Oh, MY WIFE

Oh, MY WIFE
AGAIN


__ADS_3

Karena L dan Alva tidak terlihat sendiri di acara pernikahan Adam dan Feyrin, mereka dicari oleh banyak orang, dari para Keluarga, maupun dari para kolega bisnis yang hadir di resepsi pernikahan tersebut.


Papa Alex yang tidak melihat L lagi setelah dia menyapa kolega bisnisnya tadi, dia pun mencoba bertanya kepada beberapa orang.


" Mama melihat L tidak?? ",, tanya Papa Alex kepada Mama Ana.


" Mama tidak melihat Pa, kan Papa tahu sendiri jika Mama daritadi ada di sini ",, jawab Mama Ana.


Papa Alex lalu berpamitan kepada sang besan yaitu Daddy Vicktor untuk mencari si L sebentar, dan Daddy Vicktor tentu saja tidak mempermasalahkan akan hal itu.


Papa Alex setelah bertanya kepada banyak orang, akhirnya dia bisa mengetahui di mana L berada dari Ayah Ivar.


" L saya suruh mengajak Alva kembali ke dalam kamar Tuan Damara, karena Alva sedang mabuk, sebab tadi dia baru saja minum vodka, yang jelas-jelas dia tidak tahan minum-minuman beralkohol ",, kata Ayah Ivar.


" Pasti ini akal-akalan si L saja, supaya bisa berduaan dengan Alva ",, jawab Papa Alex.


" Iya biar sajalah Tuan Damara, anda seperti tidak pernah muda saja ",, kata Ayah Ivar.


" Iya, anda benar Tuan Ivar, lagi pula kita sudah ingin menimang cucu dari mereka ",, jawab Papa Alex.


" Cucu yang kesekian untuk anda, tapi cucu pertama untuk saya ",, kata Ayah Ivar sambil tertawa.


" Anda bisa saja Tuan Ivar ",, jawab Papa Alex sambil tertawa juga, dan akhirnya mereka berdua tertawa bersama-sama.


Meninggalkan ballroom hotel, yang para tamu undangan sudah mulai pada pulang ke rumah mereka masing-masing, saat ini kita beralih ke si L dan Alva lagi.


L tersenyum sendiri melihat Alva akhirnya tertidur juga, dengan rambut yang berantakan karena kegiatan indah mereka untuk kesekian kalinya.


Sambil tidur di samping Alva, L memandangi wajah Alva dengan penuh rasa cinta.


" Sampai kapanpun aku tidak akan pernah mau melepaskanmu Alva, kamu hanya milikku seorang ",, kata L.


" Aku akan berubah seperti yang kamu inginkan, sampai kamu akhirnya jatuh cinta kepadaku ",, kata L lagi.


" Ternyata usahaku untuk membuatmu mabuk tepat sekali, dan aku sepertinya harus memberikan bonus untuk Saddam, karena dia sudah memberikan ide yang cemerlang untukku ",, kata L masih berbicara sendiri dan tertawa sendiri.


Ternyata eh ternyata, L tahu jika Alva tidak suka meminum minuman seperti itu, dan karena ide dari Saddam, akhirnya L bisa membujuk Alva untuk meminum minuman beralkohol seperti tadi.


L juga sengaja memesan vodka kepada petugas W.O daripada wine, karena L tahu, jika kandungan alkohol di dalam vodka lebih besar dari pada kandungan alkohol di dalam wine.


L yang baru saja merasakan surga dunia bersama Alva lagi, perasaannya malam ini sangat lega sekali, dan dia lalu membawa Alva ke dalam pelukannya untuk dia peluk sampai esok hari.

__ADS_1


Pagi harinya, ketika sinar matahari menembus ke jendela kaca kamar hotel mereka, akhirnya Alva terbangun juga dari tidur lelapnya.


Alva semalaman, tidur sambil memeluk tubuh L dengan sangat erat sekali, menggunakan lengan si L sebagai alas kepalanya.


Alva mengerjapkan matanya untuk menetralkan pandangannya, dan Alva sedikit terkejut ketika tangannya memeluk sebuah dada seseorang.


Alva mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah pemilik tubuh yang sedang di peluknya itu yang ternyata adalah si L.


L yang merasa Alva bergerak, dia malah reflek berganti posisi miring untuk membelakangi Alva, sedangkan Alva mencoba mengintip tubuhnya yang berada di dalam selimut yang sama dengan si L.


" Astaga, apa yang sudah aku lakukan,? apa semalam aku melakukannya lagi dengan si L ",, kata Alva berbicara sendiri.


Alva terus berusaha mengingat tentang kejadian semalam, bagaimana dia bisa melakukan hal itu lagi bersama L.


Belum sempat dia teringat, tiba-tiba Alva merasakan perutnya mual tidak tertahankan. Dengan segera Alva turun dari atas ranjang untuk berjalan ke arah kamar mandi.


Suara orang yang sedang muntah-muntah, membuat L akhirnya terbangun juga, dan dia langsung meraba ranjang di sampingnya yang ternyata sudah kosong.


" Alva?? ",, kata si L.


L lalu mengalihkan pandangannya ke arah kamar mandi yang terdengar orang sedang muntah-muntah.


L lalu beranjak bangun dari tidurnya untuk berjalan ke arah kamar mandi.


" Alva, apa kamu baik-baik saja?? ",, tanya L lagi.


Dengan wajah yang terlihat basah, akhirnya Alva membuka juga pintu kamar mandinya.


" Tidak tahu kenapa perutku rasanya mual sekali ",, jawab Alva.


" Mungkin efek vodka yang kamu minum semalam ",, kata si L.


" Vodka?? ",, kata Alva.


" Iya, ayo kita duduk dulu ",, kata si L sambil menuntun Alva kembali ke ranjang.


Alva baru sadar, jika L ternyata belum berpakaian sama sekali seperti dirinya.


" Astaga L, kenapa kamu belum memakai pakaianmu?? ",, kata Alva.


" Lalu kamu, lihatlah sendiri?? ",, jawab si L.

__ADS_1


Alva reflek langsung menutupi bagian dadanya yang penuh c4p cup4n9 made in si L.


Alva lalu tersenyum garing, sedangkan si L malah tertawa terbahak-bahak.


Melihat L tertawa terbahak-bahak, membuat Alva reflek ingin mencubit pinggang si L, namun L bisa menghindar, malah tidak sengaja tangannya menyentuh 4nu si L.


Lhah, jadi pada diam semua kan jadinya, ketika tangan si Alva tidak sengaja menyentuh 4nunya si L, wkwkwk.


Yang lebih lucunya lagi, L dan Alva malah mengalihkan pandangan mereka ke arah 4nu si L yang tiba-tiba sedang berk3dut efek tersentuh tangan si Alva tadi.


" Kamu harus mempertanggung jawabkannya Alva ",, kata L sambil berjalan mendekati Alva.


Alva tentu saja reflek berjalan mundur untuk menghindar dari si L, namun sayang, malah kakinya tidak sengaja menyentuh pinggiran ranjang, hingga membuatnya terjatuh ke atas ranjang.


Kesempatan itu tentu saja tidak disia-siakan oleh si L, L langsung saja menindih badan si Alva dan tanpa komando sama sekali, dia langsung memasukkan tiang listriknya ke lubang sinkhole milik Alva.


Suara d354han dari Alva dan L pagi itu menggema di dalam kamar hotel tempatnya menginap.


Kegiatan mereka sedikit terganggu ketika ada suara ketukan pintu dari luar, namun karena sudah kepalang tanggung, baik Alva dan L tidak mempedulikannya.


Suara ketukan pintu itu terus terdengar, hingga membuat pikiran Alva sedikit teralihkan.


" Lhhh, apah kahmuuh tidakh mau membukanya duluh ",, kata Alva sambil mend354h.


" Aku tidak peduli, biar saja tangannya mau lepas sekali pun, aku tidak akan membukakan pintunya sampai aku selesai denganmu ",, jawab L.


L semakin kencang saja dalam menggerakkan miliknya, dan Alva tanpa dia sadari semakin ke sini, semakin menikmati sentuhan demi sentuhan dari si L, apalagi milik L yang gagah perkasa, membuat candu bagi Alva.


Hingga akhirnya, untuk kesekian kalinya, investasi jangka panjang milik si L melesat jauh ke dalam rahimnya Alva.


L, yang sudah puas, langsung saja ambruk men1nd1h tubuh Alva yang masih berada di bawahnya.


" Alva, maafkan aku, karena tubuhmu membuatku ingin melakukannya terus menerus ",, kata L kepada Alva.


" Tidak apa-apa, lagi pula aku ini istri kamu ",, jawab Alva sambil tersenyum.


L langsung tersenyum mendengar jawaban dari Alva, sambil menatap wajah Alva yang masih tepat berada di bawahnya.


Sebelum bangkit dari atas tubuh Alva, L memeluk Alva terlebih dahulu dengan sangat erat sekali, dan pelukan dari L tanpa ragu langsung dibalas oleh Alva.


...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2