Oh, MY WIFE

Oh, MY WIFE
AYAH ITO BERAKSI


__ADS_3

Hari berganti dengan hari dan tidak di sangka, L sudah tidak tinggal di mansion sang Papa sekitar satu minggu lamanya, dan selama satu minggu itu pula dia masih sibuk mencari keberadaannya Alva yang masih belum dia temukan.


Alva sendiri malah happy-happy saja tinggal di rumah sang Paman yang ada di tengah hutan, bahkan dia banyak belajar di sana, dari beladiri, cara memanah dengan baik, meracik ramuan herbal sendiri dan juga menembak.


Saat ini ada seseorang yang sedang menemui seseorang di ruang kerjanya. Mereka sedang saling pandang dengan tatapan tajam mereka masing-masing.


" Untuk apa anda datang ke sini Tuan,? dan siapakah anda sebenarnya?? ",, tanya orang yang punya Perusahaan.


" Pietro Roderick sang King Psychopath, apakah anda tidak pernah mendengar nama itu?? ",, jawab orang yang bertamu, yang ternyata adalah Ayah Ito.


Mata orang tersebut melotot sangat lebar sekali mendengar nama orang yang sedang berkunjung ke Perusahaannya.


" Pietro Roderick?? ",, kata orang tersebut dengan ekspresi sangat terkejut.


" Anda pembunuh bayaran yang terkenal i-itu?? ",, tanya orang itu lagi yang diketahui namanya adalah Lincoln.


" Hmm, sepertinya anda begitu mengenal saya Tuan Lincoln ",, kata Ayah Ito.


" A-apa yang ingin anda lakukan di sini Tuan Roderick?? ",, tanya Tuan Lincoln.


Tuan Lincoln yang awalnya tadi merasa sangar dan sok garang di hadapan Ayah Ito, sekarang nyalinya menciut setelah tahu, siapakah tamu yang duduk berseberangan dengannya.


" Bukankah ki-kita tidak punya urusan apapun?? ",, tanya Tuan Lincoln lagi.


" Anda memang tidak mempunyai urusan dengan saya, melainkan dengan suami dari keponakan saya ",, jawab Ayah Ito.


" Suami dari keponakan anda siapa itu,? apakah saya mengenalnya?? ",, tanya Tuan Lincoln.


" Luis Damara, atau biasa di panggil L Damara, pasti anda sangat mengenalnya bukan?? ",, tanya Ayah Ito.


" L Damara??!! ",, kata Tuan Lincoln lagi.


" Iya, karena anda, dia tidak bisa menghancurkan perusahaan Nona Erica yang anda naungi itu!! ," jawab Ayah Ito.


Ayah Ito sebenarnya sudah beberapa hari ini tahu, jika dalang dari permasalahan antara Alva dan L, karena Nona Erica yang sudah berani menggoda L.


Ayah Ito juga sudah tahu, jika L selalu berusaha membobol keamanan Perusahaannya Nona Erica, namun selalu gagal, karena digagalkan oleh anak buah Tuan Lincoln.


Karena merasa kasihan sebab L gagal terus, Ayah Ito mencoba membantu L untuk mengurus permasalahannya itu secara diam-diam, supaya L bersama anak buahnya bisa bekerja dengan lancar.


" Memangnya kenapa Tuan Roderick, jika saya menaungi atau menjadi investor terbesar di Perusahaan Nona Erica,?? apa hak anda melarang saya hah??!! ",, kata Tuan Lincoln menantang.


" Saya tidak suka!! ",, kata Ayah Ito sambil menggebrak meja.


" Karena wanita p3l4cur itu rumah tangga keponakan saya diambang kehancuran!! ",, kata Ayah Ito lagi dengan wajah yang terlihat marah.


Perusahaan Tuan Lincoln sendiri ada di Negara London, itu artinya, Ayah Ito sengaja terbang dari Moldova ke London untuk mendatangi Perusahaan milik Tuan Lincoln secara langsung.


Semua Keluarganya tidak ada yang tahu untuk apa kepergiannya ke London, yang mereka tahu jika Ayah Ito ingin mengecek toko obat herbalnya.

__ADS_1


" Huh,!! Tuan L Damaranya saja yang bodoh, dia mudah tergoda oleh kecantikan Nona Erica ",, jawab Tuan Lincoln.


" Anda jangan asal berbicara Tuan Lincoln!! ",, kata Ayah Ito sambil mencekik leher Tuan Lincoln.


" Jangan anda pikir saya tidak tahu, kalau anda sudah sering menghabiskan malam anda dengan Nona Erica!! ",, kata Ayah Ito lagi semakin menekan leher Tuan Lincoln.


Tuan Lincoln benar-benar susah bernafas, karena cekikan Ayah Ito benar-benar menyakitinya.


" Cepat jabut uang anda dari Perusahaannya, atau anda mau melihat Perusahaan ini hancur dan saya akan menyebarkan keburukan anda itu di depan umum!! ",, kata Ayah Ito lagi sambil melepaskan secara kasar cekikan tangannya tadi.


" Uhuk-uhuk!! ",, Tuan Lincoln sampai terbatuk-batuk dibuatnya.


" Apa imbalan yang akan saya dapatkan, jika saya mau menarik semua uang saya dari Perusahaannya!! ",, kata Tuan Lincoln malah terdengar semakin menantang.


" Hei, anda jangan bermain hitung-hitungan dengan saya!! ",, kata Ayah Ito.


" Hidup ini terus berjalan Tuan Roderick, jika saya menarik uang saya dari Perusahaan Nona Erica, itu artinya saya sudah kehilangan salah satu pemasukan saya, dan saya harus mendapatkan ganti akan hal itu ",, kata Tuan Lincoln lagi.


" Bughh!! ",, nah kan tanpa banyak berbicara, Ayah Ito langsung melayangkan tinjunya ke wajah Tuan Lincoln, hingga hidungnya berdarah.


" 63r3n953k!! ",, kata Tuan Lincoln.


Tuan Lincoln mencoba menyerang, namun dengan mudahnya, seperti tidak bergerak sama sekali tubuh Ayah Ito, Ayah Ito bisa mencegah tangan Tuan Lincoln yang sudah melayang ingin membalasnya.


Ayah Ito lalu m3m3l1nt1r tangan Tuan Lincoln hingga dia merasa kesakitan sekali, Ayah Ito juga menendang kaki Tuan Lincoln, hingga dia sampai jatuh tersungkur ke lantai.


Tuan Lincoln tentu saja mengaduh kesakitan, apalagi p3l1ntir4n tangan dari Ayah Ito benar-benar sangat keras sekali, seperti menggeser tulang-tulang yang ada di lengan tangannya.


" Cepat lakukan tugas yang saya minta, atau nyawa anda saat ini melayang di tangan saya!! ",, kata Ayah Ito lagi.


" Ba-baik, tapi to-tolong lepaskan tangan saya dulu Tuan Pietro, ini sakit sekali ",, kata Tuan Lincoln sambil meringis kesakitan.


" Klek,!! kretak!! ",,


Bunyi tulang seperti saling bertabrakan. Karena Ayah Ito bukannya melepaskan, malah semakin m3m3l1nt1r tangan Tuan Lincoln, hingga akhirnya patah deh lengannya.


" Aaaaaaaaaaaaaa ",, teriak super keras sekali dari Tuan Lincoln karena tangannya terasa sangat sakit sekali.


Sang sekretaris yang mendengar, langsung saja masuk ke dalam ruang kerja majikannya, dan langsung melihat tangan sang majikan bergelambir seperti tidak ada tulangnya.


Sekretaris tersebut mencoba menyerang Ayah Ito menggunakan vas bunga yang di lihatnya, dan dengan tenangnya Ayah Ito bisa menangkis vas bunga tersebut hingga jatuh pecah berserakan di lantai.


Sekretaris tadi tiba-tiba juga mengeluarkan pistolnya yang langsung di arahkan ke arah Ayah Ito.


Ayah Ito yang mempunyai kesigapan yang sangat tinggi, dengan begitu mudahnya dia bisa menghindar dari peluru yang tertuju ke arahnya, dengan berlindung dibalik tubuh Tuan Lincoln.


Alhasil Tuan Lincolnlah yang terkena peluru dari sekretarisnya sendiri.


Darah langsung mengucur deras dari bekas tembakan tadi, dan Tuan Lincoln langsung terjatuh tersungkur lagi ke lantai yang keras.

__ADS_1


Dengan predikat kekejaman yang melekat di dalam diri, Ayah Ito malah dengan sengaja menginjak luka tembakan tadi menggunakan sepatunya yang besar dan keras itu.


" Aaaaaaaaaaa sakiiiiiiiiiitt ",, teriak dari Tuan Lincoln.


" Saya bisa menyembuhkan anda, jika anda segera menuruti apa yang saya minta!! ",, kata Ayah Ito semakin menekan injakan kakinya.


Darah pun ke luar dari dalam mulutnya, dengan bersusah payah, Tuan Lincoln pun menjawab " ba-baik Tuan, saya akan menuruti permintaan anda ",, jawab Lincoln.


" Cepat laksanakan sekarang juga!! ",, kata Ayah Ito.


" Ba-baik, uhuk!! ",, jawab Tuan Lincoln sambil memuntahkan darah.


Tuan Lincoln dengan terbata-bata, dia langsung menyuruh sekretarisnya untuk menarik semua uang miliknya dari Perusahaan Nona Erica.


" Sudah Tuan ",, kata sang sekretaris.


" Tulis nominal uangnya di cek, cepat!! ",, kata Ayah Ito lagi.


Sekretaris tadi melihat dulu ke arah Tuan Lincoln yang masih berada di bawah kaki Ayah Ito.


" Cepat laksanakanlah!! ",, kata Tuan Lincoln sudah semakin 53k4r4t.


Dengan menurut, akhirnya sekretaris tadi langsung menuliskan sejumlah angka di atas cek untuk Ayah Ito, yang uangnya sebelumnya mereka investasikan ke Perusahaan Nona Erica.


Setelahnya, sekretaris tadi langsung memberikan cek tersebut kepada Ayah Ito.


" Kamu cepat ambil kotak obat yang ada di mobil saya!! ",, perintah Ayah Ito sambil menyerahkan kunci mobilnya.


Sekretaris tadi langsung menurut untuk mengambil kotak obat yang ada di dalam mobil Ayah Ito.


Ketika kotak obat itu sudah berada di tangannya, sekretaris tadi segera masuk ke dalam ruang kerja sang majikan lagi.


Ayah Ito lalu mengambil beberapa racikan obat untuk dia berikan kepada Tuan Lincoln.


Ayah Ito coba teteskan cairan obat herbal cair ke dalam mulut Tuan Lincoln, serta serbuk herbal miliknya, untuk dia taburkan ke atas luka tembak yang ada di tubuh Tuan Lincoln.


Dengan sekuat tenaga, Ayah Ito menekan bagian yang terkena peluru tadi, hingga akhirnya bisa ke luar dengan mudah peluru tersebut dari dalam tubuh Tuan Lincoln.


Tangan yang tadinya di patahkan tulangnya, Ayah Ito coba urut dan menariknya dengan sangat kencang sekali, hingga menimbulkan bunyi yang cukup ngilu jika kita mendengarnya.


Teriakan super keras dari Tuan Lincoln daritadi sudah menggema di dalam ruang kerjanya, ketika Ayah Ito sedang mengobatinya, dan sedikit lebih baik, tangan Tuan Lincoln yang patah tadi bisa Ayah Ito bantu untuk membenarkan kembali, walau ujung-ujungnya dia menyarankan untuk ke rumah sakit.


" Segera bawa majikan anda ke rumah sakit, dan ingat, jika masalah ini jangan sampai terdengar oleh orang lain selain kita bertiga, jika kalian sampai berani mengadu, akan saya pisahkan tulang anda dari tubuh anda!! ",, kata Ayah Ito kepada sekretaris tersebut.


" Ba-baik Tuan ",, jawab sang sekretaris.


Tanpa banyak berbicara, Ayah Ito langsung berlalu pergi dari dalam gedung Perusahaan tersebut, dan seperti biasanya dia berhasil mengancam serta membungkam mulut dari para musuhnya.


...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2