
\*\*\*
Setelah di pikirkan dengan baik-baik, akhirnya Kenzi akan membawa Sania pulang esok hari. Tedi sempat bertanya pada Kenzi apakah itu adalah keputusan terbaik untuk Sania dan Kenzi pun meyakininya.
Kenzi juga mengatakan jika ia hanya ingin melihat dan membuat Sania bahagia dengan keputusan yang dia pilih dan tidak memaksakan kehendaknya sendiri untuk bisa di terima Sania.
Namun sebelum mereka pulang, Kenzi meminta bantuan Tedi dahulu untuk membantu Remon terbebas dari tuduhan sebagai bandar obat narkoba. Karena dengan kesetiaan Arka, ia tidak akan membiarkan geng Elang terbengkalai sebelum Remon memegang alih kembali.
Dan Kenzi berkata juga, jika Remon sudah kembali maka Arka akan keluar dari geng dengan bebas. Awalnya Tedi menolak karena dia sudah tidak ada koneksi lagi dengan polisi, tapi ia akan berusaha menghubungi teman lamanya yang akan membantu menyelesaikan masalah Remon demi Arka.
Pagi pun tiba, kini Keyla sudah ada di vila untuk menjemput Sania dan Kenzi setelah janjian terlebih dahulu. Dan mereka berjalan beriringan menuju gerbang vila.
"Pak Tedi, aku sangat berterima kasih karena Anda sudah mengizinkan dan merawat kami selama ini," ucap Sania sebelum naik mobil.
"Pintu rumahku selalu terbuka untuk kalian... Tapi, kamu harus datang dengan bahagia, Ha ha ha...." Mereka pun tertawa bersama.
"Om Tedi, kami pergi dulu... Jaga dirimu, dan tolong urus masalah itu," pesan Kenzi.
"Ya, aku akan mengurusnya, tapi kau juga harus menjaga diri."
Mereka pun undur diri dan melambaikan tangan pada Tedi yang menatap mereka haru. "Kenzi, semoga semua usahamu tidak sia-sia."
Di dalam mobil berada...
__ADS_1
Keyla mengatakan pada Sania jika Arka ingin menjemputnya hari ini dan dia merasa senang sehingga berjingkrak jingkrak seperti anak kecil. Tapi, hari ini adalah hari besar untuk geng Elang jadi Arka tidak bisa menjemputnya.
Namun Sania merasa, justru dengan Keyla yang menjemputnya dia merasa lebih senang karena dia belum siap bertemu dengan Arka saat ini dan Keyla pun mengangguk setuju saja.
"Keyla, tadi kamu bilang ini hari besar geng Elang?."
"Ya, ada apa?."
"Sial! Hari ini adalah hari pertama bulan ini."
"Kamu juga tau hal itu ? Arka dan Nino juga membahas hal ini dan mereka akan melakukan penyerangan lebih awal dan menyergap mereka."
Sania merasa heran karena Arka akan berkelahi lagi. Lalu Keyla menjelaskan jika saat Sania pergi telah terjadi banyak hal pada geng Elang. Tentang Jack yang selalu buat onar dan memecah belah geng Elang.
Kemudian Kenzi memutuskan akan pulang lebih awal agar bisa segera mencegah Arka bertindak gegabah karena dia takut itu hanya jebakan. Lalu Kenzi pun segera beranjak setelah Sania berpesan untuk bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik.
Saat ini Arka sedang rapat bersama para pemimpin cabang geng Elang, tiba-tiba Nino datang dan mengabari jika Remon telah di serang oleh pembunuh bayaran tapi masih bisa terselamatkan, namun keberadaannya tidak di ketahui.
Arka merasa murka dan berpikir jika itu mungkin perbuatan Jack yang di yakini Nino. Lalu Nino mengajak semua orang untuk segera menemui Jack dan menyerangnya saat itu juga. Arka hendak melarang Nino tapi tiba-tiba Kenzi datang tepat waktu dan mencegah rencana mereka.
"Arka! Nino! Aku rasa ini adalah jebakan dari Jack, jika tidak kenapa dia bersikap santai dan tidak menyerang terlebih dahulu? lebih baik kita tunggu dulu dan lihat apa yang akan mereka lakukan setelah ini," tutur Kenzi.
"Berapa lama kita harus menunggu? Arka, bagaimana menurutmu?," tanya Nino yang sudah ingin segera beraksi.
__ADS_1
"Aku rasa Kenzi benar, semua ini sangatlah mencurigakan bahkan bos Remon sudah di serang di luar negri... Aku ingin kalian mengecek keberadaan bos Remon disana dan segera hubungan aku," pesan Arka pada orang-orang yang hadir di rapat tersebut.
Kini Arka dan Kenzi saling bertatapan hangat setelah beberapa waktu yang lalu mereka sempat bersitegang. Nino yang berada di tengah dan menyaksikan hal itu merasa sangat senang.
"Kenzi, aku sangat menghargai bantuanmu hari ini yang datang tepat waktu," ucap Arka.
"Tidak usah basa-basi, apakah kita masih bersaudara?."
"Tentu saja... Kita bersaudara selamanya... Aku sangat senang karena kalian berdamai Ha ha ha ha...," timpal Nino.
"Tapi kamu harus perlakukan Sania dengan sangat baik dan ingat janjimu," pesan Kenzi. "Pasti, aku akan membuatnya selalu bahagia dan tidak akan pernah bersedih, aku janji padamu," jawab Arka yakin.
"Kita saudara seumur hidup ha ha ha ha...." ucap Nino sambil tertawa lepas, tapi seketika tawanya terhenti saat Arka dan Kenzi menyikut pelan dadanya.
"Aw! A ha ha ha...."
Mereka pun pergi keluar kantor dengan saling merangkul.
Akhirnya, ketiga cogan itu bersama kembali menyatukan persaudaraan mereka yang di ikrarkan sejak kecil. Saling mendukung dan percaya satu sama lain. Dan seperti yang Kenzi katakan dahulu jika ia dan sahabatnya menyukai satu gadis yang sama, maka ia akan mundur.
Bersambung...
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
__ADS_1
Jangan lupa kasih like, vote, subcribe, hadiah juga komentar nya ya... Terima kasih dan selamat membaca... ππ