
Ayunan di bawah pohon yang redup itu terisi dua insan yang sudah cukup lama menuai benih cinta. Daun pohon mangga yang kering tertiup angin, rumput menari- nari pula. Suasana cukup mendukung. Hangat dan romantis.
"Setiap hari aku menemukan bahwa aku semakin mencintaimu, dan di alam semesta tanpa batas ini aku akan mencintaimu sampai akhir." Lelaki itu berucap dengan sungguh-sungguh membuat istrinya terenyuh. Senyumnya pun terlukis jelas.
"Kau langit, aku laut. Dan cinta kita selalu bertemu di cakrawala. Sampai kapan pun aku akan tetap mencintaimu, sampai tulang mulai menua, wajah keriput dan badan membungkuk," balas sang istri yang juga mampu membuat dirinya terbuai.
"Terima kasih ya sudah hadir dalam hidupku. Terima kasih telah menerimaku apa adanya. Terima kasih atas semua yang telah kamu berikan. Maaf jika aku belum bisa menjadi suami yang baik," ucap Aksa mengecup kedua tangan istrinya.
"Kamu sudah menjadi suami yang baik dan juga Papa yang baik untuk baby twins. Harusnya aku yang berterima kasih karena kamu tak pernah mempermasalahkan latar belakangku, terima kasih sudah bersedia mengarungi rumah tangga bersamaku. Terima kasih telah menjadi bagian dari hidupku. Tetaplah mencintaiku hingga nanti, aku pun akan tetap mencintaimu sampai maut benar- benar memisahkan." Bulir air mata menetes tanpa permisi, sang suami segera mengusapnya dan kemudian memberikan kecupan bertubi- tubi di wajahnya.
"Yalooorrrddd, aku pengen nangis. Kok tumben kita bisa romantis gini." Aksa memasang raut wajah sedih, namun dalam hatinya ia tergelitik dan terpingkal-pingkal. Momen seperti ini sangat lucu baginya.
__ADS_1
"Hubby, pura- pura terharu sebentar. Ini tuh lagi perpisahan sama para pembaca setia kita hiksss..."
Tak menyangka jika mereka sampai pada posisi seperti itu. Berawal dari duka mendalam lalu perlahan mulai datang suka cita. Mereka dipertemukan dengan hal yang di luar dugaan.
Berawal dari sebuah kecelakaan yang menewaskan kekasih Aza. Kemudian, Aksa datang dan mencoba menggantikan posisi itu. Cukup sulit menerimanya, namun lambat laun pun akhirnya mereka bisa menjalani kehidupan bersama dalam sebuah ikatan pernikahan. Awal tanpa cinta, kemudian lambat laun ia datang, akhirnya melekat dan kian bertambah. Cinta yang suci, cinta yang tumbuh benar- benar dari lubuk hati yang terdalam.
Rintangan dan tantangan terus saja menghampiri. Namun, keduanya mampu bertahan dan melewatinya hingga mencapai titik ini. Titik di mana kebahagiaan hidup tercapai, suka cita selalu saja datang meskipun terkadang duka menyelip di antaranya.
Saling memahami dan menerima adalah kunci utama mereka untuk tetap bersama. Kepercayaan juga merupakan hal penting bagi sebuah hubungan. Saling menjaga hati, dan menyelaraskan pikiran adalah hal yang perlu diperhatikan. Hubungan yang kuat itu sesungguhnya bersumber dari mereka yang menjalaninya.
__ADS_1
*****
Salam sayang untuk semua yang telah mengikuti novel ini. Terima kasih telah membaca dan selalu menantikan episode selanjutnya. Terima kasih pula teruntuk kalian yang telah memberi dukungan baik melalui vote, like, maupun komen.
Tentu saja ini masih jauh dari kata sempurna karena saya sendiri juga baru dalam hal kepenulisan. Untuk kisah mereka saya cukupkan sampai di sini. Dan sampai bertemu di cerita saya yang selanjutnya- tentang kisah cinta Aiden dan Ailee yang cukup memilukan. Untuk info selanjutnya akan saya update di sini, jadi jangan di unfavorite dulu supaya bisa mengetahui info novel selanjutnya.
*****
"Aunttyy!!! Uncleee!!!"
__ADS_1
"Jangan lupakan Aiden dan Ailee yang sempat menemani hari kalian ya. Salam sayang untuk semuanya, sampai bertemu di novel yang mengisahkan kisah cinta kami ketika remaja!!!"
Bye bye Aunty & Uncle🥰