Oh, MY WIFE

Oh, MY WIFE
KELAKUAN MAMA MOLLY


__ADS_3

Begitupun dengan si L yang baru saja datang ke restoran tempat Mama Ana singgah.


Tepat tiga puluh menit Alva pergi, L pun datang, dan ketika sudah sampai di meja sang Mama, L tidak melihat ada orang lain selain Mama Ana.


Bahkan wajah Mama Ana terlihat sedang cemberut sambil menikmati makanannya.


" Halo Ma ",, sapa L, sambil langsung duduk di kursi yang tadi Alva duduki.


" Iya ",, jawab lesu dari Mama Ana kepada L.


" Kenapa lemas sekali Ma, dan katanya Mama sedang bersama gadis cantik, mana orangnya?? ",, tanya L kepada Mama Ana.


" Dia sudah pergi, setelah tahu jika Mama akan mengenalkannya dengan pemilik kuda ",, jawab Mama Ana kepada L.


" Hahaha, pemilik kuda, siapa Ma,?? wajar saja sih jika dia pergi ",, kata L sambil tertawa geli.


" Pemilik kuda ya itu kamu,!! karena kamu nanti akan menunggangi istrimu!! ",, jawab Mama Ana kepada L.


Dan perkataan Mama Ana sukses membuat L langsung terdiam dari tertawanya.


Sekarang, gantian Mama Ana yang tertawa melihat wajah anehnya si L.


" Kenapa Mama malah yang gantian tertawa?? ",, tanya L kepada Mama Ana.


" Muka kamu lucu L, hahaha, sumpah mirip sekali sama seorang suami yang tidak diberi jatah satu minggu sama istrinya ",, jawab Mama Ana kepada L sambil tertawa.


L langsung memegangi wajahnya, lalu menunjukkan wajah cemberutnya lagi di hadapan Mama Ana.


" Mama ",, kata L kepada Mama Ana.


Mama Ana langsung mencoba meredakan suara tawanya, ketika melihat L sedang merajuk seperti itu kepadanya.


" Ma ayo pulang, dan L mau meminta bantuan dari Mama ",, kata L kepada Mama Ana.


" Meminta bantuan apa sayang?? ",, tanya Mama Ana kepada L.


" Emm, soal gosip viral itu ",, jawab L kepada Mama Ana.


" Papa sudah mengetahuinya, dan L takut kalau Papa nanti akan berbuat nekat kepada gadis yang tidak bersalah itu Ma ",, kata L lagi kepada Mama Ana.


" Bagus dong, jika Papa kamu sudah tahu, jadi nanti kamu bisa langsung di nikahkan sama dia dan kamu tidak akan lagi menjadi kanebo kering ",, jawab Mama Ana kepada L.


" Tapi Ma, L belum mengenal dia, ini cuma salah paham saja antara L sama gadis itu ",, kata L kepada Mama Ana.


" Salah paham bagaimana?? ",, tanya Mama Ana kepada L.


" Iya ..... iya, intinya ini semua kesalahpahaman saja Ma, dan L tidak bisa menjelaskannya kepada Mama ",, jawab L kepada Mama Ana.


" Apa kamu sudah menidurinya L?? ",, tanya Mama Ana kepada L.


" Kalau sudah, L pasti saat ini sudah merasa senang sekali Ma ",, jawab L kepada Mama Ana.


" L!! ",, tegur Mama Ana kepada L.


L pun langsung tertawa mendengar teguran dari sang Mama.


" Tidak Ma, ayolah Ma, bantu L supaya Papa tidak melakukan hal nekat, atau marah-marah kepada L ",, kata L lagi kepada Mama Ana.

__ADS_1


" Kamu ini sudah besar dan tua, kenapa merengek seperti ini sih kepada Mama!! ",, kata Mama Ana kepada L.


L bukannya menjawab, dia malah tiba-tiba melamun seperti sedang memikirkan sesuatu di dalam otaknya.


" L,!! malah melamun ini anak!! ",, kata Mama Ana mencoba mengejutkan si L.


" Eh, iya Ma, ada apa?? ",, tanya L kepada Mama Ana.


Mama Ana langsung memutar bola matanya, karena sebal melihat L malah asik melamun sendiri.


Belum sempat L dan Mama Ana, melanjutkan lagi percakapan mereka, tiba-tiba saja ponsel milik si L berdering dan juga bergetar.


Melihat sang manajer restorannya, L pun langsung saja mengangkat sambungan telepon tersebut.


" Halo Gui ",, kata L kepada Gui.


" Halo Tuan L, maaf mengganggu waktu anda sekarang, apakah anda sekarang ada waktu sebentar?? ",, tanya Gui kepada L.


" Ada apa memangnya?? ",, tanya L kepada Gui.


" Chef Diega sudah bisa menemukan Chef penggantinya Tuan, untuk menggantikannya seminar selama tiga bulan ",, jawab Gui kepada L.


" Apakah Tuan ada waktu, untuk menyeleksi Chef pengganti dari Chef Diega itu?? ",, tanya Gui lagi kepada L.


" Baiklah, saya akan segera ke sana, kamu temui mereka dulu sampai saya datang ",, jawab L kepada Gui.


" Baik Tuan ",, jawab Gui kepada L.


Setelahnya, sambungan telepon mereka pun terputus juga.


Mama Ana yang mendengar semua pembicaraan antara L dan Gui, dia pun mencoba bertanya.


" Iya Ma, ayo L antar pulang ",, jawab L kepada Mama Ana.


" Mama pulang sama bodyguard saja, kamu segeralah pergi ",, kata Mama Ana kepada L.


" Iya baiklah, Mama hati-hati saja kalau begitu ",, jawab L kepada Mama Ana, sambil mencium pipi sang Mama.


Mama Ana hanya mengangguk saja kepada si L.


Dan L pun langsung segera ke luar dari dalam restoran, untuk segera menuju ke restoran miliknya sendiri.


Sedangkan di sisi lain, lebih tepatnya di rumah mewah milik Ayah Ito.


Saat ini Papa Alex sedang bingung memikirkan perkataan yang pas untuk membantah perkataan dari Ayah Ito.


" Begini saja Tuan Roderick ",, kata Papa Alex kepada Ayah Ito.


Ayah Ito hanya mengangguk saja kepada Papa Alex.


" Apakah anda bisa membantu saya, dengan permasalahan yang sedang saya hadapi sekarang Tuan Roderick?? ",, tanya Papa Alex kepada Ayah Ito.


" Siapa tahu anda mempunyai keponakan perempuan yang bisa saja jodohkan dengan anak saya si L, supaya bisa meredakan gosip viral ini ",, kata Papa Alex lagi kepada Ayah Ito.


" Ada, kami punya satu keponakan perempuan Tuan, maukah anda kami kenalkan kepada dia?? ",, bukan Ayah Ito yang menjawab, melainkan Mama Molly.


" Mau Nyonya, mau, saya mau sekali ",, jawab Papa Alex kepada Mama Molly, dengan sangat semangat sekali.

__ADS_1


Sedangkan Ayah Ito, dia masih diam saja sambil terus berpikir, hal apa lagi yang akan di lakukan oleh istri kesayangannya itu.


" Baiklah tunggu sebentar ",, jawab Mama Molly kepada Papa Alex.


Papa Alex langsung mengangguk semangat kepada Mama Molly.


Dan Mama Molly lalu menyuruh anak buah yang bekerja di rumahnya, untuk mengajak masuk nama yang sudah dia sebutkan tadi dengan berbisik.


Selang beberapa menit kemudian, masuklah yang di sebutkan oleh Mama Molly.


" Itu dia keponakan saya Tuan, bagaimana cantik sekali bukan ",, kata Mama Molly sambil menunjuk ke arah pintu masuk.


Pandangan Papa Alex dan Arga, langsung teralihkan ke arah pintu masuk, dan alangkah terkejutnya mereka, ketika sudah melihat siapa yang datang bersama anak buah tadi.


" Waduh, astaga!! ",, teriak terkejut dari Papa Alex dan juga Arga secara bersamaan.


Sedangkan Ayah Ito, dia langsung mengambil nafasnya dengan sangat panjang sekali.


Sebab yang masuk bersama anak buah tadi, adalah seekor singa betina anak dari King dan juga Queen.


" Bagaimana, cantik sekali dia bukan Tuan?? ",, kata Mama Molly sambil mengusap lembut kepala sang singa.


Dan yang di maksud keponakan oleh Mama Molly, ternyata Verena, singa betina anak si King dan juga Queen.


Siapa itu King dan Queen, silahkan mampir dulu di season pertama mereka, di King Psychopath.


Astaga, Mama Molly suka sekali menjahili Papa Alex dan juga Arga, bisa-bisanya si Verena di bilang keponakannya dan akan di jadikan calon istri untuk si L.


Mama Molly mengusap, membelai dan juga terlihat sangat dekat sekali dengan Verena, tanpa ada rasa takut sama sekali, tapi tidak dengan Papa Alex dan juga Arga.


Mereka berdua merasa ngeri jika sewaktu-waktu akan di terkam oleh singa tersebut.


" Emm, sepertinya pembicaraan ini akan saya lanjutkan lain waktu saja Tuan Roderick ",, kata Papa Alex kepada Ayah Ito.


" Saya senang, anda mempunyai rumah di sini, itu artinya jika saya ingin menemui anda, tidak perlu lagi terbang ke Moldova sana ",, kata Papa Alex lagi kepada Ayah Ito.


Ayah Ito hanya mengangguk saja daritadi, dan ketika Ayah Ito melihat Papa Alex berdiri dari duduknya, dia pun langsung ikut berdiri bersama Mama Molly.


" Maaf sudah menganggu waktu anda Tuan dan Nyonya Roderick, kalau begitu kami permisi dulu ",, kata Papa Alex kepada Ayah Ito.


Ayah Ito dan Mama Molly hanya mengangguk saja kepada Papa Alex dan juga Arga yang akan pergi dari rumah mereka.


Papa Alex sengaja berpamitan pergi, karena dia takut jika sewaktu-waktu Mama Molly akan menyuruh Verena untuk menerkamnya.


Dengan gaya yang tidak terlihat takut, padahal kenyataannya Papa Alex sedang menahan rasa takutnya, akhirnya Papa Alex serta Arga bisa ke luar juga dari rumah super mewah milik Ayah Ito.


Papa Alex sendiri padahal mempunyai hewan buas untuk peliharaannya, tapi kan mereka semua sudah pada jinak dengan Papa Alex.


Beda ceritanya dengan singa milik Ayah Ito tadi, yang tidak dekat sama sekali dengan Papa Alex.


Itulah sebabnya, Papa Alex memilih memutuskan pergi dari rumah Ayah Ito.


" Akhirnya pergi juga mereka ",, kata Mama Molly.


" Kamu bawa Verena kembali ke belakang ",, kata Mama Molly kepada anak buahnya.


Setelah itu, Mama Molly langsung saja masuk ke dalam rumah di ikuti Ayah Ito, untuk bergabung dan bermain lagi bersama para anak-anak dan juga keponakannya.

__ADS_1


...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...


...***TBC***...


__ADS_2