Pelet Selendang Ijo

Pelet Selendang Ijo
Ide bagus


__ADS_3

Rita yang telah ribuan taun berada di tempat itu rupanya sudah menemukan sedikit titik terang untuk bisa keluar dari alam jin yang membuat dirinya terperangkap


"Ririn, aku menemukan cara bagaimana kita bisa keluar dari sini"


"Hanya saja, aku masih belum berani untuk melakukannya" ucap Rita dengan nada sangat pelan karena Rita takut pembicaraannya dengan Tumini terdengar ke telinga penunggu tempat itu.


Tumini yang memiliki pendengaran yang sangat tajam sehingga dirinya bisa mendengar dengan jelas perkataan Rita yang ditujukan terhadapnya.


Rita segera beranjak dari tempatnya, dan berusaha memegang sesuatu yang memang sudah ada di dalam saku bajunya.


"Rita, apa yang akan kau lakukan setelah ini?" tanya Tumini penasaran


"Diamlah kau Tumini"


"Apakah kau tidak melihat banyak penjaga berjaga disini siang dan malam" ucap Rita sembari menatap Tumini dengan tajam


Tumini pun terdiam dan mengangguk tanda mengerti akan apa yang dibicarakan oleh Tumini.


Tangan rita mulai bisa melepas ikatan pelan-pelan dan dirinya sudah terlihat benar-benar bebas.


Lima ratus tahun yang lalu, rupanya Rita menemukan sebuah kunci yang terjatuh di saku salah satu penjaga tempat mereka. Dan dengan sigap, Rita mengambil kunci itu dan meletakkan nya di dalam saku bajunya. Entah karena Rita lupa atau tak kuasa menahan sakit, Rita lupa melakukan nya sehingga kunci itu tetap tersimpan di dalam saku bajunya.


Kedatangan Tumini rupanya membuat dirinya ingat kembali akan kunci yang telah disimpannya selama ratusan tahun.


Setelah berhasil terlepas dari ikatan rantai yang begitu kuat, Rita mencoba menyelamatakan Tumini menggunakan kunci yang sama dan ternyata berhasil.

__ADS_1


Rantai Tumini pun terlepas dan Tumini merasa sangat bahagia.


"Ah, aku bisa bebas sekarang" ucap Tumini tersenyum kegirangan.


"Ayo cepat Tumini, kita tinggalkan tempat ini" ucap Rita sambil menarik tangan Tumini.


Sebelum pergi dari tempat itu, Rita mengambil sesuatu yang ada di dahan tempat mereka di siksa.


"Apa itu Rita?" tanya Tumini penasaran


"Hai Tumini, taukah kamu apa yang aku pegang ini sangat penting untuk kelangsungan hidup kita di dunia manusia" ucap Rita dengan nada serius


"Iya, aku bertanya kepadamu"


"Apa yang kau pegang itu" ucap Tumini penasaran


"Bukankah aku sudah berumur ribuhan tahun di sini, berarti aku tak kan kuat menjadi manusia lagi di alam sana" ucap Rita menjelaskan


"Kalau aku, sepertinya masih sebentar, jadi aku tak memerlukan bubuk itu" jawab Tumini dengan penuh percaya diri.


"Tumini, lebih baik kau membawa nya juga"


"Sehari di tempat ini sama saja dengan puluhan tahun di dunia manusia" ucap Rita memberi penjelasan.


"Wajahmu akan terlihat sangat tua jika kau berhasil pulang ke dunia" ucap Rita mengingatkan.

__ADS_1


"Baiklah Rita, kali ini aku akan menuruti semua nasehatmu"


"Aku akan membawa juga sama dengan mu" ucap Tumini sambil menggenggam bubuk pemurni jasad dan jiwa.


Rupanya, seribu tahun digunakan oleh Rita untuk mengetahui seluk beluk alam jin yang memang penuh misteri. Rita bisa menguasai segalanya hanya dengan melihat tingkah para penjaga tahanan yang teratur setiap hari.


Seribu tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi Rita memperhatikan gelagat penjaga yang kejam itu. Dan Tumini adalah manusia yang beruntung karena mempunyai teman baru seperti Rita.


Setelah berhasil semuanya, Rita dan Tumini mengendap-endap pergi meninggalkan ruang tahanan yang penuh dengan penderitaan. Mereka pergi ke arah barat dimana jalan keluar berada di sana. Rita ingat betul jalan keluar antara negeri jin dan negeri manusia. Tanpa melewati alam peri dan alam roh, mereka sudah bisa langsung pergi ke alam dunia karena Rita sudah mengetahui jalan pintas nya.


Setelah kepergian Rita dan Tumini, jin penjaga tahanan itu marah besar.


"Kemana mereka berdua?"


"Kenapa mereka bisa kabur dengan mudah?"


"Apakah mereka telah bekerjasama dengan jin penjaga lain selain aku"? gumam jin penjaga tahanan dalam hati.


Karena merasa ada kejanggalan, penguasa tahanan itu yang bernama jin solin mengumpulkan para pengikutnya untuk rapat guna membahas masalah ini.


Tiba di suatu pertemuan, yang dihadiri oleh beberapa rakyat jin.


Tibalah Jin Solin berkata dengan lantang


"Para pengikutku, kita telah kehilangan dua tahanan kita"

__ADS_1


"Siapa yang bisa menemukan nya, akan aku beri imbalan yang banyak" ucap jin Solin


Semua rakyat jin yang ada dalam pertemuan itu banyak yang mulai bertanya-tanya tentang keberadaan Tumini dan Rita yang hilang tanpa jejak yang jelas.


__ADS_2