Oh, MY WIFE

Oh, MY WIFE
CHEF ALVA


__ADS_3

Kembali ke Mama Ana dan si Alva lagi.


Mama Ana sangat memperhatikan sekali, Chef yang sedang melayani Alva saat ini.


Chef itu terlihat sangat perhatian, ramah, banyak senyum dan juga terlihat sangat dekat sekali dengan Alva.


Dan setelah kepergian dari Chef itu, Mama Ana langsung saja memakan makanan pesanannya, sambil mencari cara untuk bertanya-tanya kepada Alva.


Alva sendiri menikmati makanan itu dengan sangat senang, dengan bibir yang terus tersenyum manis sekali.


" Ehem ",, Mama Ana mencoba berdeham terlebih dahulu.


" Emm, sepertinya kamu sedang bahagia Alva?? ",, goda Mama Ana kepada Alva.


" Tidak juga Mamam, ini karena makanannya sangat enak sekali, dan makanan yang enak harus di makan dengan penuh senyuman ",, jawab Alva kepada Mama Ana.


" Oh, Mamam kira karena Chef tampan tadi ",, kata Mama Ana lagi kepada Alva.


" Chef tadi kekasih kamu ya Alva, hebat sekali punya kekasih seorang Chef, bisa di masakin enak setiap hari dong ",, goda Mama Ana lagi kepada Alva.


Padahal di kenyataannya, Mama Ana sudah sangat penasaran sekali, ada hubungan apa antara Alva dan Chef tadi.


Alva yang mendengar godaan dari Mama Ana, dia langsung saja tertawa geli.


Dan hal itu membuat Mama Ana menjadi bingung sendiri, kenapa Alva malah tertawa seperti itu, ketika di goda olehnya.


" Kamu kenapa tertawa Alva?? ",, tanya Mama Ana sambil menikmati makanannya.


" Mamam lucu, Chef Alwine bukan kekasih Alva Mamam ",, jawab Alva kepada Mama Ana.


" Tadi namanya Chef Alwine?? ",, tanya Mama Ana kepada Alva.


Dan Alva reflek langsung mengangguk kepada Mama Ana.


" Lalu,?? jika dia bukan kekasih kamu, kenapa tadi dia begitu sangat perhatian sekali denganmu Alva?? ",, tanya Mama Ana lagi kepada Alva.


Nah kan jiwa kepo emak-emak milik Mama Ana, sudah ke luar kepermukaan.


" Chef Alwine, dia cuma teman saja Mamam, tidak lebih, dia teman satu kampus Alva dulu, lebih tepatnya Kakak kelas sih ",, jawab Alva sambil mengunyah makanannya.


" Dan tadi, Alva tidak sengaja bertemu dengannya, ketika sudah ke luar dari dalam kamar mandi ",, lanjut lagi perkataan dari Alva kepada Mama Ana.


" Itulah kenapa, Chef Alwine sampai mau repot-repot mengantarkan sendiri makanan pesanan Alva sampai ke sini Mamam ",, kata Alva lagi.


" Yes masih ada kesempatan untuk ku jodohkan dengan kanebo keringku ",, kata batin Mama Ana dengan sangat senang sekali.


" Teman satu kampus bisa menjadi seorang Chef hebat, apakah kamu dulu juga kuliah di jurusan memasak Alva?? ",, tanya iseng dari Mama Ana kepada Alva.


" Iya Mamam, Alva memang seorang Chef ",, jawab Alva kepada Mama Ana sambil tersenyum.


Alva ini memang seorang Chef yang sudah cukup terkenal, dari bakatnya yang terlihat sejak kecil sudah senang memasak, membuat sang Ayah yaitu Ayah Ivar, ketika Alva sudah besar langsung dia kuliahkan ke jurusan memasak.

__ADS_1


Tidak sia-sia apa yang Alva pelajari selama ini, karena pada akhirnya di umur Alva yang masih muda, dia sudah bisa menjadi seorang Chef yang handal.


Alva sendiri bahkan sudah mempunyai tiga cabang restoran mewah yang ada di Negaranya, satu cabang restoran yang ada di luar Negeri, dan saat ini Alva akan mencoba mendirikan cabang restoran mewah di Negara kelahirannya si L.


Itulah kenapa sang Paman, yaitu Ayah Ito yang sudah mempunyai cabang toko obat herbal di Negara London, mengajak Alva untuk berbisnis di Negara yang sama dengannya.


Ketika mendengar jawaban dari Alva, yang mengatakan jika dia adalah seorang Chef, Mama Ana langsung saja tersedak makanannya.


Dan Alva yang melihat Mama Ana tersedak, dia langsung segera memberikan segelas air putih yang ada di atas meja kepada Mama Ana.


" Terimakasih ",, kata Mama Ana kepada Alva.


" Mamam tidak kenapa?? ",, tanya Alva kepada Mama Ana.


" Tidak, Mamam cuma terkejut saja ",, jawab Mama Ana kepada Alva.


" Mamam tidak menyangka, jika Mamam saat ini sedang berbicara dengan seorang Chef wanita yang sangat cantik sekali ",, kata Mama Ana lagi memuji Alva.


" Ah Mamam ini bisa saja ",, jawab Alva dengan malu-malu.


" Oh ya ceritakan dong kepada Mamam, bagaimana ceritanya kamu bisa menjadi seorang Chef seperti sekarang?? ",, tanya Mama Ana kepada Alva.


" Apa yang harus Alva ceritakan Mamam,?? Alva bingung?? ",, jawab Alva kepada Mama Ana sambil tertawa.


" Kamu ini lucu Alva, suka merendah ",, kata Mama Ana kepada Alva.


Alva hanya tertawa saja menanggapi perkataan dari Mama Ana.


" Maaf, sebentar ya Alva, Mamam angkat kaki eh angkat telepon dulu ",, kata Mama Ana sambil tertawa.


" Iya Mamam, silahkan ",, jawab Alva sambil tertawa juga.


Mama Ana lalu beranjak berdiri dari duduknya untuk menjauh sebentar, karena dia ingin mengangkat telepon yang ternyata dari si L.


" Halo L ada apa menelpon Mama?? ",, kata Mama Ana kepada L.


" Ma, Mama ada di mana sekarang, L akan ke situ sekarang?? ",, tanya L kepada Mama Ana.


" Kebetulan Mama sedang ada di restoran sama gadis cantik, cepat kamu ke sini, biar Mama bisa mengenalkan kamu dengannya ",, jawab Mama Ana kepada L.


" Mama ini, sudah berulang kali L katakan, L tidak mau di jodohkan ",, kata L kepada Mama Ana.


" Tapi gadis yang ini beda lho L, dia seorang Chef, dan dia sangat cantik sekali ",, jawab Mama Ana kepada L.


" Siapapun dia, L tidak mau!! ",, jawab tegas dari L kepada Mama Ana.


" Ayolah L, sekali ini saja menurut apa kata Mama ",, bujuk Mama Ana kepada L.


" Mama kan tidak pernah menjodohkanmu, kamu boleh melihatnya dulu, jika tidak suka ya tidak perlu di lanjutkan, kamu boleh melanjutkannya dengan gadis yang sedang viral denganmu saat ini ",, kata Mama Ana lagi kepada L.


L langsung terkejut, ketika mendengar ternyata sang Mama sudah mengetahui berita viral tersebut.

__ADS_1


" Mama sudah tahu?? ",, tanya L kepada Mama Ana.


" Iya, Mama sudah tahu, apa sih yang tidak Mama ketahui dari kamu ",, jawab Mama Ana kepada L.


" Sudah cepat datang ke restoran sekarang, dan lihat dulu gadis yang ingin Mama kenalkan kepada kamu ",, kata Mama Ana lagi kepada L.


" Iya baiklah, Mama ada di restoran mana sekarang?? ",, tanya L kepada Mama Ana.


Mama Ana langsung saja menyebutkan kepada L, di restoran mana yang saat ini dia datangi bersama Alva.


" Tunggu tiga puluh menit lagi, L sudah sampai di situ Ma ",, kata L kepada Mama Ana.


" Ok tampan ",, jawab Mama Ana dengan sangat senang sekali.


Setelah itu sambungan telepon mereka pun terputus juga.


Mama Ana langsung kembali ke mejanya lagi dengan bibir yang terus tersenyum.


Karena Mama Ana sudah tidak sabar ingin segera mempertemukan Alva dengan si L.


" Maaf Alva, Mamam lama ",, kata Mama Ana kepada Alva.


" Iya Mamam, tidak apa-apa ",, jawab Alva kepada Mama Ana sambil tersenyum.


" Emm, Mamam Ana, ada yang ingin saya bicarakan ",, kata Alva lagi kepada Mama Ana.


" Katakanlah sayang ",, jawab Mama Ana sambil menyuapkan satu sendok makanan, ke dalam mulutnya.


" Sepertinya saya harus permisi dulu Mamam, karena tadi rekan kerja saya menelpon saya untuk bisa ketemuan saat ini juga, sebab ada hal penting yang harus saya bahas dengannya ",, kata Alva kepada Mama Ana.


Mama Ana langsung menghentikan mengunyahnya, kerena terkejut mendengar perkataan dari Alva.


" Apakah tidak bisa di undur setengah atau satu jam lagi Alva?? ",, tanya Mama Ana kepada Alva.


" Tidak bisa Mamam, maaf, karena dia akan segera pergi menghadiri seminar ke luar Negeri ",, jawab Alva kepada Mama Ana.


Mau tidak mau, dan Mama Ana tidak punya kuasa untuk menahan Alva lagi, akhirnya dia pun mengijinkan Alva untuk pergi dari hadapannya.


" Semua makanannya sudah Alva bayar, terimakasih untuk bajunya ya Mamam, semoga kita bisa bertemu di lain hari ",, kata Alva sambil bercipika cipiki kepada Mama Ana.


" Iya sayang ",, jawab Mama Ana kepada Alva.


Setelah itu, Alva pun langsung berlalu pergi dari hadapan Mama Ana, meninggalkan Mama Ana yang terlihat sedikit murung, karena rencananya gagal untuk mempertemukan Alva dengan si L.


Dan selang tiga puluh menit kemudian sesuai perkataan dari si L tadi, L pun akhirnya sudah sampai di restoran yang Mama Ana datangi.


Sepertinya semesta membuat pertemuanmu dengan Alva sedikit susah bin rumit L🤭.


...⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️⚜️...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2