Pelet Selendang Ijo

Pelet Selendang Ijo
Kejadian tak terduga


__ADS_3

Karena penasaran, ustadz Janu masuk ke dalam rumah Devi.


"Permisi, apakah ada orang di dalam?" tanya ustadz Janu sambil mengetuk pintu rumah milik Devi yang terlihat sangat megah itu


Ustadz Janu mulai memanggil untuk kedua kalinnya, namun tak ada jawaban dari dalam rumah. Karena penasaran Ustadz Janu memegang gagang pintu depan rumah milik Devi dan ternyata pintu rumah milik Devi tak terkunci.


Ustadz Janu memberanikan diri untuk masuk ke dalam rumah mewah itu. Walau penghuni rumah tak mempersilahkan dirinya masuk ke dalam rumah, tapi hati ustadz Janu seperti yang ditarik agar segera masuk ke dalam.


"Seperti ada yang tidak beres dalam rumah ini"


"Aku harus segera membantu penghuni rumah" gumam ustadz Janu dalam hati


Ustadz Janu pun berjalan pelan menuju ke arah ruang tamu. Kondisi rumah devi sangat sepi karena Devi dan suaminya berada di ruang rahasia yang diperuntukkan untuk peristirahatan tuyul peliharaan mereka.


Sekitar setengah jam ustandz Janu berputar-putar di rumah itu, namun penghuni rumah tak terlihat batang hidung nya sama sekali.

__ADS_1


Karena merasakan aura negatif yang sangat besar, ustadz Janu mulai memejamkan matanya. Keheningan malam itu membuat batin ustadz Janu melayang jauh dan bisa menerawang jauh aura gaib yang ada di dalam rumah itu.


Jiwa ustadz Janu mulai keluar dari raganya. Sementara itu, raga ustadz Janu duduk di kursi ruang tamu milik devi.


Ketika jiwa ustadz Janu mulai keluar dari raganya, muncullah semua kejadian aneh dalam rumah itu.


Terlihat di lantai, banyak lendir berbau anyir berceceran di lantai. Saat jiwa ustadz Janu berjalan di lantai itu, lendir itulah yang menjadi penghalang jiwa ustadz Janu untuk berjalan cepat.


"Banyak sekali lendir disini"


"Membuat ku berjalan lambat saja" gumam ustadz Janu dalam hati.


Dengan pelan-pelan ustadz janu mulai berjalan ke arah sebuah pintu rahasia. Pintu itu dalam alam gaib terlihat seperti sebuah lorong gua yang dalam


"Ternyata, ada pintu rahasia dalam rumah ini"

__ADS_1


"Lorongnya sangat dalam sekali"


"Aku harus segera memasuki nya karena di dalam ada hawa dedemit liar" gumam ustadz janu dalam hati


Akhirnya ustadz Janu mulai melangkah menuju pintu rahasia itu. Pintu yang sebelumnya dimasuki oleh suami Devi.


Pintu rahasia itu secara gaib mulai terbuka. Muncullah gambaran aneh dari dalam. Bau anyir dan menyengat makin di rasakan oleh ustadz Janu hingga dia menutup hidungnya.


"Bau anyir siapa ini?"


"Baru kali ini aku menemui bau dedemit yang sangat anyir".


"Padahal, aku belum menemui dedemit itu" gumam ustadz Janu dalam hati


Dirinya mulai merasa ingin muntah karena bau yang sangat menyengat itu.

__ADS_1


Rupanya, bau anyir itu berasal dari tuyul peliharaan devi. Karena masih anak keturunan dari kebo ijo, si tuyul memiliki bau badan sama persis dengan ayahnya. Lendir yang menetes dari mulutnya juga sama persis dengan kebiasaan kebo ijo yang masih belum bisa mengontrol air ludahnya.


tak terasa ustadz Janu berjalan masuk ke dalam ruangan gelap itum Semakin lama semakin jauh, dan tibalah di suatu ranjang berwarna merah. Di sana terlihat sosok wanita yang sudah sangat pucat dan tak berdaya sedang menyusui seorang anak kecil mempunyai gigi taring panjang dan berlidah panjang.


__ADS_2