Oh, MY WIFE

Oh, MY WIFE
L - SADDAM


__ADS_3

Meninggalkan Mama Molly, Ayah Ito dan juga Papa Alex sejenak, kita beralih ke si L lagi.


L yang sudah masuk ke dalam kamarnya, dia pun langsung saja mencoba menghubungi seseorang.


Dan orang yang L hubungi adalah sekretarisnya, sekaligus sebagai tangan kanannya, serta dia adalah anak kandung si Arga, yang bernama Saddam.


Jika lupa, akan author ingatkan sejenak, jika Saddam ini mempunyai saudara kembar, yang berjenis kelamin perempuan, dan dia bernama Noa.


" Halo Tuan L ku tersayang ",, kata Saddam kepada L.


" Menggelikan,!! bisa tidak sih, jika berbicara denganku sedikit lebih sopan, aku ini atasan kamu, mau kamu aku pecat!! ",, jawab L kepada Saddam, dengan nada yang terdengar sangat marah.


Seperti biasa, Saddam tidak akan marah, walau L sedang marah-marah kepadanya, justru saat ini Saddam sedang tertawa puas bisa membuat L naik darah seperti itu.


Sama seperti sang Ayah yaitu Arga, walau Saddam suka bercanda, tapi dia bisa diandalkan, dan bisa di percaya.


Arga sengaja mendidik sang anak yaitu Saddam, untuk bisa menjadi sekretaris sekaligus orang kepercayaan si L.


Dan untuk Papa Alex sendiri, juga memang sengaja melantik Saddam sebagai sekretaris si L, karena Papa Alex percaya pada kemampuan Saddam, yang sudah dia lihat sejak dulu.


Terlebih Saddam dan si L tumbuh bersama sejak mereka masih kecil.


Tidaklah mudah untuk mencari karyawan atau pegawai lain yang bisa di percaya.


Jika masih ada dari dalam kalangan Keluarga, kenapa harus mencari yang lain.


Itulah kata yang tepat, untuk menggambarkan cara kerja di Keluarga Papa Alex.


Walau Arga cuma sebagai sekretaris plus sahabat saja, tapi dia sudah dianggap sebagai Keluarga sendiri oleh Papa Alex.


" Hehehe, maaf Tuan L ",, jawab Saddam sambil tertawa.


" Tidak ada kata maaf untuk kamu!! ",, jawab ketus dari si L kepada Saddam.


" Maaf deh Kakak L ",, goda Saddam lagi kepada si L.


Saddam memang sering memanggil atau menggoda L dengan panggilan Kakak, karena L lebih tua tiga tahun dari Saddam.


" Huh!! ",, si L mendengus sebal, mendengar panggilan Kakak dari Saddam.


Mendengar si L sedang mendengus, Saddam pun langsung mengubah mode bercandanya ke mode serius.


" Ok-ok, sekarang seratus rius, ada apa Tuan L menelpon saya, apakah ada yang bisa saya bantu?? ",, kata Saddam kepada L, dengan mode sangat serius sekali.


" Cepat cari tahu di mana keberadaannya Papa, Saddam, dan juga cepat kamu redakan berita viral tentang saya saat ini dengan wanita gila itu ",, kata L kepada Saddam.


" Oh ya Kak L, anda tidak pernah pacaran, tapi sekalinya mendapatkan seorang perempuan, dia sangat cantik sekali, hebat deh, the best pokoknya ",, nah kembali ke mode eror lagi kan si Saddam.


" Saddam,!! aku ini sedang sangat serius sekali denganmu, jangan membuatku marah!! ",, bentak L kepada Saddam.


Saddam yang mendengar suara bentakan dari L, dia langsung kembali ke mode normal.


" Maaf Tuan ",, jawab Saddam kepada si L.

__ADS_1


" Cepat cari tahu di mana keberadaannya Papa, dan segera redakan berita viral tentang diriku, kamu paham, saya tunggu secepatnya!! ",, kata super tegas dari L kepada Saddam.


" Baik Tuan L, segera akan saya laksanakan perintah dari anda ",, jawab Saddam kepada L.


" Bagus ",, jawab L kepada Saddam.


Setelah itu, L langsung saja mematikan sambungan teleponnya, tanpa mau mendengarkan jawaban dari Saddam lagi.


L nyawanya sedang di ujung tanduk, malah di ajak berjanda, eh bercanda maksudnya, tentu saja dia langsung otw marah lah.


Terlebih lagi, L tidak mau jika sang Papa sampai mengetahui berita viral tentangnya, karena L tidak mau jika sang Papa sampai berbuat nekat, kepada gadis yang tidak bersalah itu.


Setelah selesai menelpon Saddam, L langsung saja menelpon seseorang lagi, untuk membantunya meredakan berita viralnya saat ini.


Belum sempat L menelpon orang tersebut, tiba-tiba ponselnya berdering, dan itu dari Adam, adik ke duanya.


" Halo ",, kata L kepada Adam.


" Waaah, si Kakak, tidak mau di jodohkan oleh Papa, ternyata sudah punya kekasih yang sangat cantik sekali ",, kata Adam kepada L.


Padahal Adam saat ini sedang berada di mansion Daddy Vicktor di Swiss, tapi entah Adam tahu dari mana, namun yang pasti, Adam sudah mengetahui berita viral tentang sang Kakak.


" Apa yang kamu bicarakan Adam, sudah Kakak sedang sibuk!! ",, jawab ketus L kepada Adam.


Dan L hampir saja mematikan sambungan teleponnya, jika tidak di cegah oleh Adam terlebih dahulu.


" Eeh Kak, jangan di matikan dulu teleponnya ",, cegah Adam kepada L.


" Ada apa lagi??!! ",, kata L kepada Adam.


" Tidak mau!! ",, jawab L kepada Adam.


Dan L langsung saja mematikan sambungan teleponnya itu secara sepihak lagi.


Adam yang melihat sambungan teleponnya sudah di matikan secara sepihak oleh sang Kakak, dia langsung saja tertawa geli sendiri.


Sebab Adam, sedang membayangkan wajah sang Kakak yang sedang merasa sebal dan bingung sendiri.


Sedang kembali ke si L lagi.


L begitu sangat pusing sekali, karena sepertinya semua orang, terutama Keluarga besarnya, sudah pada mengetahui berita viral tentang dirinya bersama Alva.


" Aaarrrggggghhh, aku bisa gila, karena gadis gila itu!! ",, kata L sambil langsung duduk di pinggir ranjang.


" Bagaimana ya caranya supaya aku bisa membalas perbuatan gadis itu kepadaku?? ",, kata L bertanda tanya sendiri.


" Aku tidak tahu di mana dia tinggal, apakah dia asli orang sini atau tidak, aaargggghh payah!! ",, kata L lagi untuk dirinya sendiri.


L lalu merenung, dia memikirkan cara sebelum dia bertindak.


Padahal jika L tidak sedang bingung seperti saat ini, L bisa dengan mudah menemukan jalan ke luarnya, dengan cara menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki di mana Alva tinggal.


Itulah kenapa, orang yang sedang kalut, emosi, marah, dan juga bingung, di suruh untuk meredakan itu semua terlebih dahulu, supaya bisa berpikir dengan jernih.

__ADS_1


Baru saja mulai melamun, tiba-tiba ponsel miliknya yang dia taruh di sebelahnya, berdering dan bergetar.


Melihat nama Saddam, L pun langsung segera mengangkat sambungan telepon tersebut.


" Halo, bagaimana?? ",, tanya L kepada Saddam.


" Tuan L gawat!! ",, jawab Saddam kepada L.


" Gawat kenapa?? ",, tanya L lagi kepada Saddam.


Dan perasaan L langsung semakin merasa tidak enak saja.


" Papa Tuan, dan Ayah saya, saat ini sudah berada di rumah gadis yang sedang viral dengan anda Tuan ",, jawab Saddam kepada L.


Duaarrr,!! meledak juga akhirnya, jantung si L mendengar laporan dari Saddam.


Apa yang L takutkan malah sudah kejadian, bahkan lebih parahnya lagi sang Papa saat ini sudah berada di rumah Alva.


" Dan Papa Alex kata anak buah saya, dia sudah mengetahui semuanya tentang berita viral itu Tuan ",, kata Saddam lagi kepada L.


" Dia Papa saya bukan Papa kamu!! ",, kata L kepada Saddam.


" Hehehe maaf Tuan keceplosan ",, jawab Saddam sambil tertawa tanpa dosa.


" Aduh bisa gawat ini!! ",, kata L dan masih di dengar oleh Saddam.


Bahkan Saddam di seberang sana reflek langsung mengangguk, ketika mendengar perkataan dari L.


" Laporan dari anak buah saya lagi, Tuan Alex katanya marah besar Tuan, jadi saya sarankan, sebelum Tuan Alex sampai mansion, anda pergi saja carilah gua untuk bersembunyi ",, kata Saddam kepada L.


" Dan saya ada saran goa yang paling di takuti oleh Tuan Alex, Tuan ",, kata Saddam lagi kepada L.


" Goa apa itu?? ",, tanya L kepada Saddam.


" Goanya milik Nyonya Ana, Tuan L, pasti Tuan Alex tidak akan pernah mencari anda di situ ",, jawab Saddam sambil tertawa cekikikan.


" 514lan kamu Saddam!! ",, kata L dengan sangat marah sekali.


Lagi dan lagi, L langsung mematikan telepon secara sepihak dari Saddam.


Sedangkan Saddam, dia masih tertawa dengan puas, karena sudah bisa menggoda L lagi.


L yang sudah mendengar laporan dari Saddam, dia semakin bingung dan juga takut.


Karena L tahu sendiri, bagaimana sang Papa kalau sudah marah.


Di saat L sedang bingung, sambil berjalan tidak tentu arah di dalam kamarnya, tiba-tiba di kepalanya terbesit nama sang Mama, yaitu Mama Ana.


Tanpa pikir panjang, L pun langsung saja mencoba menghubungi sang Mama untuk meminta bantuan.


Sebab hanya Mama Ana sajalah, pawang terhebat yang bisa meluluhkan hati Papa Alex.


Dan tidak tahukah L, jika Papa Alex saat ini sudah tidak marah lagi, karena ternyata rumah yang dia datangi milik dari sahabatnya sendiri.

__ADS_1


...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...


...***TBC***...


__ADS_2