... Allah Dinda,, begitu berat ujian mu nak."Ucap ibu Ali.


"Sabar buk... Kita harus mendoakan Dinda ya buk."Kata Ayah Ali yang memberi semangat untuk ibu Ali.


"Mas,mbak... Apa kita tidak memberitahukan keadaan Dinda kepada den Zain?Bagaimana pun juga den Zain berhak tau dengan keadaan Dinda saat ini?"Usul mbok Sumi.


"Tapi mbak kita enggak mungkin memberitahukan saat ini,soalnya kita belum punya tempat tinggal terus mengurus hal-hal yang lainnya."Kata ibu Ali.


"Maaf pak Ali dan ibu Ali,sebenar nya apa yang terjadi dengan Dinda?Dan mengapa sampai kalian mencari tempat tinggal baru?Kemana Zain suami Dinda?"Tanya Toddy yang penasaran.


Dengan menarik nafas panjang...


Pak Ali pun menceritakan semua masalah yang dialami oleh Dinda kepada Toddy.


"Apa....?Sekejam itu ternyata Zain."Kata Toddy.


"Ya,sudah bagaimana kalau Ayah Ali ikut dengan saya,mari kita cari sewaan kontrakan sementara waktu yang dekat-dekat daerah rumah sakit ini.Jadi sewaktu-waktu bisa menjenguk Dinda biar lebih mudah akses nya."Kata Toddy ke pak Ali.


Pak Ali pun memandangi istri dan mbok Sumi.


"Iya,Ayah... Biar kita bisa berjaga bergantian nanti."Saran ibu Ali dan di angguki mbok Sumi.


Toddy akhirnya mengajak pak Ali untuk keliling melihat kontrakan di daerah rumah sakit.


Setelah keliling hingga pukul 7 malam,akhir nya Toddy dan pak Ali sudah bisa bernafas lega karena mereka sudah mendapat kan sewaan rumah di dekat rumah sakit.


"Terimakasih nak Toddy,nak Toddy sudah banyak membantu kami hari ini.Hiks.... "Ucap Ayah Ali kepada Toddy yang tidak sengaja mata nya mulai berkaca-kaca.


"Kami hanya bisa mendoakan nak Toddy,"Tambah ibu Ali.


"Sudah.. Sudah Bu dan pak Ali.Sekarang kalian istirahat dikontrakkan ya,biar Dinda dan anak-anak nya saya yang jaga."Ucap Toddy.

__ADS_1


"Jangan nak,kami semua sudah merepotkan nak Toddy.Lebih baik nak Toddy pulang istirahat."Sahut mbok Sumi.


"Enggak apa-apa mbok.Kalian istirahat lah,hari ini saya ada shift malam sekalian saya jaga Dinda dan bayi-bayi nya.Kalau ada apa-apa nanti saya akan kabari."Jawab Toddy.


Pak Ali,Bu Ali dan mbok Sumi pun saling bertatapan dan akhirnya mereka menganggukan kepala nya.


Pak Ali,Bu Ali dan mbok Sumi pun membawa koper-koper mereka setelah berpamitan dengan Toddy.


Tap... Tap... Tap ...


Suara sepatu pantofel Toddy terdengar begitu nyaring di dalam keheningan malam menuju lorong ruangan dimana Dinda dirawat.


Ceklek....


Dia pun membuka pintu ruangan Dinda,


Entah kenapa,kedua manik-manik mata nya ingin mengeluarkan air mata nya.


Dia begitu sedih sekali,melihat mantan kekasih nya itu yang sedang tak berdaya.


Toddy pun duduk di dekat brankar Dinda sembari berbisik ditelinga nya.


"Aku tau kamu adalah Wonder woman... Wonder woman untuk keluarga kecil mu... Bangunlah Dinda,lihat lah betapa lucu-lucu nya ketiga jagoan mu dan begitu cantik nya princes mu... Kamu harus bangun demi ke empat bayi-bayi lucu mu.Mereka merindukan mu... "


Dari luar ruangan nampak dokter Nisya yang memperhatikan dokter Toddy bersama seorang perawat.


"Dokter Nisya,jadi bagaimana masih ada dokter Toddy di dalam?"Tanya seorang perawat itu.


"Iya tunggu sebentar ya sus..."Jawab dokter Nisya.


"Oh,pantas dokter Toddy lama membesuk."Tambah lagi perawat itu.


"Memang nya kenapa ya sus?"Tanya dokter Nisya yang mulai penasaran.


"Ibu Dinda itu cinta pertama nya dokter Toddy dok."


"Ah,sus... .."Ucap dokter Nisya yang terpotong karena melihat Toddy keluar dari ruangan Dinda.


"Dokter Nisya?Kok belum pulang?"Tanya Toddy yang menyapa nya.


"Iya sebentar lagi,aku mau lihat keadaan Bu Dinda dulu."Jawab dokter Nisya.


"Oh,ya sudah kalau begitu aku duluan keruang jaga ya."Kata Toddy.


"Ok."Jawab dokter Nisya yang mengulas senyumnya dan Toddy pun melenggang pergi.


Keesokan pagi nya...


Kedua orang tua Dinda dan mbok Sumi pagi-pagi sekali sudah di rumah sakit.


Toddy pun menghampiri mereka yang sudah berdiri di depan ruang Dinda.


"Nak,Toddy..."Sapa Ayah Ali kepada Toddy.

__ADS_1


"Pak,Bu mbok..."Sapa Toddy.


"Keadaan Dinda bagaimana nak Toddy?"Tanya Ayah Ali.


"Masih belum siuman,tapi keadaan nya sudah membaik."Jawab Toddy.


"Terimakasih nak Toddy,kalau begitu saya pamit duluan ya nak."Ucap pak Ali.


"Mau kemana pak?"Tanya Toddy.


"Mau kerumah Zain nak Toddy,mau memberi kan kabar tentang keadaan Dinda.Walau bagaimana pun juga dia masih suaminya."Jawab pak Ali.


"Oh,kalau begitu sekalian pak ikut dengan saya kan searah."Kata Toddy yang menawarinya.


"Alhamdulillah,baik kalau begitu."Jawab pak Ali.


Pak Ali pergi kerumah Zain dengan diantar oleh Toddy.


Sebenar nya ini hanya alasan Toddy untuk mengantar pak Ali kerumah Zain.


Setelah mendengar cerita pak Ali kemaren hati Toddy begitu tergugah tentang apa yang dialami oleh mantan kekasih nya itu.


Toddy pun memarkirkan mobil sedan nya di depan rumah.


Dan Toddy membuka kaca jendela mobil nya,


"Ada acara apa pak?Kok rame?"Tanya Toddy kepada pak Ali.


"Saya juga enggak tau Mak Toddy.Kalau begitu ayok kita turun!"Jawab pak Ali sembari membuka pintu mobil Toddy.


Pak Ali berjalan dengan Toddy menuju ke pintu utama rumah peninggalan almarhum Opa Leo.


Pak Ali dan Toddy terkejut,melihat Zain yang selesai mengucap ijab Qobul.


"Zain......."Teriak pak Ali.


Bersambung..........!


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Hay... kakak terimakasih masih setia dalam ceritanya Dinda.


Jangan lupa like & komen nya ya🙏☺️


sebagai moodbooster author😘


Sembari menunggu Up,yuk baca cerita author yang lain.


Tidak mudah menjadi mama muda


Valentain terakhir bahagia,,


Happy reading and happy weekend♥️🤗

__ADS_1


Balikpapan,13052023


__ADS_2