
Saat mengantarkan Raina Alex menyampaikan idenya untuk mengajak Raina ikut menjadi panitia penyelenggara kegiatan perkemahan, Alex menjelaskan secara rinci pada Raina, dan Raina yang memang hobi hiking dia tidak menolak ajakan Alex untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Setelah mengantarkan kekasih hatinya Alex langsung pulang menuju rumahnya karena banyak sekali pekerjaan yang harus dia selesaikan malam ini.
Seperti biasa setiap malam Alex dan Raina selalu menghabiskan waktu mereka dengan bertukar pesan melalui ponselnya, namun untuk malam ini Alex hanya ingin menyapa Raina dan mengucapkan selamat malam saja, karena pekerjaan yang harus selesai malam ini juga, tapi apa mau di kata, setelah keasyikan main ponsel dengan Raina tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 10 malam, Alex pun mengakhiri pesannya dengan kata-kata romantis yang membuat Raina makin jatuh cinta padanya.
Malam ini Alex hampir tidak tidur, karena harus begadang mengerjakan tugasnya, namun berbeda dengan Raina, setelah mendapatkan kata-kata romantis dari kekasihnya dia langsung terlelap tidur.
Pagi ini rencananya semua panitia penyelenggara kegiatan perkemahan akan berkumpul untuk menindaklanjuti acara yang akan segera dilaksanakan, karena waktu yang hampir mepet, maka semua panitia akan merampungkan pembagian tugasnya hari ini.
Rapat diadakan mulai jam 9 pagi, sehingga bagi siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut mereka mendapatkan dispensasi untuk tidak mengikuti kegiatan pembelajaran karena harus ikut rapat.
Setelah kepala sekolah memberikan pengarahan, rapat dilanjutkan oleh para pembina Pramuka, Alex memimpin rapat karena dia salah satu dari pembinanya.
Penjelasan dan arahan yang Alex paparkan begitu jelas hingga semua anggota yang ada pada rapat tersebut langsung memposisikan diri mereka sesuai dengan bagian-bagiannya.
Mereka semua kemudian berkelompok sesuai dengan pembagian tugasnya.
Rapat hari ini selesai pada pukul 12, setelah ditutup semua anggota rapat langsung membubarkan diri dan langsung menyiapkan semua yang akan mereka bawa untuk keperluan nanti.
Raina masuk ke tim peralatan, dia satu tim dengan Rika, Rika sengaja memilih Raina karena supaya tidak masuk ke tim Alex.
acara perkemahan akan dilaksanakan 5 hari lagi, Raina mengecek semua peralatan yang nanti akan digunakan di perkemahan
dia bersama anggota yang lainnya termasuk Rika memeriksa semua kesiapan peralatan, dengan telaten mereka menuliskan barang-barang yang tersedia dan barang-barang yang harus disediakan
__ADS_1
Raina yang disibukkan dengan kegiatan itu, dia hampir lupa makan karena saking seriusnya dia mengerjakan tugas.
Alex yang mengetahui Raina belum makan dia menghampirinya dan menyuruhnya untuk makan terlebih dahulu, karena Alex yang terus maksa dan takut sakit diapun akhirnya izin dulu untuk istitahat sebentar.
Perhatian Alex itu justru membuat Rika kesal sama Raina, karena dia menganggap kalau Raina sengaja mencari perhatian Alex.
kenapa hanya dia yang diingatkan, aku juga belum makan, tapi dia tak peduli. Batin Rika dan tak lama Rika pun ikut istitahat juga.
Perasaan seorang wanita ketika diberi perhatian lebih oleh orang yang dicintai tentu saja akan membuat kita merasa begitu berarti, termasuk Raina yang selalu diperhatikan oleh Alex membuat dirinya begitu senang meskipun perhatian tersebut kadang-kadang membuat dirinya selalu di batasi untuk melakukan hal-hal yang diinginkannya.
Seperti sekarang Raina yang suka makan pedas, saat mau memesan makanan pedas dilarang oleh Alex, dengan alasan karena Raina belum makan dari pagi hingga kalau langsung makan makanan yang pedas akan membuatnya sakit perut.
Raina kesal karena Alex sekarang mulai posesif, lebih-lebih karena hal sepele seperti ini dia permasalahkan juga.
Rika yang kebetulan ada di kantin, menyaksikan perdebatan antara Alex dan Raina, sikap Alex yang terlihat begitu manis pada Raina membuat Rika iri, sehingga dia hanya bisa menggerutu di hatinya saja.
Perdebatan Alex dan Raina selesai setelah Alex memberikan makanan pada Raina, Alex tidak beranjak dari kantin sebelum makanan habis di makan oleh Raina, setelah memastikan makanannya hampir habis Alex pergi melanjutkan persiapan kempingnya.
Rika yang melihat Alex pergi diapun langsung keluar dari kantin dan menyusul Alex, dia pura-pura bertanya tentang persiapan kemping, padahal itu hanya alasannya saja untuk bisa ngobrol dengan Alex.
Setelah kejadian di tempat study tour, Rika memang lebih berhati-hati ketika bertindak di depan Alex, karena dia ingin menarik perhatian Alex dengan bersikap menjadi wanita yang lebih bijaksana dan lebih dewasa.
Berbeda dengan Rika yang yang berhati-hati, Lia malah terkesan sembrono, rencananya dia besok akan pergi ke sekolah meskipun waktu istirahat yang diberikan oleh sekolah masih tersisa 2 hari lagi, tapi dia ingin cepat-cepat masuk ke kelas Raina, karena dia penasaran untuk memberi pelajaran pada Raina tentunya bukan pelajaran matematika tapi pelajaran karena telah berani merebut Alex yang dia anggap sebagai kekasihnya.
waktu pulangpun sudah tiba bersamaan dengan selesainya semua kegiatan untuk persiapan kemping nanti.
__ADS_1
Hari ini Alex tidak bisa mengantarkan Raina pulang karena harus menyelesaikan pekerjaannya di sekolah bersama tim yang lainnya, Raina pulang bersaman Ayu karena hari ini rencananya dia akan pergi menemani Ayu untuk membeli sesuatu.
Kesempatan seperti ini dimanfaatkan oleh Rika untuk menarik perhatian Alex, Rika menunjukkan kerja kerasnya sebagai salah satu bagian dari panitia hingga dia selalu bertanya dan meminta Alex untuk menjelaskan dan membantunya.
Dengan kesibukan mengerjakan tugas, tak terasa waktu sudah semakin sore bahkan hampir malam, mereka semua membubarkan diri, hal ini dimanfaatkan oleh Rika untuk menarik perhatian Alex.
"Ya Tuhan, kalau jam segini kayaknya susah buat nyari angkutan umum." Rika pura-pura mengeluh.
"Pesan taksi online saja bu." salah satu temannya memberi ide.
"Kalau jam segini saya takut untuk naik taksi online sendirian." Rika mulai menunjukkan wajah sedihnya.
"Mari bareng sama saya aja bu." Alex menawarkan diri dan langsung direspon baik oleh Rika.
*Y*es... akhirnya usahaku tidak sia-sia. Batin Rika jingkrak-jingkrak.
Rika berpura-pura menolak, namun dirinya juga yang langsung menerima ajakan Alex karena dengan alasannya itu membuat dia bisa ngajak Alex untuk ngobrol dan memulai pendekatan kembali.
Alex tidak pernah berpikiran bahwa Rika hanya pura-pura takut untuk naik taksi online, dia menawarkan diri karena merasa jiwa sosialnya yang terpanggil dan tidak salah juga karena mereka berteman, sehingga sesama teman sudah sewajarnya untuk saling membantu.
Rika mulai melancarkan aksinya, dia mulai membuka obrolan yang memancing tentang perasaan Alex ketika Alex mulai mengemudikan mobilnya.
"Maaf ya pak.. saya jadi tidak enak nih, takut ada yang salah paham." Rika mencoba memecahkan keheningan.
"Gak apa-apa bu, pacar saya orangnya sangat pengertian, jadi gak usah khawatir, masalah seperti ini dia pasti paham, karena dia juga pernah mengalaminya juga." Alex hanya menatap jalan dan melirik Rika dengan sekilas.
__ADS_1
Setelah itu tidak ada lagi obrolan yang menarik karena Alex hanya fokus menyetir dan tidak ada obrolan lagi karena Rika keburu BT dengan jawaban yang diberikan Alex, hingga akhirnya mereka sampai di depan rumah Rika, tanpa berbasa-basi Alex langsung melajukan kembali mobilnya setelah Rika keluar dari mobil dan berpamitan padanya.