Pacarku Seorang Gengster

Pacarku Seorang Gengster
Episode 56


__ADS_3

\*\*\*


"Kenzi, kami masih ada sesuatu untukmu," ucap Arka dan di benarkan oleh Nino.


Arka dan Nino membawa Kenzi ke bengkel tempat motor kesayangannya disimpan selama dia berada di penjara. Mereka tahu betapa pentingnya motor tersebut bagi Kenzi dan ingin memberikan kejutan yang berarti setelah dia mendapatkan kebebasannya kembali.


"Ayoo... Kamu lihatlah sendiri," ucap Nino sambil membawa Kenzi melangkah dengan tergesa-gesa layaknya anak kecil yang mau menunjukan sesuatu.


"Ada apa ini? Katakan saja...," seru Kenzi.


"Taraaaa! Kejutaan....!," antusias Nino.


Ketika mereka tiba di bengkel, Kenzi tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Dia melihat motor kesayangannya yang telah diberi perawatan dengan baik selama dia tidak ada di sana. Motor tersebut mengkilap dan terlihat seperti baru kembali.


"Motor ini masih disini?," tanya Kenzi.


"Hei... Kamu menabung selama satu tahun untuk membelinya," seru Arka.


"Ya... Bahkan kamu takut motor mu akan di curi orang saat di bawa pulang, jadi kamu meminta kami tidur di garasi untuk menjaganya, sialnya jadi banyak benjolan di wajahku karena di gigit nyamuk ha ha ha," timpal Nino dan mereka pun tertawa bersama.


"Kenzi, aku harap kamu tidak akan menolak hadiah ini, kan?," tanya Arka.


"Jangan khawatir, aku dan Arka sering memakainya dan semuanya baik-baik saja," seru Nino.


"Baiklah, terima kasih...." ucap Kenzi dan di jawab Arka tidak perlu sungkan dan berterima kasih karena mereka bersaudara ucapnya.


Arka dan Nino tersenyum lebar melihat reaksi bahagia Kenzi. Mereka memberikan kunci motor tersebut kepadanya, menandakan bahwa motor itu sekarang benar-benar milik Kenzi lagi. Kenzi merasa terharu dan bersyukur atas perhatian dan usaha teman-temannya.


Mereka menghabiskan waktu di bengkel, bercerita tentang pengalaman mereka masing-masing selama Kenzi berada di penjara. Kenzi berbagi rasa rindu akan kebebasan dan sensasi mengendarai motornya. Arka dan Nino memberikan dukungan dan janji untuk selalu ada di sisinya.


"O ya, Arka, nanti malam aku akan menghadiri pesta yang di adakan Bos Remon, aku tidak ingin kamu mendapat masalah," seru Kenzi dan di sambut hangat oleh dua sahabatnya itu.

__ADS_1


Saat mereka meninggalkan bengkel, Kenzi melaju dengan motornya sambil membiarkan angin menyapu wajahnya. Dia merasa bebas dan penuh kehidupan. Arka dan Nino mengikuti di belakangnya, memastikan dia aman dan bahagia.


Saat malam harinya, Arka, Kenzi, dan Nino bersiap dengan setelan jas kulit mereka yang keren dan maskulin untuk menghadiri klub malam tempat Remon mengadakan acara.


Ketika mereka tiba di klub malam, suasana sudah begitu hidup dengan musik yang menggema dan cahaya yang berkilauan di sekitar. Mereka menemui Remon di dalam klub dan saling berpelukan sambil tertawa dan menyambut Kenzi yang baru bebas dari penjara.


Namun berbeda dengan Jack, yang merasa tidak nyaman dengan kebebasan dan kehadiran Kenzi dalam kehidupan mereka, mulai merasa terancam. Dia memiliki rahasia perselingkuhan yang selama ini tersembunyi dari Kenzi, dan kini takut bahwa rahasia itu akan terbongkar.


Jack berusaha menghindari Kenzi dan menjaga jarak darinya. Dia merasa tertekan dan gelisah setiap kali Kenzi ada di sekitarnya, khawatir bahwa Kenzi akan mengungkapkan rahasia yang dapat menghancurkan hubungan antara dirinya dan Remon.


Sementara itu, Kenzi menatap Jack dengan tatapan tajam dan mengingat saat terakhir kali mereka bicara lewat telepon di waktu kejadian yang menimpa Sania.


Flashback...


Waktu setelah Kenzi menghabisi preman yang sudah melecehkan Sania, di segera mengambil telpon milik preman tersebut dan melakukan sebuah panggilan.


"Jadi ini semua rencanamu Jack? Aku peringatkan padamu, jika sampai kejadian ini menyebar... Maka aku akan membuka rahasia perselingkuhanmu dengan nyonya Siska!," ancam Kenzi.


"Memangnya kamu punya bukti apa berani mengancamku?."


Hingga akhirnya, dengan terpaksa Jack pun menyetujuinya dan sampai kini dia tidak pernah menyebarkan kejadian saat Sania di lecehkan karena dia takut rahasianya juga akan terbongkar.


Masa sekarang...


Melihat ketegangan antar Jack dan Kenzi, Remon, sebagai Bos besar mereka mencoba menghangatkan suasana dan mengajak mereka bersenang-senang. Juga Remon menyuruh mereka untuk tidak bermasalah hanya dengan permasalahan sepele karena mereka semua sama-sama anggota geng Elang.


Acara berlanjut hingga larut malam, di mana semangat semakin memuncak. Mereka melanjutkan minum dan menikmati kebebasan juga kegembiraan malam itu.


Ketika malam berakhir, Arka, Kenzi, dan Nino merasa puas dengan pengalaman yang luar biasa ini. Mereka pulang dengan hati yang penuh kegembiraan dan kenangan yang tak terlupakan.


"Nino, kamu antarkan Kenzi pulang ya, aku masih ada sesuatu yang ingin aku beli untuk Sania," seru Arka dan langsung di setujui.

__ADS_1


Nino dan Kenzi pun pulang bersama sedangkan Arka pergi ke arah yang berbeda. Saat Arka berjalan menyusuri jalan trotoar menuju minimarket tiba-tiba ada seorang gadis yang berlarian di depannya dan tidak sengaja menabrak Arka hingga gadis itu terjatuh.


Melihat gadis lemah yang terjatuh itu Arka merasa terkejut dan reflek memanggilnya 'Sania' namun setelah di perhatikan lagi ternyata bukanlah orang yang Arka duga. Gadis itu segera berdiri dan ketakutan saat melihat Arka lalu pergi dengan secepatnya.


Gadis itu adalah Santi, salah satu gadis yang berhasil kabur dari penyeludupan para gadis yang Jack lakukan. Penampilan polos dan feminim juga rambut lurus yang terurai milik Santi membuat Arka seakan melihat sosok Sania dahulu di matanya hingga Arka reflek memanggilnya Sania.


Kini, Arka sedang di minimarket dan hendak membayar belanjaan yang sudah dia beli. Namun, saat Arka hendak mengambil dompetnya, dia merasa dompetnya hilang dna tidak menemukannya, hingga akhirnya dia membatalkan belanjaannya dan segera pergi.


Tidak lama berselang, Santi muncul di minimarket yang sama dan hendak membayar makanan siap saji yang sudah dia habiskan di minimarket tersebut. Dia membayar dengan uang yang ada di dalam sebuah dompet yang ternyata dompet itu adalah milik Arka.


Saat Santi berjalan, dia mengecek isi dompet tersebut, "Masih ada sisa uang beberapa lagi, mungkin ini cukup untuk beberapa hari, tapi aku harus berhemat."


Lalu Santi melihat kartu identitas Arka dan memperhatikannya, "Arka, jadi ini nama pemiliknya, dia cukup tampan... Tapi, sayangnya dia salah satu dari orang-orang jahat tadi."


Saat mengecek isi dompet Arka lagi, Santi menemukan foto Sania saat masih kecil yang masih Arka simpan sampai saat ini meskipun sudah terlihat usang namun itu sangat berarti untuk Arka. Santi pun menyimpannya kembali dan melanjutkan langkahnya yang tidak tau arah karena dia sama sekali tidak mengenal siapapun disana.


Beralih ke tempat saat Arka bertabrakan dengan Santi, dia mencoba mencari dompetnya yang mungkin terjatuh disana. Tapi setelah beberapa waktu mencari, Arka tidak menemukannya juga. Dan akhirnya Arka pun pergi darimu sana dengan tangan hampa.




Bau-Bau pelakor nih... 🙄🙄 Apa yang akan terjadi pada Sania dan Arka ya selanjutnya ya?? 🤔🤭🤭



Penasaran?? Ikutin terus ya... Dn jangan lupa kasih dukungannya, like, subcribe, vote rate 5 juga hadiahnya ya... 😊🙏



Bersambung....

__ADS_1



💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖


__ADS_2