Oh, MY WIFE

Oh, MY WIFE
BARU SADAR, PINGSAN LAGI


__ADS_3

Di mansion Papa Alex, semenjak kepergian L dari mansion, keadaan mansion seperti sunyi sepi, sebab Mama Ana lebih banyak diam dan tidak mau bercanda lagi.


Dia seperti kehilangan semangatnya, hingga jika diajak pergi liburan sekalipun, Mama Ana seperti merasa ada yang kurang.


Papa Alex tahu, jika sang istri sangat merindukan putra mereka, namun Papa Alex juga tidak mau memberikan kemudahan untuk si L.


Karena jika Papa Alex tidak mendidik anak-anaknya dengan keras, bisa-bisa, mereka semua nanti ditindas oleh saingan bisnis mereka.


Wajah Mama Ana terlihat sedikit tirus dari bulan lalu, karena dia makannya sedikit dan tidak terlalu naf5u makan, karena sangat merindukan si L.


Papa Alex jika ke kantor, dia selalu menelpon Liko, untuk menanyakan keadaan sang istri, dan jawaban yang didapat Papa Alex selalu sama, yaitu Mama Ana jika tidak sedang melamun, ya cuma berdiam diri di dalam kamar saja seharian.


Akan tetapi pikir Papa Alex itu yang terbaik, daripada Mama Ana pergi ke rumah mertuanya alias balik kandang.


Papa Alex sudah menyuruh para anak-anaknya untuk datang berkunjung satu minggu sekali, untuk menghibur dan menemani sang Mama.


Mama Ana jika ada Sandra beserta si kembar, atau Adam dan juga Feyrin akan ceria lagi, namun jika mereka pada pulang ke rumah mereka masing-masing, wajah Mama Ana akan murung kembali.


Meninggalkan Mama Ana yang sedang bersedih, dan Papa Alex dengan keegoisan hatinya, kita beralih ke L lagi.


Seperti kata Ayah Ito tadi, jika L akan lebih banyak tidur seharian itu, dan di saat sudah tidur selama tiga jam lamanya, di lalu disuruh meminum obat yang diberikan oleh Ayah Ito, alhasil dia tidur lagi sampai jam makan malam tiba.


" Apakah L masih tidur Alva?? ",, tanya Ayah Ivar.


" Iya Ayah ",, jawab Alva.


" Kenapa tidak dibangunkan saja Kak?? ",, tanya sang adik yaitu Cio.


" Dia baru saja minum obat Cio, wajar saja jika masih tidur ",, jawab Alva.


" Sudah, biarkan saja Nak L tidur, nanti kita sisakan sedikit makanannya untuk dia ",, kata Mama Agnes.


Semua orang langsung mengangguk menyetujui perkataan dari Mama Agnes.


Selesai menikmati makan malam, Alva memilih langsung masuk ke dalam kamarnya, karena dia ingin beristirahat sambil membaca majalah kecantikan yang dia punya.


Ketika Alva bercermin di meja riasnya, dia tidak sengaja melihat masker yang pernah dibuatnya sendiri dari daun herbal milik sang Paman.


" Eh ada masker, sudah lama juga aku tidak memakai masker ",, kata Alva.


Alva lalu memakai masker itu di wajahnya, dan warna masker tersebut sama seperti daun yaitu hijau, karena terbuat dari sari pati daun herbal, sangat bagus sekali jika di pakai untuk wajah.


Selesai mengoleskan seluruh masker di wajahnya, Alva lalu duduk di ranjang sambil membaca majalah yang dia punya.


Tidak lama, L pun menunjukkan pergerakan ingin bangun dari tidurnya.


Alva yang melihat, hanya meliriknya saja, dan membiarkannya saja.


Tangan L tidak sengaja memegang p4h4 Alva, dan dia merabanya sambil menetralkan matanya.


" Alva ",, kata L.


" Hmm ",, jawab Alva, karena dia sedang memakai masker.


L mencoba mengucek matanya, supaya bisa lebih jelas menatap sang istri. Dan ketika dia sudah bisa cukup jelas melihat wajah Alva, Alva malah mengalihkan wajahnya ke arah L, hingga membuat L langsung berteriak dengan sangat kencang sekali, karena terkejut melihat wajah Alva yang penuh dengan masker berwarna hijau.


" Aaaaaaaaaaaa, hantu hijauuuu!! ",, teriak L.

__ADS_1


L yang syok, sampai terjatuh dari atas ranjang, dan karena dia masih takut dengan hantu penunggu rumah sang Paman, alhasil dia langsung pingsan seketika.


Alva tentu saja merasa sangat terkejut, ketika L berteriak kepadanya seperti tadi, dan semakin khawatir saja ketika dirinya melihat L jatuh pingsan.


Alva bergegas turun dari atas ranjang untuk meminta tolong kepada sang Ayah maupun sang Mama.


" Ayaaaaaaah!! ",, teriak Alva dari depan kamarnya.


Berhubung sang Ayah masih menonton televisi bersama Cio, alhasil dia langsung bergegas berlari menuju ke kamar sang putri.


" Astaga Alva!! ",, kata Ayah Ivar terkejut melihat wajah Alva.


" Kenapa kamu memakai masker hijau kayak hulk malam-malam begini Alva?? ",, kata Ayah Ivar lagi.


" Sudah, tanyanya nanti saja Ayah ",, jawab Alva.


" Itu si L pingsan lagi ",, kata Alva.


" Hah,!! pingsan lagi!! ",, kata Ayah Ivar sangat terkejut.


Alva langsung mengangguk dan Ayah Ivar bersama Cio lalu masuk ke dalam kamar untuk memindahkan L ke atas ranjang.


" Berat sekali tubuh Kak L, ini pasti kebanyakan dosa ",, gerutu Cio, dan langsung mendapatkan jitakan kepala dari sang Kakak.


" Ini kenapa suami kamu sampai pingsan lagi?? ",, tanya lagi dari Ayah Ivar.


" Dia terkejut melihat Alva memakai masker begini Ayah ",, jawab Alva.


" Huuuuhh, sabar ",, kata Ayah Ivar sambil menghembuskan nafasnya secara perlahan.


Alva langsung tertawa melihat sang Ayah merasa gemas kepadanya.


" Iya baik Ayah '',, jawab Alva sambil mengangguk.


Alva langsung berlalu ke dalam kamar mandi, sedangkan Ayah Ivar langsung menelpon Ayah Ito.


Ayah Ito yang juga baru selesai makan malam, ketika mendapatkan telepon dari Ayah Ivar, langsung saja bergegas menuju ke rumah sang Kakak.


Ketika baru setengah perjalanan, Ayah Ito merasa ada yang tidak beres di kursi penumpang belakang, dan benar saja, di saat Ayah Ito sedang menghentikan laju mobilnya, dia langsung melihat hantu menyeramkan yang ingin menyerangnya.


Ayah Ito yang belum ada persiapan, tentu saja langsung dapat di serang oleh hantu tersebut, dan hantu itu berhasil mencekik leher Ayah Ito dari belakang.


Ayah Ito yang tidak mau kalah dari hantu jahat itu, dia terus melawan, hingga akhirnya dia berhasil membebaskan diri dari hantu tersebut.


Jika biasanya orang yang berhasil lolos dari cengkeraman musuh, mereka akan kabur, tapi tidak dengan Ayah Ito, dia sengaja berdiri di samping mobilnya, menunggu hantu tersebut untuk berhadapan dengannya.


" Kenapa kamu mau membunuhku!! ",, tanya Ayah Ito.


" Karena saya tidak suka dengan sikap anda yang sok jagoan!! ",, jawab sang hantu dengan suara menyeramkannya.


" Apalagi anda sudah banyak memusnahkan para hantu yang ada di sini!! ",, kata hantu itu lagi.


" Lalu apa hubungannya dengan kamu!! ",, tanya Ayah Ito lagi.


" Saya tidak suka, karena saya ingin para hantu menguasai bumi ini, dan menyesatkan semua manusia!! ",, jawab sang hantu.


" Jadi, saya harus membunuh anda malam ini juga!! ",, kata sang hantu lagi.

__ADS_1


" Huh,!! coba saja!! ",, jawab Ayah Ito.


Jalan yang dilalui Ayah Ito sekarang memang tidak terlalu padat, bisa dikatakan sepi, hanya saja, masih ada beberapa mobil yang lewat, dan mereka melihat Ayah Ito berbicara sendiri.


" Aaaaaaa ",, hantu itu mencoba menyerang.


Namun ketika hampir saja sampai di depan Ayah Ito, hantu itu langsung saja menghilang.


Ayah Ito cukup kesulitan mendeteksi di mana keberadaan hantu tersebut, dia mengerahkan semua indra ditubuhnya untuk mengenali di sebelah mana hantu itu sedang berdiri.


Bugh!!


Satu kali, Ayah Ito terkena pukulan dari hantu tersebut.


Bugh!!


Dua kali hantu itu berhasil memukul Ayah Ito, dan kali ini berada di tengkuknya, hingga membuat Ayah Ito sedikit tersungkur dan hampir saja jatuh.


Ayah Ito sekarang tahu apa tandanya jika hantu itu berada di tempat tersebut. Dan .....


Ketika ke tiga kali hantu itu akan memukul Ayah Ito, Ayah Ito langsung berhasil menangkap hantu tersebut, dan langsung juga mencekik lehernya dengan sangat kuat sekali, dan hantu itu lalu memperlihatkan wujudnya kembali.


" Sekarang kamu tidak akan bisa lepas lagi dariku!! ",, kata Ayah Ito.


" Huh,!! hanya itu saja kemampuan anda!! ",, kata sang hantu berhasil menghilang lagi dan meloloskan diri dari Ayah Ito.


" Baiklah, saya mengaku kalah, dan saya ingin melakukan semua yang kamu inginkan ",, kata Ayah Ito mencoba menyerah.


" Bagus, pilihan yang sangat bijak sekali ",, kata sang hantu dan lalu dia kembali memperlihatkan wujudnya.


" Apa yang harus saya lakukan sekarang?? ",, tanya Ayah Ito.


" Ambil pisau yang ada di dalam mobil anda, dan tusuk tubuh anda tepat di jantungnya ",, jawab sang hantu.


" Ok ",, jawab Ayah Ito dengan santai.


Ayah Ito pun lalu berbalik badan untuk mengambil pisau yang ada di dalam mobilnya, namun, ketika ingin mengambil pisau miliknya, dia tidak sengaja melihat disamping pisau ada serbuk khusus yang dia buat sendiri untuk memusnahkan para hantu.


Dengan diam-diam, Ayah Ito juga mengambil serbuk tersebut dan menggenggamnya di dalam genggamannya.


" Cepat lakukan!! ",, perintah sang hantu.


Ayah Ito mulai mengangkat pisaunya untuk dia tusukkan ke dalam jantungnya, namun semua itu hanya trik belaka, karena selanjutnya Ayah Ito langsung melemparkan serbuk tadi ke tubuh sang hantu, hingga hantu tersebut merasa sangat kesakitan sekali.


Ayah Ito tidak pakai lama, langsung menerjang tubuh hantu tersebut dan mendudukinya, lalu mencekiknya dengan sangat kuat sekali.


Setelahnya, Ayah Ito memasukkan sisa serbuk tadi ke dalam mulut sang hantu, hingga hantu itu merasa sangat kesakitan sekali.


" Membusuklah di Neraka!! ",, kata Ayah Ito sambil menusukkan kalung salib yang dipakainya ke dalam mulut sang hantu jahat tersebut.


Byaaaarrrr.


Seperti bom yang sedang meledak, begitulah tubuh sang hantu, hancur lebur menjadi butiran kecil yang tidak terlihat, dan dia tidak akan bisa gentayangan lagi di bumi ini.


Ayah Ito yang sudah berhasil mengalahkan hantu jahat tersebut, lalu melanjutkan lagi perjalanannya yang sedikit tertunda, menuju ke rumah Ayah Ivar.


Perjalanan yang biasanya cuma memakan waktu setengah jam saja, sekarang menjadi lebih, karena hantu 514l4n tadi.

__ADS_1


...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...


...***TBC***...


__ADS_2