Oh, MY WIFE

Oh, MY WIFE
NONA ERICA


__ADS_3

Di sebuah Perusahaan, ada seseorang yang sedang marah-marah kepada sekretarisnya, dan orang itu adalah Nona Erica.


" 63r3n953k!! ",, marah Nona Erica.


" Kenapa Lincoln sampai berani menarik semua investasinya dari Perusahaan saya hah!! ",, kata Nona Erica lagi.


" Saya juga tidak tahu Nona ",, jawab sang sekretaris yang sedang menghadap kepadanya.


" Tiba-tiba saja saya mendapatkan laporan, jika Tuan Lincoln sudah menarik semua uang yang dia tanamkan ke Perusahaan ini ",, kata sang sekretaris lagi.


" Ini tidak bisa dibiarkan!! ",, kata Nona Erica sambil mengepalkan ke dua tangannya.


" Bisa-bisa saya gulung tikar, sebab Linocln adalah investor terbesar di Perusahaan ini ",, kata Nona Erica lagi.


Sang sekretaris hanya bisa diam saja, dia juga bingung harus berbuat apa, sebelum sang majikan memberi perintah kepadanya.


Nona Erica lalu mengambil ponselnya untuk mencoba menghubungi Tuan Lincoln, namun sebelum dia memencet nomor telepon Tuan Lincoln. ponselnya tiba-tiba sudah berdering terlebih dahulu dengan sangat kencang sekali.


" Nomor siapa ini,? kenapa tidak ada namanya di dalam ponselku ",, kata Nona Erica berbicara sendiri dan masih didengar jelas oleh sekretarisnya.


Tidak mau menunggu waktu lama lagi, Nona Erica langsung mengangkat sambungan teleponnya itu.


" Halo, dengan siapa saya berbicara?? ",, kata Nona Erica.


" Saya adalah orang yang sudah mengambil alih Perusahaan Tuan Lincoln ",, jawab orang tersebut.


" Pasti saat ini anda sedang pusing sendiri kan, kenapa tiba-tiba Perusahaan Tuan Lincoln menarik semua uangnya dari Perusahaan anda,? benar begitu kan Nona?? ",, tanya orang tersebut.


Dari perkataannya pasti kalian semua sudah bisa menebak, siapakah orang tersebut, yaps benar sekali tebakan kalian readers, jika orang tersebut adalah Ayah Ito.


" Siapa anda sebenarnya Tuan, jangan bermain-main dengan saya!!",, kata Nona Erica.


" Untuk apa saya bermain-main dengan anda Nona?? ",, kata Ayah Ito.


" Jika anda tidak percaya, cobalah buktikan sendiri dengan menghubungi Tuan Lincoln, pasti dia tidak akan mengangkat sambungan telepon dari anda ",, kata Ayah Ito lagi.


" Saya bisa membantu keuangan Perusahaan anda, saya bahkan bisa menanamkan saham yang lebih dari Tuan Lincoln berikan kepada anda ",, kata Ayah Ito lagi.


" Jika anda mau, datanglah ke hotel tempat saya menginap ..... ",, kata Ayah Ito sambil menyebutkan alamat hotelnya beserta nomor kamarnya juga.


" Cuma itu saja yang ingin saya katakan kepada anda, saya tutup dulu teleponnya ",, kata Ayah Ito, dan Ayah Ito langsung saja mematikan sambungan teleponnya tanpa mau mendengarkan jawaban dari Nona Erica terlebih dahulu.


Nona Erica merasa kebingungan ketika sudah ditelepon oleh Ayah Ito, dia seperti orang linglung dalam beberapa detik lamanya, setelah, akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi Tuan Lincoln sendiri.


Benar saja apa yang dikatakan oleh Ayah Ito, sebab Nona Erica sudah mencoba menelpon Tuan Lincoln sebanyak lima kali tetap saja tidak di angkat.


Bagaimana bisa diangkat, jika ponsel milik Tuan Lincoln saja tertinggal di atas meja kerjanya, sedangkan dianya sendiri sedang dibawa ke rumah sakit oleh sekretarisnya.


Nona Erica pun akhirnya mengambil keputusan untuk menemui Ayah Ito saja ke hotel yang tadi sudah disebutkan oleh Ayah Ito.


Ketika Nona Erica beranjak berdiri dari duduknya, tiba-tiba ada pesan masuk yang ternyata dari Ayah Ito.


" Jika ingin ke sini datanglah sendiri, jangan mengajak siapapun termasuk sekretaris anda sekalipun ",, pesan yang dikirimkan oleh Ayah Ito.


Padahal sebelum mendapatkan pesan dari Ayah Ito, Nona Erica sudah ada niat ingin mengajak sekretarisnya untuk ikut bersamanya.


Jadi setelah mendapatkan pesan tersebut, Nona Erica berubah pikiran.


" Kamu jaga kantor dulu, saya mau pergi sebentar ",, kata Nona Erica kepada sekretarisnya.

__ADS_1


" Baik Nona ",, jawab sang sekretaris tersebut.


Nona Erica lalu ke luar dari dalam Perusahaannya, dan menuju ke dalam mobilnya yang sudah disiapkan terlebih dahulu oleh para anak buahnya.


Nona Erica pun juga sengaja mengendarai mobilnya sendiri tanpa di sopiri oleh anak buahnya.


Setelah menempuh perjalanan sekitar empat puluh menit lamanya, akhirnya mobil yang Nona Erica kendarai sampai juga di sebuah hotel berbintang lima yang ada di Negaranya.


Nona Erica tanpa banyak bertanya kepada petugas hotel, dia langsung saja menuju ke kamar yang sudah dikasih tahu juga oleh Ayah Ito tadi.


Setelah beberapa menit berada di dalam lift, akhirnya Nona Erica sampai juga di depan kamar Ayah Ito.


Tangannya yang halus itu langsung saja mengetuk pintu kamar Ayah Ito, dan tidak lama, pintu tersebut sudah dibuka oleh Ayah Ito.


Mata Nona Erica langsung melotot terpesona melihat tubuh kekarnya Ayah Ito.


Sebab Ayah Ito memang sengaja 63rt3l4n74n9 dada untuk memperlihatkan otot kekarnya kepada Nona Erica.


Walau umur Ayah Ito sudah terbilang tua, tapi wajah dia masih seperti berumur empat puluh tahunan.


" Pasti anda Nona Erica, ayo silahkan masuk Nona ",, kata Ayah Ito dengan ramah.


Entah apa kali ini yang akan dilakukan oleh Ayah Ito kepada Nona Erica, namun semuanya sampai saat ini masih terlihat aman-aman saja.


"Eh, iya ",, jawab dari Nona Erica.


Nona Erica pun akhirnya masuk juga ke dalam kamar Ayah Ito dan langsung duduk di sofa yang tersedia di situ.


" Apakah anda suka minum wine dan sejenisnya, karena di sini adanya cuma itu, jika mau jus, saya harus memesankannya terlebih dahulu ke petugas hotel ",, kata Ayah Ito.


" Saya minum itu ko Tuan, tenang saja ",, jawab Nona Erica dalam mode merayu yang sudah on.


Ketika Ayah Ito sedang berbalik badan, Nona Erica sengaja menaikan rok span yang dipakainya, supaya terlihat semakin tersingkap ke atas p4h4nya.


Tujuan Nona Erica berhasil, mata Ayah Ito melirik ke arah p4h4nya yang mulus itu.


" Silahkan di minum Nona ",, kata Ayah Ito.


" Terimakasih Tuan ",, kata Nona Erica.


" Jika boleh tahu, siapa nama anda Tuan?? ",, tanya Nona Erica.


" Myles ",, Ayah Ito sengaja memakai nama tengahnya.


" Oh Tuan Myles, emm, maaf lagi sebelumnya, umur anda berapa ya Tuan,? karena ....... ",, kata Nona Erica.


" Karena saya terlihat semakin matang dan menantang ",, sambung Ayah Ito.


" Iya, dan saya suka ",, jawab Nona Erica dengan mode manja.


" Coba tebak kira-kira saya umur berapa Nona?? ",, tanya Ayah Ito.


" Emm, empat puluh tahun mungkin ",, jawab Nona Erica.


Ayah Ito langsung saja tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban dari Nona Erica, dan suara tawa dari Ayah Ito seakan terdengar merdu di telinga Nona Erica.


" Sepertinya saya memang pantas di sebut awet muda ",, kata Ayah Ito.


" Saya ini sudah berumur setengah abad lebih Nona ",, kata Ayah Ito lagi.

__ADS_1


" Waaah, itu artinya anda sudah mempunyai istri dong Tuan?? ",, tanya Nona Erica lagi.


Niat awalnya datang menemui Ayah Ito ingin apa, tapi pertanyaan dari Nona Erica malah melantur ke mana-mana.


" Iya, saya sudah mempunyai seorang istri dan saya sangat mencintainya ",, jawab Ayah Ito.


" Emm, apakah istri anda lebih cantik dari saya Tuan?? ",, tanya Nona Erica.


" Jika saya bisa memuaskan anda hari ini, maukah anda menjadikan saya sugar baby anda?? ",, kata Nona Erica lagi dengan berani langsung duduk di pangkuan Ayah Ito.


" Boleh, lagi pula istri saya juga tidak bisa se hot dulu ",, jawab Ayah Ito dan membuat Nona Erica semakin berani saja dengan mem63l41 dada Ayah Ito.


" Kalau begitu mari kita bersenang-senang dulu Tuan ",, kata Nona Erica.


" Lalu bagaimana dengan kerjasama yang akan kita lakukan Nona??",, tanya Ayah Ito.


" Itu bisa kita bahas nanti, setelah kita selesai bersenang-senang Tuan ",, jawab Nona Erica.


" Ok, deal saya mau, tapi tunggu sebentar, saya ingin minum obat kuat terlebih dahulu dan menghabiskan vodka mahalku itu ",, kata Ayah Ito.


" Baiklah, kalau begitu mari kita bersulang ",, kata Nona Erica.


Ayah Ito lalu mengajak Nona Erica meminum vodka yang sudah disiapkannya tadi.


Tanpa Nona Erica sadari, dia sudah meminum setidaknya lima gelas vodka, sedangkan Ayah Ito cuma satu gelas saja, dan akhirnya Nona Erica pun mabuk juga karena kebanyakan minum vodka tersebut.


" Aaaah, rasanya tubuhku sangat segar sekali ",, kata Nona Erica sambil mem63l41 seluruh tubuhnya sendiri.


Tidak lama, semua yang menempel di tubuh Nona Erica sudah terlepas semua dan akhirnya dia bert3l4n74n9 bulat di hadapan Ayah Ito.


Ayah Ito menyeringai melihat Nona Erica sudah seperti cacing kepanasan, sebab di dalam satu botol vodka tadi sudah sengaja di campur oleh Ayah Ito dengan obat p3r4n954n9, hasil racikannya sendiri serta obat yang membuat penggunanya berhalusinasi tingkat tinggi.


Ayah Ito lalu bersiul pelan, dan tidak lama muncullah setidaknya sepuluh anak buahnya dari berbagai tempat.


Sebab anak buah tadi sedang bersembunyi terlebih dahulu seperti perintah sang majikan.


" Nikmatilah dia, rekam dan berikan rekamannya kepada saya secepatnya, buat dia seakan-seakan seperti wanita yang 91l4 akan 54x, mengerti!! ",, perintah Ayah Ito.


" Mengerti Tuan ",, jawab serempak dari para anak buah tersebut.


" Bagus ",, jawab Ayah Ito sambil memakai kembali pakaiannya.


Setelahnya, Ayah Ito langsung berlalu ke luar dari dalam kamar hotel tempatnya menginap, meninggalkan para anak buahnya bersama Nona Erica.


Para anak buah Ayah Ito tentu saja seperti mendapatkan rejeki nomplok, karena bisa menikmati tubuh seorang wanita yang benar-benar sangat terawat dan juga indah.


Serta Nona Erica sendiri juga tidak sadar, jika orang yang sedang diajaknya 63rc1nt4 adalah para anak buah Ayah ito, bukan Ayah Ito itu sendiri.


...✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨...


Tamatlah riwayatmu Nona Erica, selamat menikmati hari-hari yang pastinya akan memusingkan kepalamu nanti, berkat Ayah Ito.


Makanya jangan macam-macam dengan orang yang berhubungan dengan Keluarga Roderick.


Karena selain nyawa melayang, penderitaan seumur hidup pasti akan mereka dapatkan.


...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2