
"Darimana nenek tahu?" tanya Tumini keheranan.
"Setahuku, warna hitam di kulit ku akan terlihat jika aku berada di alam dunia" ucap Tumini sambil menutupi lengannya.
Nenek Suni terdiam sejenak, setelah terdiam nenek Suni melanjutkan ucapannya
"Tumini, aku melihat aura tubuh mu dikelilingi kesialan"
"Ini akibat, nenek moyang mu terdahulu telah melakukan perjanjian dengan bangsa kami"
"Dan sebagai tumbal nya, segala kesialan yang dimiliki oleh nenek moyang mu, akan menimpa mu"
"Perjanjian itu saat ini tetap ada di pohon besar di negeri jin"
"Butuh perjalanan panjang untuk menuju pohon itu"
"Jika kau mau, nenek akan antarkan menuju pohon itu dan menghapus segala kesialan yang kau alami" ucap nenek tua itu.
Rita dan Tumini yang mendengar arahan dari nenek tua langsung terkejut. Rita yang namanya tak pernah dibahas oleh nenek tua segera bertanya bagaimana kalau dengan dirinya, karena nasib nya juga tak jauh sama seperti yang dialami Tumini.
"Bagaimana dengan saya nenek?"
__ADS_1
"Aku juga telah melewati rasa terpuruk bersama Tumini" ucap Rita penasaran
"Rita, kalau kamu berbeda dengan Tumini"
"Kamu mengalami hal ini karena sudah garis takdir mu" ucap nenek tua itu pendek.
Rita mengangguk saja mendengar ucapan sang nenek.
"Oh ya nek, kalau begitu" jawab Rita sambil memandang ke arah Tumini
"Nenek, aku mau diantar sekarang"
"Baiklah Tumini"
"Kita berangkat dari sini besok saja"
"cukup kita bertiga saja yang berangkat ke sana"
"Untuk kedua cucuku, biarlah mereka tinggal di sini untuk menjaga rumah ini" ucap nenek tua itu.
Akhirnya sesuai kesepakatan mereka bertiga akhirnya berangkat menuju ke suatu pohon yang bernama pohon sawon. Pohon Sawon terletak di ujung perbatasan negeri jin dan negeri dedemit.
__ADS_1
Sebenarnya, pohon sawon sering dilewati oleh Tumini dan Rita saat mereka pergi ke negeri dedemit, namun mereka berdua belum mengetahui manfaat pohon itu untuk mereka berdua.
Perjalanan menuju pohon Sawon rupanya tidak mudah. Banyak kejadian-kejadian aneh yang menyerang mereka berdua, karena jiwa mereka masih bisa tercium oleh makhluk-makhluk tertentu.
Namun, berkat bantuan nenek tua dari golongan jin, perjalanan mereka tak terhalang sesuatu apapun.
Di dunia manusia, doni dan Indah sudah tinggal serumah. Sedangkan Sandra belum tahu apa yang telah terjadi terhadap Doni sang pacar.
Indah menyamar sebagai saudara Doni yang tinggal di kampung dan karena sesuatu hal, Indah menumpang menginap di rumah Doni.
Kebetulan, Doni hanya tinggal bersama pembantunya, sehingga Indah dengan bebas tinggal di rumah Doni tanpa beban apapun.
Tiba suatu hari, kandungan indah yang berisi janin kebo ijo semakin membesar dan terlihat jelas jika Indah hamil.
Hanya saja janin setan itu berbeda dengan janin lainnya. Tubuh Indah semakin pucat pasi karena darah nya dihisap oleh janin dari kebo ijo.
"Doni, aku akan kerumahmu ya?" tiba-tiba Sandra berkata pada Doni bahwa dia akan berkunjung ke rumah pacarnya itu karena sudah lama dirinya tak pernah berkunjung ke rumah Doni.
"Oh ya Sandra" jawab Doni dengan perasaan gugup.
Doni sangat takut jika Sandra mengetahui hubungannya dengan Indah walaupun nantinya Doni akan berkata kepada Sandra jika Indah adalah saudara jauh nya dari kampung dan menumpang menginap
__ADS_1