Oh, MY WIFE

Oh, MY WIFE
DEMAM


__ADS_3

Malam harinya, tepatnya di tengah malam, tidur Alva sedikit terganggu dengan suara seseorang yang sedang mengigau.


Setelah dilihat oleh Alva, ternyata yang sedang mengigau adalah L dengan tubuh yang sambil menggigil.


" Astaga ya Tuhan, L ",, kata Alva.


" L bangun, Papi bangun!! ",, kata Alva mencoba membangunkan si L.


Alva lalu mencoba menyentuh dahi si L yang ternyata sangat panas sekali.


" Astaga panas sekali tubuhnya ",, kata Alva.


Alva lalu berusaha turun dari atas ranjang untuk ke luar dari dalam kamar.


Walau dirinya sendiri sedang tidak terlalu fit, tapi yang namanya seorang suami sedang sakit, kaum istri harus tetap kuat merawat sang suami.


Alva yang sudah membuka pintu kamarnya, dia lalu berjalan menyusuri rumah untuk mencari para anak buah yang masih terjaga.


Karena yang berada di dalam rumah para anak buah sudah pada tertidur, alhasil Alva mencoba mencari ke luar rumah.


Baru saja membuka pintu rumah, ternyata ada beberapa anak buah yang sedang bermain di teras depan, untuk menghilangkan rasa kantuk mereka ketika sedang berjaga.


Para anak buah yang melihat Alva sedang ke luar rumah, langsung saja bergegas bangun dari duduknya untuk menyapa Alva.


" Nona Alva kenapa ke luar kamar?? ",, tanya salah satu anak buah.


" Ini sudah sangat larut malam sekali Nona, tidak baik untuk wanita hamil ",, kata salah satu anak buah lagi.


" Adakah obat penurun panas, suami saya sedang demam malam ini ",, kata Alva.


" Ada Nona, mari akan saya ambilkan di ruang penyimpanan obat ",, jawab salah satu anak buah, dan Alva hanya mengangguk saja.


Anak buah tadi, langsung saja masuk ke dalam rumah dan diikuti oleh Alva dari belakang.


Ruang-ruang yang dulu menjadi tempat penyimpanan senjata oleh Ayah Ito, sekarang sudah berubah fungsi semuanya.


" Ini Nona, ini obat demam, yang ini vitamin pelengkap obatnya ",, kata sang anak buah sambil menyerahkan obatnya.


" Jika tidak bisa tidur, atau sering mengigau, bisa disuruh minum obat ini saja Nona ",, kata anak buah lagi sambil menyerahkan obat yang lain.


" Baiklah, akan saya bawa saja semuanya ",, jawab Alva.


" Terimakasih ",, kata Alva.

__ADS_1


" Sama-sama Nona ",, jawab sang anak buah.


Alva langsung saja masuk kembali ke dalam kamarnya untuk membangunkan L, yang badannya semakin panas saja.


" L, L bangun dulu yuk minum obatnya ",, kata Alva.


L yang merasa terganggu tidurnya, karena seperti ada yang menggoyangkan badannya, akhirnya terbangun juga.


" Alva ",, kata L dengan lirih.


" Minum obatnya dulu yuk, badan kamu sangat panas sekali ",, kata Alva.


" Aku baru saja mimpi dikejar-kejar hantu wanita yang tadi aku lihat, bahkan dia ingin menciumku ",, kata L dengan ekspresi ketakutan.


" Itu hanya bunga tidur, janganlah kamu pikirkan ",, jawab Alva sambil menahan suara tawanya.


" Ayo, ini diminum dulu obatnya ",, kata Alva lagi.


L langsung saja meminum obat yang Alva berikan kepadanya, dan setelah meminum obat tersebut, L pun mencoba membaringkan lagi tubuhnya untuk tidur.


Sedangkan Alva, yang melihat L sudah sedikit tenang, dia langsung ikut tidur di sebelahnya.


L lalu membawa Alva ke dalam pelukannya, dan mereka berdua akhirnya tidur saling berpelukan hingga pagi menjelang.


Pagi harinya tubuh L sudah terasa sedikit fit, daripada dibandingkan semalam, dan pagi ini sekitar pukul enam pagi, L yang sudah terbangun lebih dahulu dari Alva, ingin lari-lari pagi menikmati udara sejuk yang ada di sekitar rumah.


Ada yang menyapu, mengepel, membersihkan rumah, membakar sampah, membersihkan dedaunan yang berserakan di halaman rumah, ada yang sudah mulai mengecek tanaman herbalnya, ada yang memberinya pupuk, memanen daun yang siap di panen, dan masih banyak yang lainnya.


L lalu mencoba ke luar dari pintu gerbang, dan setelah melewati pintunya, L langsung bisa melihat jika hutan tempat tinggal sang Paman, sudah di sulap menjadi wahana latihan untuk para anak buah.


" Waaah, ternyata tempatnya cukup lumayan ",, kata L sambil mengamati sekitar.


" Lumayan menakutkan maksudnya ",, kata L lagi sambil tertawa sendiri.


Tiba-tiba sedang asik jalan-jalan menikmati suasana, L mendengar ada seseorang yang sedang tertawa sendiri, namun L tidak mau mengambil pusing sebab saat ini sedang pagi hari.


Pikir L, jika pagi pasti tidak akan ada hantu berkeliaran sama sekali, tapi L tidak tahu saja, jika para penunggu di hutan tempat tinggal Ayah Ito, semuanya pada gila seperti Ayah Ito.


L terus melanjutkan langkah kakinya sambil lari-lari kecil untuk melihat-lihat sekitar.


Ketika sedang asik berlari-lari kecil, L merasa seperti sedang ada yang menimpuk dirinya, di saat sudah dilihat oleh si L, ternyata itu sebuah biji dari buah yang tidak dia ketahui namanya.


L masih berpikir santai, mungkin itu biji yang jatuh dari atas pohon yang dilewatinya, namun ketika L masih bersikap santai, lama kelamaan biji tersebut semakin banyak mengenai tubuhnya.

__ADS_1


L yang sudah sebal, mencoba melihat sekitar, hingga akhirnya dia menemukan beberapa arwah perempuan yang sedang nangkring di atas pohon, sambil melambai dan tersenyum manis kepadanya.


" Aaaaaaaaaaaaaaaaa ",, teriak super keras sekali dari L, hingga membuat burung-burung langsung berterbangan.


Para hantu wanita itu langsung saja tertawa cekikikan melihat L ketakutan dan langsung berlari menuju ke dalam rumah Ayah Ito.


" Eh, kamu jangan menyeramkan begitu dong, kasihan kan Tuan tampan itu ",, kata hantu A.


" Aku tidak menakutkan, aku kan cantik begini ",, jawab hantu B.


" Apanya yang cantik, wajah rusak begitu dibilang cantik, cantikan aku ",, kata hantu C.


" Jika kita terlalu menakutinya, takutnya nanti dia laporan sama sang King, kita bisa di musnahkan dari bumi ini tahu ",, kata hantu A.


" Iya juga, tapi bagaimana dong, habisnya dia sangat tampan sekali, membuatku jadi ingin menjadi manusia lagi ",, kata hantu C.


" Terserah kamu sajalah, aku pergi ",, jawab hantu A dan dia langsung saja menghilang.


" Aku juga mau pergi ",, kata hantu B dan dia juga ikut-ikutan menghilang.


Karena hantu C tidak ada temannya lagi, dia memilih untuk tidur saja.


Sedangkan kembali kepada L, saat ini dia sudah sampai di rumah Ayah Ito dengan nafas yang tidak beraturan.


Para anak buah yang ada di situ, langsung saja pada bertanya kepada L, kenapa sampai kelelahan seperti itu.


" Tuan L tidak apa-apa?? ",, tanya salah satu anak buah.


" Tadi, di sana saya menemui tiga hantu wanita yang wajahnya sangat jelek sekali ",, kata L sambil menunjuk ke luar.


" Saya takut, hiiiii seram ",, kata L lagi, dan dia langsung masuk ke dalam rumah, lebih tepatnya ke dalam kamar.


Para anak buah ada yang menahan suara tawanya, ada juga yang percaya, namun juga ada yang tidak, sebab masa pagi-pagi sudah ada hantu, begitulah kata mereka.


Namun, karena mereka sudah lama tinggal di situ, jadi mereka semua menganggap penampakan seperti itu sudah hal biasa saja.


L yang sudah masuk ke dalam kamar, langsung saja melompat ke atas ranjang dan langsung juga menutupi tubuhnya dengan selimut yang ada.


Alva saat ini sedang mandi, jadi dia tidak mengetahui, jika sang suami sedang seperti anak kecil yang sangat ketakutan, karena dihantui oleh para arwah penunggu di situ.


...πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»πŸ‘»...


Semoga tidak sawan lagi ya L🀣🀭.

__ADS_1


...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...


...***TBC***...


__ADS_2