
Sungguh Papa Alex dibuat sangat terkejut sekali, ketika melihat orang yang baru saja ke luar dari dalam rumah dan langsung berdiri di samping Mama Molly.
Tidak cuma Papa Alex saja yang merasa terkejut, begitupun dengan Arga, karena Arga juga mengenal siapa orang yang berdiri di samping Mama Molly.
Namun tidak dengan Mama Molly, dia merasa biasa saja dan langsung memeluk manja lengan tangan orang tersebut.
" Tu ..... Tuan Roderick,?? apakah benar ini anda?? ",, kata Papa Alex kepada Ayah Ito, dengan suara sedikit terbata-bata.
Iyaps, benar sekali tebakan dari kalian semua, jika orang yang baru saja ke luar dari dalam rumah dan langsung berdiri di samping Mama Molly adalah Ayah Ito, alias Pietro Roderick.
Ayah Ito daritadi dia berada di dalam kamarnya, dan ketika dia mendengar baby Graviella menangis, Ayah Ito pun langsung saja ke luar dari dalam kamar.
Namun di saat Ayah Ito bertanya kepada para anak-anaknya tentang Mama Molly, Chasel pun menjawab, jika Mama Molly sedang menemui tamu di ruang tamu.
Ayah Ito yang penasaran dengan tamu yang sedang bertamu di rumahnya, dia pun langsung saja ke luar dari dalam rumah dan langsung juga berdiri di samping Mama Molly.
" Benar sekali, dan apakah anda sendiri adalah Tuan Damara?? ",, tanya Ayah Ito kepada Papa Alex.
" Benar Tuan, saya Alexander Damara Tuan Roderick ",, jawab Papa Alex kepada Ayah Ito sambil tersenyum.
" Terakhir kali kita bertemu, anda tidak setua ini Tuan Damara, apakah anda kurang mendapatkan jatah dari Nyonya Ana, hingga membuat banyak kerutan di wajah anda?? ",, kata Ayah Ito lagi kepada Papa Alex.
" Eh, sepertinya Tuan Roderick sudah terkontaminasi dengan perempuan di sampingnya ",, kata batin Papa Alex untuk Ayah Ito, sambil menahan rasa gemasnya.
" Pfftttt ",, Arga kelepasan tertawa yang tertahan, ketika mendengar perkataan dari Ayah Ito tadi.
Dan Papa Alex yang mendengar Arga sedang mentertawakannya, dia langsung menatap tajam ke arah Arga, membuat Arga langsung terdiam sambil menutupi mulutnya menggunakan telapak tangannya.
" Anda bisa saja berjandanya Tuan Roderick ",, jawab Papa Alex kepada Ayah Ito sambil tertawa garing.
" Ko berjanda,?? apakah Ayah Ito mempunyai simpanan seorang Janda di luar sana!! ",, kata Mama Molly dengan nada yang terdengar marah.
" Eh, Ayah, Mama,?? apakah Nyonya gila ini adalah istri anda Tuan Roderick?? ",, kata reflek dari Arga kepada Ayah Ito.
Mendengar perkataan dari Arga, Ayah Ito langsung berjalan mendekat ke arah Arga dan langsung mencekik lehernya.
Sebab Ayah Ito tidak terima jika istrinya di kata gila, walau sebenarnya dia memang gila dan sangat menyebalkan.
" A.......ampun Tuan Roderick, ma......aaafkan sasasaya ",, kata Arga dengan suara tertahan, karena lehernya sedang di cekik oleh Ayah Ito.
__ADS_1
Ayah Ito yang mendengar perkataan dari Arga, dia langsung melepaskan cekikan tangannya di leher Arga.
Dan Arga yang sudah terlepas dari cekikan tangan Ayah Ito, dia langsung menatap ke arah Mama Molly, karena Mama Molly dengan sengaja memeletkan lidahnya mengejek Arga.
Arga tentu saja tidak suka dengan sikap dari Mama Molly yang seperti itu kepadanya, dan dia langsung menatap garang ke arah Mama Molly.
Namun, Mama Molly tidak merasa takut sama sekali dengan Arga, malah sekarang dia memperlihatkan senyum mengejeknya.
" Emm, Tuan Roderick, bagaimana kalau kita duduk lagi saja, supaya lebih enak berbicara dan sebelumnya maafkan atas ketidaksopanan dari Arga tadi Tuan ",, kata Papa Alex kepada Ayah Ito.
Ayah Ito hanya mengangguk saja kepada Papa Alex, dan setelahnya mereka berempat langsung kembali duduk di sofa yang tadi mereka semua duduki.
" Sebelumnya, saya ingin bertanya dulu kepada anda Tuan Roderick, dan saya mohon anda jangan tersinggung dengan apa yang saya tanyakan ",, kata Papa Alex kepada Ayah Ito.
" Iya, katakanlah Tuan Damara ",, jawab Ayah Ito kepada Papa Alex.
" Apakah benar Nyonya ini adalah istri anda Tuan,?? karena selama kita berteman, saya tidak pernah melihat dan tahu wajah dari istri anda ",, tanya Papa Alex kepada Ayah Ito.
" Iya benar saya istrinya Ayah Itolah Tuan, memangnya mau jadi istrinya siapa lagi,!! setiap malam saja Ayah Ito masih n3n3n dengan saya, itu artinya dia memang benar suami saya!! ",, jawab ketus dari Mama Molly kepada Papa Alex.
Bukan nada ketusnya yang membuat Papa Alex atau Arga menjadi bingung, akan tetapi kata-kata dari Mama Mollylah yang membuat Papa Alex dan Arga menjadi salah fokus.
" Benar Tuan Damara, dia istri saya yang dulu pernah anda tanyakan kepada saya, jika anda ingin bertemu dan melihat wanita yang sudah bisa meluluhkan hati saya ",, kata Ayah Ito kepada Papa Alex.
Ayah Ito sengaja segera berbicara untuk membuat suasana awkward menjadi seperti semula.
" Waaah, anda sungguh sangat pintar sekali dalam mencari istri Tuan Roderick, dia sangat cantik sekali, terlebih bola matanya itu yang berbeda dari yang lain ",, puji dari Papa Alex kepada Ayah Ito.
" Halah, sekarang memujiku,!! tadi saja katanya dia mau menuntut Mama, Ayah, bahkan Tuan ini juga mengatakan jika ingin merobohkan rumah kita ",, kata Molly menyahuti perkataan dari Papa Alex.
Papa Alex langsung gelagapan ketika perkataannya tadi di sampaikan kepada Ayah Ito.
Papa Alex dan juga Arga merasa sangat takut sekali, jika Ayah Ito akan tersinggung dengan perkataan mereka sebelumnya kepada Mama Molly, sebab Papa Alex sangat tahu sekali bagaimana Ayah Ito jika sudah marah.
Ayah Ito yang mendengar perkataan dari Mama Molly, dia langsung menatap ke arah Papa Alex dan juga Arga dengan tatapan yang tidak bisa di artikan oleh mereka berdua.
" Eem, bukan begitu Tuan Roderick, maafkan atas kesalahpahaman ini ",, kata Papa Alex dengan segera kepada Ayah Ito.
" Aduh, bagaimana ini menjelaskannya, Arga bantu aku ",, bisik dari Papa Alex kepada Arga.
__ADS_1
Arga langsung mengangguk kepada Papa Alex, sedang Ayah Ito, masih setia diam dengan tatapan datarnya kepada Papa Alex dan Arga, yang mana tatapan itu membuat Papa Alex menjadi salah tingkah sendiri.
" Begini Tuan Roderick ",, kata Arga kepada Ayah Ito.
Ayah Ito langsung mengangguk kepada Arga.
" Apakah ke sembilan anak tadi termasuk yang baby itu, adalah anak anda semua?? ",, tanya Arga kepada Ayah Ito.
" Kenapa memangnya Tuan Arga?? ",, tanya balik Ayah Ito kepada Arga.
Papa Alex yang sudah sedikit merasa lega jika Arga akan membantunya berbicara kepada Ayah Ito, ternyata dugaannya salah besar.
Sebab Arga malah bertanya dan berbicara kepada Ayah Ito, berbeda jauh dari apa yang dia pikirkan.
Papa Alex yang merasa gemas dengan Arga, dia reflek langsung memukul kepala Arga di hadapan Ayah Ito dan Mama Molly dengan sangat keras sekali.
" Kenapa kamu malah menanyakan anak-anak mereka Arga!! ",, kata Papa Alex kepada Arga.
Dan perkataan dari Papa Alex masih di dengar jelas oleh Mama Molly serta Ayah Ito.
" Habisnya aku penasaran Bos, ko bisa mereka mempunyai anak sebanyak itu, apa ada resepnya, jika ada kan aku mau minta, karena di umur mereka yang sekarang, Tuan Roderick masih bisa mempunyai anak yang masih baby ",, jawab Arga kepada Papa Alex.
Papa Alex langsung menggertakkan giginya merasa gemas dengan jawaban Arga tadi.
Sedang Ayah Ito yang ikut mendengar, dia hanya diam saja dengan wajah flatnya itu.
Namun tidak dengan Mama Molly, dia saat ini malah sedang tertawa dengan cukup keras sekali, karena kelucuan dari Papa Alex dan juga Arga.
Hadeeeuuuhhh, tujuan mereka apa untuk datang ke rumah Ayah Ito, sekarang berubah menjadi apa.
Dan perkataan apa saja yang ingin Papa Alex serta Arga katakan kepada Mama Molly atau Ayah Ito, malah melenceng jauh dari tujuan awal mereka.
Semuanya menjadi runyam, dan baru kali ini Papa Alex dan Arga gagal dalam mengintimidasi orang yang sudah membuatnya marah.
Ketawa aaaahh🤣🤣🤣🤣🤣.
...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...
...***TBC***...
__ADS_1