
Doni mulai membuka matanya dan terlihat kebingungan
"Dimanakah aku?" tanya Doni penasaran
Disamping Doni ada Sandra dan Ustadz Rosi yang terlihat menenangkan Doni.
"Doni, kau sudah sadar?" tanya Sandra sambil mengusap kepala Doni
"Ya, Sandra"
"Dimanakah aku sekarang?" tanya Doni tetap dalam keadaan kebingungan
"Oh ya Doni, kau berada di tempat yang aman"
"Kau berada di rumah kyai Yusuf" ucap Sandra sambil menatap Doni dalam-dalam.
"Doni, minumlah" Sandra memberikan segelas air minum untuk diminum Doni karena sejak tadi Doni terlihat kehausan.
Bibir Doni sangat kering dan mata Doni sudah terlihat cowong. Wajar saja karena beberapa hari saat Doni tidak sadar, dirinya tak kemasukan makanan apapun.
Doni mulai meneguk air minum yang diberikan Sandra untuknya setelah meminum air itu, Doni mulai sedikit segar kembali dan bisa berbincang lebih fokus dengan Sandra.
"Doni, apakah badan mu sudah enakan?" tanya Sandra sambil menggenggam tangan Doni.
"Yah, Sandra"
"Seperti yang kau lihat sekarang"
__ADS_1
"Memangnya, ada apa dengan ku?"
"Mengapa aku sampai pingsan?" tanya Doni sambil melihat ke arah Sandra dan kyai Yusuf.
"Doni, apakah kau lupa apa yang telah terjadi padamu?" tanya Sandra penasaran
Setelah mendengar pertanyaan Sandra yang sangat aneh baginya, Doni pun menjawab
"Sandra, memangnya, apa yang terjadi padaku?"
"Aku tak mengingat apapun"
"Setahuku, aku tertidur di sini setelah aku selesai mandi di rumah mu" ucap Doni dengan wajah penuh kebingungan.
Sandra pun heran dengan apa yang dialami Doni.
"Sandra, aku tak mengingat apapun setelah selesai mandi"
"Memangnya, apa yang terjadi padaku?" tanya Doni semakin penasaran
Sandra pun berusaha menjelaskan apa yang telah terjadi pada Doni dan sebelum Sandra memberikan penjelasan kepada Doni, kyai Yusuf memotong pembicaraan Sandra.
"Sudahlah Sandra"
"Jangan ceritakan apa yang terjadi pada Doni"
"Biarkan dia menenangkan pikiran nya dulu" ucap kyai yusuf
__ADS_1
"Baiklah kyai" jawab Sandra
Sandra pun diam begitu juga dengan Doni.
Sementara itu, kyai yusuf melihat ke arah belakang Doni. Dalam mata batinnya terlihat dua perempuan cantik berada di belakang Doni. Kedua wanita cantik itu memakai selendang ijo.
"Hei, wanita siluman, keluarlah"
"Jangan sembunyi dibelakang Doni" ucao kyai yusuf sambil menatap tajam ke arah Tumini dan Rita yang memang saat itu berada di belakang Doni.
Doni merinding mendengar perkataan kyai Yusuf karena dirinya tak melihat siapapun di belakangnya.
Rita dan Tumini yang menyembunyikan raganya segera mendekat ke arah kyai Yusuf.
Tampaknya, Tumini dan Rita mencoba berkomunikasi dengan kyai yusuf tanpa harus menggunakan raga manusia mereka.
Dan Setelah cukup lama mereka berbincang, kyai Yusuf tampak mengangguk tanda mengerti.
"Sandra, Doni, keluarlah kalian dari kamarku"
"Aku dan ustadz Rosi sedang bercakap dengan sosok makhluk halus"
"Nanti kalau kami sudah selesai, kalian boleh masuk ke sini lagi" ucap kyai yusuf.
Sandra dan Doni akhirnya pergi keluar dan tinggalah kyai yusuf dan ustadz Rosi yang berada di dalam kamar.
Sandra dan Doni semakin penasaran terhadap peristiwa yang terjadi di depan mata mereka
__ADS_1
Karena mereka tetap saja penasaran, Sandra berusaha mengintip dari luar dan melihat apa yang sedang dilakukan kyai yusuf dan ustads Rosi di dalam kamar