
Suara rintihan di keheningan malam di dekat hutan itu membuat cucu dari almarhum Ririn yang bernama Sandra menjadi penasaran dan ingin mengetahui apakah benar yang diceritakan oleh orang-orang bahwa suara itu adalah suara Tumini, nenek nya.
Rasa penasaran itu semakin menjadi karena dengan adanya fenomena itu, cibiran dari tetangga maupun teman nya semakin membuat telinga Sandra panas dibuatnya
Dengan berbekal keberanian saja, Sandra memberanikan diri pergi ke hutan dimana Tumini dan Rita berada di sana.
Tepat malam jumat Kliwon, Sandra pergi ke rumah Kyai Yusuf dimana kyai itu adalah kyai yang sangat terkenal di desannya.
Saat pergi ke rumah kyai Yusuf, Sandra mengajak pacarnya yang bernama Doni. Mereka berdua sudah berpacaran sekitar 2 tahun lamanya dan kehidupan pacaran mereka biasa saja sesuai alur dan masih menjaga norma yang ada.
Ibu Sandra juga mengijinkan anaknya pergi untuk melihat nenek nya, karena ibu sandra saat dirinya masih kecil memang pernah melihat kalau kakak dari ibunya yang bernama Tumini memiliki wajah yang tetap muda lebih muda dari ibunya sendiri.
Karena waktu itu ibu sandra masih kecil, maka ibu sandra mengabaikan hal itu dan tidak terlalu menghiraukannya.
di rumah kyai yusuf, sandra memberi salam dan mengutarakan maksud kedatangannya.
"asslamualaikum kyai" panggil sandra memberi salam
"Walauikum salam nak" ucap kyai yusuf
"masukkah" ucap kyai yusuf mempersilahkan sandra dan pacarnya Doni untuk masuk ke rumah nya.
"ayo duduk lah" kyai yusuf mempersilahkan mereka untuk duduk
__ADS_1
Setelah mereka duduk, kyai yusuf menanyakan ada apa mereka berdua datang ke rumahnya .
"Apa keinginan kalian berdua?" tanya kyai yusuf singkat
Tampak dari sorot mata kyai yusuf dirinya sudah mengetahui maksud kedatangan Sandra dan Doni
"Begini pak kyai" ucap sandra
"Saya mendengar dari berbagai sumber, bahwa nenek saya sudah menjadi pengikut setan dan sekarang mereka berada di hutan dan sering mengganggu warga yang lewat di hutan itu" ucap Sandra sambil memandang ke arah kyai Yusuf ..
"Hem, trus kamu ingin bagaimana nak?" tanya kyai Yusuf pendek .
"Aku ingin memastikan kalau dia bukan nenek ku"
Trus, kalau dia benar-benar nenek mu bagaimana?" tanya kyai yusuf memastikan perkataan Sandra.
Sandra terdiam sejenak dan melirik ke arah pacarnya
"Kalau dia nenek ku, aku akan berusaha membuat nenek mu mati dengan tenang dan mendoakannya pak"
"Aku ingin nama baik keluargaku terjaga"
"Gara-gara masalah ini, aku di cibir oleh teman-teman di sekolah" ucap Sandra sambil menatap kyai yusuf penuh harapan.
__ADS_1
kyai yusuf terdiam sejenak dsn memejamkan matanya, seperti sedang menerawang sesuatu yang jauh.
Beberapa menit kemudian kyai yusuf mulai membuka matanya dan berkata
"nak, aku bisa membantumu tapi dengan satu syarat" ucap kyai yusuf pendek
"Apa syarat nya pak kyai"..
"Aku akan menuruti semua syarat yang kyai berikan"
"yang penting, nama baik keluargaku bagus lagi" ucap sandra dengan penuh semangat
kyai yusuf pun berkata
"besok, kamu datanglah ke rumah ku"
"Aku akan mengatakan nya"
"Untuk sekarang, kembalilah kau kerumahmu, karena aku masih berdoa dulu sebelum menyampaikan nya kepadamu nak" ucap kyai yusuf
"oh, baiklah pak kyai"
"kalau begitu , aku pamit dulu" ucap sandra
__ADS_1