Oh, MY WIFE

Oh, MY WIFE
ULAH SI ALVA


__ADS_3

Ayah Ito masih terus memandang Papa Alex, Arga maupun si L secara bergantian.


Sebab Ayah Ito, ingin mendengar langsung penjelasan dari ke tiga laki-laki yang berada di dalam satu ruangan bersama Alva.


Terlebih lagi, keadaan Alva terlihat cukup menyedihkan, dengan adanya benjol di dahinya, karena ulah sepatu Papa Alex tadi.


Tatapan maut dari mata tajam dan dingin yang dalam sekali, terlihat jelas di mata Ayah Ito.


Dan tatapan dari Ayah Ito, membuat Papa Alex sang pembisnis yang di takuti oleh seluruh para koleganya, sekarang nyalinya langsung menciut.


Karena Papa Alex sangat tahu sekali, jika Ayah Ito bukan tipe orang yang takut dengan apapun, bahkan Papa Alex sangat tahu sekali, julukan selain King Psikopat yang tersemat untuk Ayah Ito, yaitu sang pencabut nyawa.


Itulah kenapa, kekuasan yang di miliki oleh Papa Alex, seperti tidak ada harganya jika untuk melawan Ayah Ito.


Papa Alex masih memikirkan kata-kata untuk menjawab pertanyaan dari Ayah Ito, akan tetapi semakin Papa Alex berpikir, semakin buntu saja ide yang dia cari.


Di saat Papa Alex sedang buntu ide, tiba-tiba saja telinga dia dan Arga mendengar seseorang berbicara, dan orang yang berbicara itu ternyata si Luis.


" Memangnya apa hubungannya sama anda dengan apa yang kami lakukan kepada dia?? ",, tantang L kepada Ayah Ito.


Papa Alex dan Arga yang mendengar perkataan dari si L, mereka berdua langsung saja menepuk dahi dengan sangat keras sekali.


Aduh,!! gawat,!! semoga saja sang banteng maltador tidak mengamuk, karena perkataan tidak sopan dari si L.


Ayah Ito yang mendengar perkataan dari si L yang sangat tidak sopan sekali kepadanya, dia langsung saja melangkahkan kakinya mendekat ke arah si L.


" Emm, Tuan Roderick, mari silahkan duduk dulu, ayo kita berbicara berdua saja ",, kata Papa Alex mencoba mencegah Ayah Ito.


Ayah Ito tidak peduli, dia langsung menggeser tubuh Papa Alex yang sedang mencoba mencegahnya berjalan mendekati si L.


Sedangkan si Alva sendiri, dia sudah mulai sepenuhnya sadar, sambil terus mengusap dahinya yang masih benjol.


" Iya, hajar dia Paman, karena dia sudah berani mencium Alva tadi ",, kata Alva memprovokasi Ayah Ito.


" Paman?? ",, kata Papa Alex untuk dirinya sendiri.


L yang sedang di dekati oleh Ayah Ito, dia masih diam saja di tempatnya berdiri, dengan sikap tanpa rasa takut sama sekali.


Dan Ayah Ito yang sudah sampai di depan si L, seperti biasa, tanpa banyak berbicara, Ayah Ito langsung saja mencekik leher si L, hingga membuat si L terkejut, sambil mencoba melepaskan diri dari cekikan tangan si Ayah Ito.


Papa Alex yang melihat sang anak sulung sedang di cekik oleh Ayah Ito, dia langsung saja mencoba menenangkan Ayah Ito.


" Tuan Roderick, tolong lepaskan cekikan di leher anak saya, maafkan sikap anak saya yang sudah kurang 4j4r kepada anda ",, kata Papa Alex kepada Ayah Ito.


Papa Alex saja sampai merendahkan diri di hadapan Ayah Ito, dan hal itu membuat si L menjadi heran sendiri, siapakah orang yang sedang mencekiknya.

__ADS_1


Karena sang Papa yang biasanya tidak pernah merasa takut, dia sampai rela meminta maaf segala, begitulah sekiranya yang di katakan si L di dalam hatinya.


Dengan tangan yang masih mencekik leher si L, Ayah Ito yang mendengar perkataan dari Papa Alex, dia hanya mengalihkan pandangannya saja sambil menatap dingin ke arah Papa Alex.


" Tuan Roderick, tolong lepaskan anak saya, dia belum menikah, kasihan dia, nanti burungnya ikut jomblo jika anda membunuhnya ",, kata Papa Alex lagi kepada Ayah Ito.


Dan berhasil, Ayah Ito langsung dengan kasar melepaskan cekikan di leher si L, hingga membuat si L langsung terbatuk-batuk.


" Rasakan itu, biar rasa tahu ",, kata Alva mengejek si L.


" Tahu rasa Alva!! ",, kata Pietro kepada Alva.


Alva langsung saja tertawa cekikikan mendengar sahutan dari sang Paman.


Setelahnya, tanpa banyak berbicara, Pietro langsung berbalik badan untuk berlalu pergi dari dalam ruang kerja si L.


Namun, belum sempat langkah kaki Ayah Ito sampai ke luar dari pintu, tiba-tiba dia di panggil oleh Papa Alex.


" Tunggu Tuan Roderick ",, panggil Papa Alex.


" Ada apa ",, jawab Ayah Ito dengan nada yang terdengar dingin.


" Emm, jika boleh tahu, siapa gadis ini Tuan, apakah dia selingkuhan anda?? ",, tanya Papa Alex kepada Ayah Ito.


Dan karena pertanyaan itu, Alva jadi terlintas sebuah ide jahil di pikirannya.


Karena memang dari dulu, jika sedang berjalan bersama sang Paman, Alva akan selalu mengaku anak Ayah Ito, tapi sekarang tidak lagi.


" Iya, anda benar sekali Tuan, saya selingkuhannya Paman Roderick ",, jawab Alva sambil menggandeng mesra tangan Ayah Ito.


Ayah Ito yang tangannya sedang di gandeng mesra oleh Alva, dia hanya diam dan membiarkannya saja.


Coba jika yang menggandeng selain Alva atau Mama Molly, pasti akan langsung di patahkan tangan wanita tersebut.


L yang mendengar jawaban dari Alva, mata dia langsung saja melotot dengan sangat super duper lebar sekali.


" Lebih tepatnya, dia sugar daddy saya, dan saya sugar babynya Paman Roderick ini Tuan ",, kata Alva lagi kepada Papa Alex dan masih di dengar jelas oleh Arga maupun L.


Semakin melotot pula mata si L, mendengar perkataan lanjutan dari Alva, yang mengatakan jika dia sugar baby dari Om-om.


Bahkan, si L tanpa sadar mengepalkan ke dua tangannya di samping tubuhnya.


" Jadi, jika kalian semua berani macam-macam sama saya, akan saya adukan kepada dia, sebab dia sangat mencintai saya, mungkin sebanding dengan cinta istrinya ",, kata Alva lagi.


" Kamu tahu jika dia sudah punya istri?? ",, tanya Papa Alex kepada Alva.

__ADS_1


" Hu'um tahu ",, jawab Alva kepada Papa Alex.


" Bahkan istri dari Paman Roderick juga tahu tentang hubungan kita ",, kata Alva lagi kepada Papa Alex, sambil bergelayut manja di tangan Ayah Ito.


Kali ini Papa Alex yang mendengar jawaban dari Alva, dia sampai memegangi dadanya, karena Papa Alex benar-benar tidak menyangka.


Sang sahabat baiknya yang terkenal sangat kejam, bisa mempunyai sugar baby yang umurnya masih sangat muda sekali.


Padahal istrinya saja sudah sangat begitu cantik sekali, apa kabar dengan istrinya yang sangat oon dan masih kalah cantik dengan Mama Molly, begitulah kata batin dari Papa Alex.


Ayah Ito hanya diam saja, dia membiarkan apa yang sedang ingin di katakan oleh Alva kepada mereka, karena begitulah keponakannya sejak dulu.


" Tuan Roderick ",, panggil Arga dengan tiba-tiba.


Ayah Ito dan Alva langsung saja mengalihkan pandangan mereka ke arah Arga, begitupun dengan si L dan Papa Alex.


" Apa ada resepnya, hingga anda bisa mendapatkan wanita yang pantasnya menjadi anak anda Tuan?? ",, tanya Arga kepada Papa Alex.


Papa Alex yang gemas dengan pertanyaan dari Arga, dia reflek langsung menginjak kaki Arga, hingga membuat Arga langsung mengaduh kesakitan.


" Ada resepnya, anda mau tahu Tuan?? ",, bukan Ayah Ito yang menjawab, melainkan Alva.


" Iya mau Nona ",, jawab Arga sambil menahan rasa sakit di kakinya.


" Karena Paman Roderick ini sangat jago sekali di ranjang, dan bisa membuat saya puas, bahkan membuat saya ketagihan dengan goyangannya ",, kata Alva kepada Arga sambil menahan suara tawanya.


Dada si L entah kenapa langsung bergemuruh panas, mendengar jawaban dari Alva tadi kepada Arga.


Ada rasa tidak rela, jika Alva sampai menghabiskan malamnya bersama Kakek-kakek, begitulah si L mengatai Ayah Ito.


" Bye, jangan cegah saya lagi yang mau pulang, karena saya mau memberikan dia kepuasan dulu, dan mungkin akan bermain thr33s0m3 bersama istrinya ",, kata Alva kepada Papa Alex, Arga dan juga si L.


Setelahnya, Alva langsung menggandeng mesra tangan Ayah Ito, untuk berlalu ke luar dari dalam ruang kerja si L.


Dan Papa Alex yang mendengar Ayah Ito akan melakukan thr3350m3, dia langsung saja pingsan sambil memegangi dadanya.


Arga yang melihat Papa Alex pingsan, dia langsung segera menolong Papa Alex.


Sedangkan si L, dia belum sadar jika sang Papa sedang pingsan, sebab L masih sibuk sendiri untuk menenangkan hatinya yang sedang terbakar.


Entah terbakar korek api, kompor atau puntung rokok, namun yang pasti, dada si L rasanya sedang sangat panas sekali.


...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2