Pelet Selendang Ijo

Pelet Selendang Ijo
Mulai terbukti


__ADS_3

"Bu rusdi"


"Bu rusmini"


"Ayo cepat keluar"


"Tu bu devi udah keluar dari dapur" ujar yanti salah satu ibu-ibu komplek yang juga ada dalam rombongan mereka.


"Bu rusdi"


"Tu suara teman-teman sudah memanggil kita"


"Ayo kita keluar saja" ajak rusmini pada bu rusdi


"Baiklah ayo" jawab bu rusdi sambil membalikkan badannya melangkah pergi keluar dari kamar misterius itu.


Akhirnya Rusmini dan bu Rusdi pergi keluar kamar misterius itu dan lupa untuk menutup nya kembali.


Setelah keluar dari kamar misterius itu, Bu rusdi dan ibu-ibu yang lain kembali ke tempat duduk mereka semula.


Mereka hanya saling pandang dengan penuh tanda tanya.


"Apa yang sudah di lihat oleh bu rusdi dam bu rsmini?"


Itulah yang ada di dalam pikiran mereka masing-masing karena setelah keluar dari kamar misterius itu, bu rusdi dan bu rusmini belum sempat menceritakan tentang apa yang telah mereka lihat di dalam kamar.


"Oh, maaf ibu-ibu"

__ADS_1


"Aku di dapur cukup lama"


"Ini teh dan makanan nya" ucap Bu devi sambil menyuguhkan beraneka makanan yang enak pada ibu-ibu komplek yang menjenguk nya.


"Oh ya bu" jawab bu rusdi disusul teman teman yang lain.


Mereka pun langsung menyantap hidangan yang diberikan oleh devi dengan sangat lahap.


Selesai menyantap hidangan, salah satu ibu -ibu minta ijin pulang karena magrib akan segera tiba dan mereka belum melaksanakan sholat ashar.


"Bu devi, kami ijin pamit dulu" ucap bu rusdi


Kepulangan bu rusdi disusul oleh ibu-ibu yang lain dan setelah kepergian seluruh ibu-ibu komplek, rumah devi sepi kembali seperti sedia kala


Di perjalanan pulang, bu rusdi mengeluh sakit pada kaki nya


"Di ruangan misterius itu, kaki ku digigit oleh hewan atau apa ya, aku tak sempat melihatnya karena suasana dalam kamar itu terasa gelap sekali" ujar bu rusdi pada bu rusmini


"Coba lihat kaki nya?" tanya bu rusmini penasaran


Akhirnya bu rusdi membuka rok nya dan melihat luka yang ada di kaki nya.


"Hah, keluar darah deh"


"Seperti digigit binatang" ucap bu rusmini pada bu rusdi.


"Ya benar"

__ADS_1


"Berati, bu devi punya hewan peliharaan di kamar misterius itu" ujar bu rusdi penasaran


"Ya sudah kita pulang aja, untuk masalah ini kita lanjutkan besok saja" ujar rusmini dan teman-teman yang lain.


Waktu terus berlalu, dan berita kehilangan uang di area komplek tempat tinggal devi makin marak, dan devi makin kaya saja.


Karena hal ini, mulai timbul kecurigaan ibu-ibu komplek dan seluruh keluarga kampung.


"Eh, uangku hilang terus"


"Gimana kalau kita panggil orang pintar saja"


"Sepertinya ada yang tak beres dengan kejadian ini" ujar bu rusdi seminggu kemudian setelah mereka berkunjung dari rumah devi


"Ya, benar juga"


"Kalau begitu, kita panggil ustadz Janu saja"


"Dia yang paham akan agama dan hal mistis" ucap Rusmini memberi ide.


Ide rusmini rupanya disetujui oleh ibu-ibu komplek yang lain. Mereka merasa resah karena mereka juga sering kehilangan uang mereka.


Walau tak banyak, tapi jika dihitung tiap hari dan di kumpulkan, uang yang hilang bisa terbilang banyak juga.


akhirnya Rusmini dan Bu rusdi pergi ke tempat ustadz janu.


Rumah ustadz Janu tak jauh. Hanya sekitar 2 kilometer dari kawasan kompeks perumahan.

__ADS_1


__ADS_2