Pelet Selendang Ijo

Pelet Selendang Ijo
Kejadian luar biasa


__ADS_3

Tumini mulai melakukan aksinya tanpa disadari oleh Indah maupun Doni kala itu. Segala sesuatu yang tak pantas mulai dilakukan malam itu.


******* hebat Doni maupun Indah menambah malam yang kelam bagi keduanya.


Terjadilah sesuatu yang sangat dahsyat hingga Indah merasakan kesakitan yang luar biasa begitu pula dengan Doni.


Dengan ajaib, jiwa Tumini keluar dari tubuh Indah dan pergi meninggalkan mereka berdua yang tertidur pulas.


"Aku berhasil mendapatkannya"


"Satu tetes darah perawan cukup untuk mempertahankan selendang ijo milikku" gumam Tumini sambil terbang melesat ke tempat yang jauh.


Rita yang saat itu menjaga jiwa Indah segera pergi menuju ke kamar dimana Indah dan Doni berada.


Dengan cepat, Rita mengembalikan jiwa indah kembali ke dalam raga nya.


Tak menunggu waktu lama, Rita pergi menyusul Tumini yaitu kembali ke alam dedemit.


Mereka berdua segera tancap gas menuju alam dedemit dengan perasaan puas.


"Tumini, kita berhasil"


"Kau telah membawa darah perawan milik Indah secara gratis"


"Apa yang akan kita lakukan selanjutnya?" tanya Rita


"Kita mandikan selendang ijo dengan darah perawan milik Indah segera setelah kita sampai di alam dedemit" ucap Tumini

__ADS_1


"Baiklah" jawab Rita.


Situasi hening kala itu dan jiwa Tumini dan Rita akhirnya sampai di alam dedemit dengan selamat.


Selendang ijo milik Tumini tampaknya mulai bergerak tak tentu arah. Melayang-layang ke udara hingga pada akhirnya, tangan Tumini yang penuh dengan darah perawan milik Indah berhasil menariknya kembali.


Muncul suara aneh dan suara itu berasal dari selendang ijo yang saat itu berada di tangan Tumini.


Selendang ijo milik Tumini tiba-tiba berubah wujud menjadi sosok makhluk yang sangat aneh.


Seluruh tubuhnya berwarna hijau dan wajahnya memiliki taring yang sangat panjang. Lidahnya menjulur keluar hingga membuat Tumini dan Rita ketakutan.


"Siapakah kau?" tanya Tumini dengan suara terbata-bata


jelmaan selendang ijo itupun berkata


"Aku bernama Kebo ijo, salah satu bangsa jin yang sudah lari dari negeri jin karena telah melakukan kesalahan fatal"


"Akhirnya, aku bersembunyi di selendang ijo sejak ribuan tahun yang lalu" ucap kebo ijo memberi penjelasan.


Tumini masih saja ketakutan melihat selendang ijo miliknya berubah menjadi sosok makhluk aneh yang menjijikkan.


"Tumini, kau tak kan bisa lepas dariku"


"Lihatlah titik hitam di seluruh tubuhmu"


"Sekarang, hanya wajahmu saja yang terhindar dari titik itu" ucap suara makhluk aneh itu.

__ADS_1


Tumini segera memperhatikan seluruh tubuhnya dan dia sangat terkejut.


Tubuhnya mulai menghitam entah apa penyebabnya.


"Hah, mengapa tubuhku menjadi menghitam seperti ini?"


"Apakah kau tau penyebab nya?" ucap Tumini heran.


Wajah Tumini sangat pucat karena melihat hal aneh yang terjadi di luar dugaan nya.


Kebo ijo pun menjawab


"Ketahuilah Tumini"


"Sejak kau memakai jasaku, aku telah menyerap sari kecantikan mu pelan-pelan dan menempelkan satu titik hitam di tubuhmu" ucap kebo ijo sambil menatap tajam ke arah Tumini.


"Adik kamu Ririn yang sudah tutup usia, sudah tahu sejak dulu"


"Hanya saja, dia tak menceritakannya padamu"


"Awal kau menggunakan ku, hanya ada satu titik hitam di punggung mu"


"Sekarang, titik hitam itu telah menjalar ke seluruh tubuhmu"


"Aku telah berbaik hati kepadamu untuk tidak menyerap energi mu saat ini"


"Karena, kau telah berhasil mempersembahkan darah perawan kepadaku"

__ADS_1


"Ha ha ha ha" kebo ijo tertawa lepas dan tersenyum sinis ke arah Tumini.


__ADS_2