Pacarku Guru Bahasa Inggris

Pacarku Guru Bahasa Inggris
Bertemu Mantan


__ADS_3

Hari ini adalah hari senin hari di mana semua anak sekolah memulai aktivitasnya kembali, bagi siswa baru awal masuk sekolah di awali dengan hari masa pengenalan lingkungan sekolah.


Semua guru dan semua siswa pagi ini berkumpul dan berbaris untuk mengikuti upacara bendera, namun ada pemandangan yang aneh saat Alex melihat seseorang yang pernah dia lihat sebelumnya di Bandara.


dia kenapa bisa ikut upacara, apa mungkin dia..


Lamunan Alex langsung buyar ketika salah satu guru memperkenalkan guru baru pada semua murid-muridnya.


"Anak-anakku semuanya, hari ini kita kedatangan guru baru, beliau adalah guru Matematika namanya ibu Lia Setiawati."


Lia maju ke depan dan memberikan salam kepada semua murid-muridnya dan tak lupa kepada sesama guru yang ada di sekolah ini.


Alex begitu terkejut saat mendengar Lia akan mengajar di sekolah ini, artinya dia akan bertemu lagi dengan masa lalunya.


Lia adalah seseorang yang pernah mengisi hati Alex saat mereka sama-sama sedang kuliah di universitas yang sama, hanya saja jurusan mereka berbeda, Alex yang mengambil jurusan bahasa inggris sedangkan Lia mengambil jurusan matematika.


Mereka menjalin hubungan hampir 6 tahun, saat itu mereka menjalin hubungan yang terbilang serius, namun hubungan mereka kandas di tengah jalan karena Lia memilih menikah dengan laki-laki lain yang Alex ketahui mereka menjalin hubungan di belakangnya.


Saat itulah Alex tidak pernah menjalin hubungan lagi dengan wanita, karena rasa sakit hati yang membuatnya menjadi trauma untuk dekat lagi dengan wanita hingga dia bertemu dengan Raina dan menemukan cintanya kembali.


Setelah berpisah dengan Lia, Alex memutuskan pindah ke kota ini, agar dia bisa melupakan semuanya tentang Lia, namun sekarang apa yang terjadi kenapa Lia bisa satu sekolah lagi dengan Alex.


Alex tidak tahu alasan apa yang membuat Lia bisa mengajar di sekolah yang sama dengannya, yang pasti Alex berpikir bahwa Lia dan suaminya sekarang pindah ke kota ini.


Alex yang sudah move on dengan kehidupannya, tiba-tiba sekarang luka lama itu muncul dan kembali mengganggu pikirannya.


Alex merasa khawatir dengan kedatangan Lia, bukan takut hatinya akan goyah oleh Lia, namun dia khawatir kalau Raina tahu tentang semua ini, apakah Raina bisa paham atau tidak, karena Alex tahu persis Raina yang masih labil masih bisa terprovokasi oleh omongan-omongan orang lain.


Selama hubungan dengan Raina, Alex belum pernah membahas tentang Lia, bagaimana sekarang kalau Raina tahu guru yang akan mengajarnya di kelas adalah mantan dari kekasihnya yang dulu pernah merencanakan untuk menikah.


"D**unia memang sempit, kemana kakiku melangkah pasti akan bertemu lagi dengan hal yang tidak pernah aku harapkan" Alex membuang napasnya.


Alex menghindari untuk bertemu langsung dengan Lia, namun saat hendak masuk ke ruang guru Arman menarik Alex dan mengenalkannya pada Lia, karena Arman tidak tahu bahwa Alex dan Lia sudah saling mengenal.

__ADS_1


"Bu Lia kenalin ini pak Alex, saat rapat pembagian tugas dia gak hadir karena ada acara jadi kalian baru ketemu sekarang ya" Arman melirik ke Alex dan juga Lia.


"Hai apa kabar." Lia dengan wajah sok akrabnya memberikan uluran tangannya untuk bersalaman.


"Baik." Alex menjawabnya dengan dingin dan tidak membalas uluran tangan Lia.


"Loh kalian sudah pada saling kenal?" Arman bingung.


"Iya Pak Arman, kami dulu satu kampus ya pak, cuma beda jurusan." Lia mencoba menjelaskan.


"Wah, kenapa gak bilang dari tadi, maaf kirain belum saling kenal." Arman menepuk bahu Alex.


"Aku lupa lagi, sorry aku pergi ya, permisi." Alex pergi meninggalkan Arman dan Lia yang sedang berdiri.


K**enapa dia bilang kita saling kenal, padahal bisa kan kita pura-pura tidak saling mengenal, kalau gini caranya, bisa kacau semuanya. Alex menepuk jidat ya sendiri


Di ruang guru kepala sekolah memberikan arahan kepada semua guru tentang aturan-aturan serta kewajiban yang harus selalu dilakukan untuk satu tahun ke depan, Alex tidak memperhatikan arahan yang diberikan, dia malah asyik bergelut dengan pikirannya sendiri hingga dia tersadar saat ponselnya bergetar.


Raina : Pulang jam berapa?


Alex : Kenapa?


Raina : Kalan yuk? aku bosan.


Alex : Oke, nanti kakak jemput di rumah aja ya, soalnya kakak ada kerjaan dulu.


Raina : Ok.


Alex pun baru tersadar bahwa dia tidak boleh larut dalam kekhawatiran masa lalunya, kini ada Raina yang harus selalu dia perhatikan dan harus selalu dia sayangi.


Setelah pengarahan dari kepala sekolah beres, para guru kembali bercengkrama dengan yang lainnya, ada yang menoleh kebelakang, ada yang sengaja menghampiri bahkan ada yang sambil teriak-teriak untuk memanggil nama temannya.


Alex hanya memandangi ponselnya, dia berusaha untuk bersikap seperti biasa, dia tidak mau masa lalunya merubah dirinya lagi.

__ADS_1


Alex duduk di pelataran ruang guru, dia sedang melihat kegiatan yang dilakukan oleh murid-murid yang sedang melakukan masa pengenalan Lingkungan sekolah, saat sedang asyik Arman ikut duduk di sebelah Alex.


"Lex kenapa loe gak bilang kalau kalian saling mengenal." Arman penasaran dan menepuk bahu sahabatnya itu.


" Emangnya kenapa? gak perlu di umumin juga kan kalau gue kenal sama dia, lagian gue gak begitu kenal juga tuh." Alex membuang mukanya ke arah lain.


"Tapi kayaknya bu Lia kenal banget sama loe, apa loe begitu terkenal waktu kuliah dulu, hingga anak jurusan lain saja bisa mengenal loe." Arman mengerutkan keningnya.


"Ya mungkin dulu gue terkenal hingga dia bisa kenal sama gue." Alex mencoba menutupi masa lalunya.


Arman hanya tertawa mendengar jawaban sahabatnya itu, mereka berdiri dan berjalan sambil melihat kegiatan yang dilakukan oleh murid-muridnya.


Lia yang melihat Alex tidak ada di mejanya, dia langsung keluar dan mencoba mencari Alex, dia merasa bahwa ada sesuatu yang harus dia sampaikan pada Alex.


K**amu dimana Lex, aku ingin sekali ngobrol sama kamu, seandainya aku punya nomor ponsel... eh tunggu, aku kan udah masuk ke grup chat sekolah, artinya kontak Alex ada juga, wah kenapa aku baru kepikiran sekarang ya,, mending aku chat dia aja dari pada pusing nyari dia yang entah ada di mana. Lia mengeluarkan ponselnya.


08xxx : Kamu dimana? aku pengen ngobrol.


Alex yang sedang berjalan merasakan ponselnya bergetar, setelah di buka ternyata ada pesan masuk, setelah dia membaca pesannya, dia bingung ini pesan dari siapa, dia pikir itu pesan salah kirim hingga dia mengabaikannya.


Namum setelah beberapa menit berlalu, datang lagi pesan seperti tadi, Alex mencoba mengabaikannya, namun setelah di pikir panjang, dia mulai curiga kalau ini adalah pesan yang di kirim Raina karena dia tadi janjian untuk ketemu, tanpa di pikir panjang lagi Alex langsung menekan tombol panggil untuk menelepon.


Alex : Hallo..


Lia : Aku senang kamu menelponku ( Lia begitu kaget mendapat telpon dari Alex, tapi yang jelas kaget saking senangnya)


Alex : Maaf salah sambung


Alex mengakhiri panggilannya, karena ternyata yang dia telpon itu bukan Raina tetapi Lia mantan yang ingin dia hindari namun malah dia yang menelponnya lebih dulu.


Lia begitu bahagia mendapat telepon dari Alex, namun dia bingung kenapa Alex langsung mengakhiri teleponnya dan mengatakan kalau salah sambung.


Alex mulai tidak bisa mengontrol pikirannya, dia kesal karena Lia dengan beraninya mengirim dia pesan lagi, dan Alex malah tertipu olehnya.

__ADS_1


__ADS_2