
Sesampai di rumah pak ustadz, bu rusdi dan rusmini mengutarakan maksud mereka. Mereka mengatakan pada pak ustadz tentang kejadian aneh yang menimpa mereka. Yaitu kehilangan uang secara misterius.
"Pak ustadz, saya perwakilan dari ibu-ibu komplek mau mengutarakan maksud kedatangan kami ke sini"
"Kami semua sering kehilangan uang dalam waktu yang bersamaan"
"Kami sudah pasang cctv, tapi tak ada siapapun yang terlihat mencuri uang kami semua" ucap bu rusdi mewakili teman-teman yang lain
"Baiklah, kalau begitu besok saya akan pergi ke komplek perumahan ibu"
"Sekarang, saya tak bisa kesana karena harus menangani pasien lain" ujar ustadz Janu memberi tahu.
"Baiklah ustadz"
"Kabar ustadz kami tunggu ya?" kata Rusmini sambil tersenyum
"Ya, sekarang ibu-ibu pulang saja dan ini bacaan ayat suci alqur an untuk menangkis makhluk halus sehingga tak jadi datang" ujar ustadz Janu sambil memberikan satu lembar kertas yang berisi doa.
Bu rusdi akhirnya pulang kembali ke rumahnua begitu juga dengan rusmini.
__ADS_1
Mereka berdua berpacaya bahwa ustadz Janu bisa menyelesaikan masalah ini.
Di tempat lain yaitu di rumah devi, tuyul peliharaan devi rupanya bersiap untuk mencuri uang. Sementara itu, Devi menuju ke kamar rahasia tempat tuyul itu tinggal.
Devi sudah mempersiapkan segala macam persyaratan mulai dari bunga tujuh rupa diantaranya bunga kantil, bunga mawar, bunga melati, bunga lainnya macam tujuh
ditambah dengan lilin yang dibekali dengan minyak dibawahnya untuk menjaga agar lilin tetap menyala.
Devi memulai ritual nya dan tuyul peliharaannya akhirnya pergi untuk mencuri uang di tetangga sebelah...
Untungnya, sasaran pencurian uang bukan di rumah rusmini dan Rusdi lagi. Kali ini devi mulai dengan sasaran baru.
Devi melakukan hal ini karena dia telah mendengar omongan warga jika bu rusdi dan rusmini telah sering kehilangan uang dan saat ini akan mencari orang pintar untuk mengetahui penyebab uangnya yang telah hilang itu.
Kali ini sasaran baru adalah orang asing yang jarang berinteraksi dengan tetangga.
Orang asing itu bernama pak Sarto. Pak sarto adalah orang terkaya di komplek itu Bisnisnya berada di kota jakarta dan entah apa bisnis yang dijalaninya karena pak sarti jarang membeberkannya pada warga.
Hingga suatu hari saat sore menjelang magrib telah tiba, tuyul milik devi pergi masuk ke rumah pak Sarto. Di dalam terdapat lemari yang sangat besar, tempat penyimpanan uang milik pak Sarto.
__ADS_1
Tuyul itu dengan sisa air liurnya mengendap-endap dan masuk ke dalam rumah mewah itu dan langsung menuju ke lemari pribadi milik pak sarto.
Tiba-tiba saja, ada bayangan hitam memanggil si tuyul
"Hei, bocah dedemit?"
"Kenapa kau mencuri uang milik pengikut ku" ujar bayangan hitam itu.
Tuyul itu terkejut karena ada orang yang bisa melihatnya
"Hah, siapa kau?* tanya tuyul penasaran
"Aku jin penunggu rumah ini"
"Sekarang, majikan ku sedang tak berada di rumah sehingga aku ditugaskan oleh majikan ku berjaga di sini" jawab jin misterius itu
Tuyul itu akhirnya berbincang sejenak dengan jin penghuni rumah pak Sarto. Ternyata pak Sarto sama dengan devi hanya berbeda majikan saja. Jika Tumini memperoleh pesugihan pada Tumini, berbeda dengan pak Sarto. Pak sarto memperoleh kekayaan dari jin lain yang lebih kuat dibandingkan si tuyul. Hanya saja tumbal pak Sarto lebih besar dari devi.
Setelah diusir oleh jin penunggu rumah pak Sarto, akhirnya tuyul itu pulang ke rumah devi tak membawa apapun.
__ADS_1
"Tuyul, mana uangnya?" tanya devi pada tuyul miliknya
a