
Meninggalkan Alva dan si L, kita beralih ke Papa Alex, Mama Molly dan juga Ayah Ito lagi.
Di part sebelumnya, Mama Molly sudah menyebutkan banyak nama anak-anak yang ada di dalam rumahnya.
Dari Chasel, Aluisa, Alarico, Leonardo, Claudicio, Camala, Kingsley, Fito dan juga Graviella.
Nah, jika kalian semua sudah membaca season pertama yang King Psikopat, pasti kalian semua sudah pada tahu bukan, siapa saja anak dari Mama Molly dan Ayah Ito.
Yaps, mereka terdiri dari Chasel, Aluisa, Leonardo dan juga Kingsley, sedangkan Papi Gilbert dan Mami Elina ya Alarico, Claudicio dan juga Camala.
Lalu Fito dan Graviella, siapakah mereka,?? jawabannya, mereka berdua adalah anak Papi Gilbert dan Mami Elina.
Jadi, total anak Papi Gilbert dan Mami Elina berjumlah lima orang, sangat produktif sekali mereka berdua bukan.
Dan teruntuk kalian semua tentunya sudah tidak pada penasaran lagi kan,?? dengan semua nama anak-anak yang di panggil oleh Mama Molly.
Mama Molly saat ini masih tertawa dengan cukup keras, karena mendengar dan melihat Papa Alex sedang merasa gemas dengan Arga.
Sebab Arga bukannya membantu Papa Alex, malah bertanya jauh dari topik pembicaraan.
" Jika kamu penasaran dengan anak-anak mereka, memangnya kenapa,?? huh!! ",, kata Papa Alex kepada Arga.
" Mau mencoba menambah anak lagi bersama Vero Bos ",, jawab Arga sambil tertawa tanpa dosa.
Masih sama seperti sebelumnya, Mama Molly terus tertawa geli, melihat dua laki-laki dewasa di depannya yang sedang berdebat sendiri.
Sedang Ayah Ito, masih stay cool dengan tampangnya yang datar.
" Maaf Tuan Damara, bisa anda jelaskan sekali lagi kepada saya, apa tujuan anda datang ke mari?? ",, tanya Ayah Ito kepada Papa Alex.
Mendengar perkataan dari Ayah Ito, pandangan dari Papa Alex langsung teralihkan ke arah Ayah Ito.
" Emm, begini Tuan Roderick '',, jawab Papa Alex kepada Ayah Ito, sambil merapikan jas yang di pakainya.
" Apakah anda sudah melihat gosip yang sedang viral saat ini Tuan,?? itulah tujuan saya datang ke sini, untuk menuntut akan hal itu?? ",, tanya Papa Alex kepada Ayah Ito.
" Gosip viral, gosip viral apa yang anda maksud Tuan Damara?? ",, tanya balik Ayah Ito kepada Papa Alex.
Belum sempat Papa Alex atau Arga menjawab, tiba-tiba ponsel milik Ayah Ito yang ada di dalam saku celana berdering dan juga bergetar.
" Maaf, permisi sebentar ",, kata Ayah Ito kepada Papa Alex dan juga Arga.
Papa Alex dan juga Arga langsung saja mengangguk kepada Ayah Ito, dan Ayah Ito langsung menyingkir sejenak dari hadapan mereka semua.
Sepeninggal dari Ayah Ito, Mama Molly hanya diam saja, sambil menatap ke dua tamu yang sedang duduk berseberangan dengannya.
Begitupun dengan Papa Alex dan juga Arga, mereka berdua tidak ada komunikasi sama sekali bersama Mama Molly, karena tidak tahu apa yang harus mereka bicarakan.
__ADS_1
Sedangkan Ayah Ito, dia ternyata sedang menerima telepon dari Ayah Ivar.
" Halo Kakak ",, kata Ayah Ito kepada Ayah Ivar.
" Pietro,!! kamu ada di mana sekarang?? ",, tanya Ayah Ivar kepada Ayah Ito.
" Di rumah, kenapa memangnya Kak?? ",, jawab Pietro kepada Ayah Ivar.
" Apakah kamu sudah tahu, apa yang sudah di perbuat sama keponakan kamu itu?? ",, tanya Ayah Ivar lagi kepada Ayah Ito.
" Memangnya apa yang sudah di perbuat sama Alva Kak?? ",, tanya balik Ayah Ito kepada Ayah Ivar.
" Lihatlah sendiri di berita gosip sekarang, nanti kamu akan tahu sendiri, dan tolong bereskan dulu masalahnya, sampai Kakak datang ke sana ",, jawab Ayah Ivar kepada Ayah Ito.
" Iya baiklah ",, jawab singkat dari Ayah Ito.
Setelahnya, sambungan telepon mereka pun terputus juga.
Ketika panggilan sudah terputus, Ayah Ito langsung saja melihat gosip atau berita yang sedang viral hari itu melalui ponselnya, dan Ayah Ito akhirnya tahu juga, berita viral apa yang Ayah Ivar dan Papa Alex maksudkan tadi.
Ayah Ito melihat dengan sangat serius sekali, gosip viral tentang Alva dan juga si L.
Dan ketika sudah puas melihat gosip tersebut, Ayah Ito langsung ikut bergabung lagi dengan Papa Alex dan yang lainnya di ruang tamu.
Baru saja masuk ke dalam ruang tamu, Ayah Ito langsung mendengar perdebatan antara Mama Molly dan juga Arga.
" Katanya dia mau melamar menjadi suami Mama Ayah, kan Mama Molly tidak mau, Mama Molly cintanya sama Ayah seorang ",, kata Mama Molly yang sengaja menggoda Arga.
Mendengar perkataan dari Mama Molly, Ayah Ito langsung menatap tajam ke arah Arga dengan sangar garang sekali.
Dan Arga langsung saja melambaikan tangannya kepada Pietro, pertanda jika semua itu adalah bohong.
Sedangkan Mama Molly yang melihat wajah ketakutan dari Arga, dia langsung tertawa lagi dengan sangat puas sekali.
" Bukan Tuan, bukan, istri anda bercanda, saya mana berani melakukan hal itu ",, kata Arga kepada Ayah Ito.
" Ternyata lucu juga mengerjai anda Tuan ",, kata Mama Molly masih tertawa dengan sangat puas sekali.
Papa Alex yang melihat sikap dari Mama Molly, dia hanya menggelengkan kepalanya saja, karena Papa Alex berpikir, jika dia bertemu dengan orang yang satu spesies dengan istrinya.
" Sudah cepat katakan lagi apa tujuan anda datang ke mari Tuan Damara?? ",, tanya Ayah Ito lagi mengalihkan pembicaraan.
" Tentang gosip viral itu?? ",, kata Papa Alex kepada Ayah Ito.
" Iya sekarang saya sudah tahu, lalu kenapa dengan gosip viral tersebut Tuan Damara?? ",, tanya Ayah Ito kepada Papa Alex.
" Saya tidak terima,!! karena gosip viral itu, reputasi Keluarga saya, terutama anak saya si L, menjadi tercemar buruk ",, jawab Papa Alex kepada Ayah Ito.
__ADS_1
" Jika saya katakan, kalau gadis itu bukanlah anak saya, apakah anda mau mengembalikan reputasi Keluarga saya Tuan Damara?? ",,
Tanya tenang, santai, namun terdengar sangat mengintimidasi sekali dari Ayah Ito kepada Papa Alex.
" Sebab di dalam video viral itu, anak andalah yang terlihat sudah mempermainkan gadis itu?? ",, lanjut lagi perkataan dari Ayah Ito kepada Papa Alex.
" Tapi dari informasi yang saya dapatkan, gadis itu tinggal di sini Tuan Roderick ",, jawab Papa Alex kepada Ayah Ito.
" Lalu, siapakah yang anda lihat di rumah ini,?? gadis yang anda maksud atau semua Keluarga saya?? ",, tanya balik Ayah Ito kepada Papa Alex.
Skakmat, Papa Alex langsung saja terdiam mendengar semua perkataan dari Ayah Ito.
" Dan anda kan juga baru mengetahui jika ini adalah rumah saya,?? kenapa anda bisa mengatakan jika gadis itu tinggal di sini bersama saya, apa buktinya,?? apakah anda bisa membuktikannya kepada saya Tuan Damara?? ",, tanya Ayah Ito lagi kepada Papa Alex.
" Emm, aaaa, eeee ........ ",, kata Papa Alex kebingungan untuk menjawab perkataan dari Ayah Ito.
" Aduh, Arga ...!! ",, bisik Papa Alex kepada Arga.
Melihat Arga dan Papa Alex tidak bisa menjawab perkataan dari Ayah Ito, Mama Molly langsung menunjukkan wajah yang menyebalkan bagi Arga dan juga Papa Alex.
" Nah kan tidak bisa menjawab ",, kata Mama Molly kepada Papa Alex.
" Tadi saja katanya mau menghancurkan rumah ini, sekarang lempeng ",, kata mengejek dari Mama Molly untuk Papa Alex.
Papa Alex yang di ejek seperti itu oleh Mama Molly, dia sekuat tenaga menahan rasa marahnya di dalam dada.
" Lalu, bagaimana dengan gosip viral tentang anak saya Tuan Roderick, karena gosip itu jika tidak segera di tangani, bisa membuat reputasi L akan semakin buruk ",, kata Papa Alex kepada Ayah Ito.
" Itu bukan urusan saya Tuan Damara ",, jawab Ayah Ito dengan sangat santai sekali.
" Si L itu anak siapa?? ",, tanya Ayah Ito kepada Papa Alex.
" Anak saya ",, jawab Papa Alex kepada Ayah Ito.
" Seharusnya yang membereskan masalah ini, saya atau anda?? ",, tanya Ayah Ito lagi.
" Saya ",, jawab Papa Alex lagi kepada Ayah Ito.
" Lantas, kenapa anda meminta pertanggung jawaban kepada saya?? ",, kata Ayah Ito kepada Papa Alex.
Arga saja yang biasanya bisa membantu Papa Alex, sekarang dia cuma diam, karena dia juga bingung mau berkata apa lagi kepada Ayah Ito.
Sedangkan Papa Alex, entah terkena hipnotis apa dari Ayah Ito, dia sampai kehabisan kata-kata untuk menjawab setiap perkataan demi perkataan dari Ayah Ito.
Padahal, biasanya Papa Alex akan menjadi orang yang suka membantah dan tidak bisa di bantah, tapi kali ini, sepertinya kedudukan berbalik arah kepada Papa Alex sendiri.
...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...
__ADS_1
...***TBC***...