Pelet Selendang Ijo

Pelet Selendang Ijo
Mimpi Aneh


__ADS_3

Rupanya, mereka berdua tak menyadari jika mereka tertidur di tempat itu. Dalam pikiran Sandra, dirinya masih menunggu suara aneh yang ada di tempat itu. Hingga akhirnya, Sandra didatangi dua orang perempuan cantik.


"Hai nona cantik, kenapa kau ada di sini?" tanya salah satu perempuan itu menyapa


"Oh, aku sedang menunggu sesuatu" ucap Sandra sambil melihat ke sekeliling.


Tak ada Doni disamping nya. Kemana ya Doni?" gumam Sandra dalam hati.


"Nona, kau mencari siapa?"


"Sepertinya, kau sedang mencari teman mu?" tanya salah satu Wanita itu.


"Iya benar"


"Aku juga sedang mencari Doni, pacarku"


"Tadi, kita berdua berada di sini menunggu sesuatu"


"Entah mengapa, Doni tak ada disini bersamaku" ucap Sandra sambil memandangi wajah kedua wanita itu.


Kedua wanita itu memakai pakaian yang kembar. Mereka berdua tampak muda dan cantik.


Mereka berdua sama-sama menggunakan selendang ijo yang warnanya berkilau membuat mata sandra Silau dibuatnya.


"Oh ya, kenapa kalian berpenampilan seperti penari?"


"Apakah kalian akan tampil di sebuah pertunjukan?" tanya Sandra penasaran


"Benar"


"Perkenalkan, namaku Tumini dan ini teman ku Rita" ucap Tumini memperkenalkan diri


"Oh ya, aku sandra" jawab Sandra pendek.

__ADS_1


"Kami berdua hampir terlambat"


"Kami mengisi acara pertunjukan di desa sebelah, kebetulan, disana ada pesta dan kami jadi pengisi acara di sana" ucap Tumini sambil melemparkan senyum nya ke araha Sandra.


"Oh, ya"


"Emangnya di desa mana?"


"Bukankah di sini merupakan hutan belantara"


"Sedangkan kalian berdua berjalan kaki" ucap Sandra penuh curiga.


"Nona, kami tak berjalan kaki".


"Ada sopir pribadi yang akan menjemput kami" ucap Tumini sambil memperlihatkan sebuah mobil yang terparkir jelas di belakang mereka.


Sandra terkejut karena sejak awal mereka bertemu, dirinya tak melihat mobil apapun, dan aneh nya, tiba-tiba saja ada mobil mewah di dekat mereka berdua.


"Iya, apakah nona mau ikut?"


"aku akan memperkenalkan engkau dengan majikan ku" ucap Rita kepada Sandra.


Sandra terdiam sejenak mendengar penawaran mereka berdua yang menggiurkan.


Namun, hati kecil sandra masih ragu karena kedua orang itu tak jelas asal-usul nya.


"Nona, bukannya aku tak mau ikut kalian"


"Aku sedang menunggu Doni, pacarku"


"Dia pergi tiba-tiba meninggalkan ku di sini"


"Aku harus menunggunya sebentar saja" ucap Sandra kepada kedua wanita itu.

__ADS_1


"Oh, tempatnya tidak jauh dari sini kok"


"Doni pasti bisa menemukan kamu" ucap Tumini kepada Sandra yang saat itu terlihat kebingungan.


"Lihatlah tempat disana"


"Banyak warga desa yang menunggu pertunjukannya" ucap Tumini menunjukkan tempat dimana dirinya dan Rita akan tampil di sana.


Sandra melihat ke arah tempat yang ditunjuk oleh Tumini.


Tempat itu sangat jelas sekali. Banyak warga dan anak-anak berada di sana.


Lampu menyala dari kejauhan dan suasana terlihat sangat ramai.


Sandra berpikir dalam hati, akal pikiran Sandra untungnya masih berjalan dengan normal sehingga dirinya masih memikirkan hal baik dan buruk jika dirinya ikut dengan kedua wanita itu.


"Nona, aku pikir-pikir dulu deh"


"Aku tetap akan menunggu Doni pacarku"ucap Sandra kepada Tumini dan Rita.


Tumini hanya terdiam mendengar jawaban Sandra.


Setelah terdiam cukup lama, akhirnya Tumini berkata


"Baiklah Nona"


"Kita berangkat dulu ya?"


"Kalau kau berubah pikiran, kau bisa menyusul kami ke desa sebelah"


"Kami berangkat dulu ya?" ucap Tumini kepada Sandra.


Sandra menganggukkan kepala dan mereka berdua tampak menaiki mobil yang memang sudah tersedia di samping mereka

__ADS_1


__ADS_2