Pencarian Maura

Pencarian Maura
Serangan Awal


__ADS_3

''Kurang ajar!"


Angelo meremas kertas di tangannya hingga tak berbentuk. Tatapannya tajam ke depan dengan sorot mengerikan.


''Wanita tak tau diuntung, sudah ditolong malah menjerumuskan. Jadi, ini balasanmu nenek peyot," geramnya menyeringai.


''Kau sudah menabuh genderang perang, maka bersiaplah dengan serangan balasan dariku."


Beberapa menit yang lalu, salah seorang pelayan mengantarkan sebuah surat. Yang ternyata isinya adalah panggilan kepolisian untuk pemeriksaan sebagai saksi kunci atas keterlibatannya dalam peristiwa pembakaran kediaman Bramasta Haydar.


Sontak, emosi pria itu langsung naik ke ubun-ubun setelah membaca surat tersebut. Tentu saja, dia mengetahui siapa pelakunya. Siapa lagi jika bukan Divia karena wanita itu sempat meminta perlindungan darinya beberapa hari yang lalu.


''Ramon," teriak Angelo memanggil asistennya.


''Saya, Tuan."


''Aku ada tugas untukmu," ujarnya seraya menggerakkan satu jarinya sebagai isyarat untuk mendekat.


Sang asisten pun menurut. Angelo segera memberitahukan tugas apa saja yang harus dilakukan. Ramon tampak menganggukkan kepala tanda mengerti akan tugasnya.


''Lakukan secepatnya!"


''Baik, Tuan," jawab si asisten seraya berlalu dari hadapan tuannya.


...----------------...


 Emru tampak tergesa-gesa memasuki gedung perkantoran dengan raut ketegangan tergambar jelas di wajahnya. Pagi-pagi buta, dia mendapat kabar jika saham perusahaan menurun drastis seperti beberapa waktu yang lalu. Karena hal itupun keuangan perusahaan menjadi kacau, bahkan terancam mengalami kebangkrutan.


''Bagaimana ini bisa terjadi?" tanya Emru dengan suara berat tanpa mengalihkan perhatian dari laporan yang baru diterima


"Tuan Angelo menarik semua sahamnya, bahkan dia membeli sebagian saham yang ada di perusahaan ini. Hanya beberapa puluh persen saja saham yang tersisa."


Emru meletakkan berkas di tangannya. Dia menyandarkan tubuh pada sandaran kursi sambil memijat kening.


''Bagiamana dengan para pemegang saham yang tersisa? Apa mereka masih bersedia berinvestasi di perusahaan ini?"

__ADS_1


''Mereka berencana menarik saham mereka karena merasa tidak menguntungkan. Tapi pihak kita sedang berusaha mencegahnya," jelas asisten pribadi Emru.


''Bagus! Tolong buat mereka tetap bertahan. Untuk sisanya aku akan mengusahakannya," jawab Emru dengan nada lemahnya.


''Adakan rapat mendadak dengan para pemegang saham, sekarang juga!" titahnya.


Sang asisten pun mengangguk, kemudian pamit undur diri.


Tanpa mereka sadari ada seorang wanita yang sedari tadi mencuri dengar percakapan mereka. Dia segera bersembunyi ketika seorang pria keluar dari ruangan yang dia intai.


''Apa jadi perusahaan ini akan bangkrut? Tidak bisa dibiarkan, aku harus memberitahukan berita ini," gumamnya seraya berlalu sebelum ada melihat dirinya.


... ----------------...


[Shita, kita batalkan sepihak pertunangan kita. Perusahaan keluarga Raichand terancam bangkrut. Aku tidak mau rugi.]


Ashita melotot tidak percaya saat membaca pesan yang masuk ke ponselnya. Jari-jari lentiknya segera membalas pesan tersebut.


[Kau jangan mengada-ada, Erika.]


Dia harap-harap cemas menanti balasan dari temannya. Wanita itu segera membuka ponsel ketika sebuah notifikasi masuk ke ponselnya.


Ashita berkali-kali membaca pesan itu, berharap rangkaian kalimat yang terlewat.


''Kenapa jadi seperti ini? Tau begini aku cari mangsa lain,'' gerutunya dengan kesal.


Dia melempar benda pipih ke atas kasur, disusul dengan bantingan tubuhnya. Wanita itu memijat pelipis akibat rasa pening yang tiba-tiba melanda. Perusahaan yang menjadi incaran penyokong dana terancam bangkrut. Itu artinya tidak ada gunanya lagi mempertahankan hubungan ini.


"Tapi apa alasannya?"


Perhatiannya teralihkan pada notifikasi pesan pada ponselnya. Dahinya berkerut ketika Erika mengirimkan sebuah foto. Tanpa pikir panjang Ashita segera membukanya, lalu mendownload untuk melihat kiriman temannya.


Matanya terbelalak ketika screenshot portal berita online menampilkan sebuah artikel yang berjudul


'Istri pengusaha terkenal, Raichand Khan tertangkap polisi karena terbukti ikut aksi pembakaran kediaman Bramasta Haydar.'

__ADS_1


Lengkap dengan foto Divia yang diambil dari arah samping tengah memakai baju khas narapidana berwarna navy, kemudian disusul dengan caption dari Erika.


[Fix, gue mundur. Selain gak mau rugi gue juga gak mau nanggung malu.]


Seuntai senyum tercetak di bibir wanita itu. Kini dia menemukan alasan yang tepat untuk mengakhiri hubungan ini.


''Mundur dan cari mangsa baru," gumamnya menyeringai.


 


...----------------...


''Saya mohon, Tuan-Tuan, tetap bertahanlah di perusahaan kami. Saya akan berusaha keras untuk menstabilkan semua. Saya pastikan dalam waktu dekat semua akan kembali seperti semula," ujar Emru dengan penuh permohonan pada para peserta rapat.


''Mohon maaf, Tuan Emru. Masalahnya, penurunan kali ini lebih anjlok dari beberapa bulan lalu. Kami semua mengalami dampak yang sangat amat terasa. Jadi, kami sepakat untuk mencabut semua saham kami sebelum kami lebih rugi lagi," ucap salah seorang dari mereka.


''Keputusan kami sudah bulat dan tidak bisa digugat. Saya harap Tuan Emru mau menghargai." Salah seorang yang lain menimpali, kemudian disusul jawaban sali g bersahutan dari peserta yang lain.


Rapat berlangsung selama satu jam lebih. Selama itu pula, diskusi mereka lumayan alot karena para pemegang saham bersikukuh ingin menarik saham mereka. Emru hanya bisa menghembuskan nafas kuat. Dia hanya seorang diri bersama sang asisten, sedangkan kondisi kesehatan sang ayah menurun pasca penangkapan ibunya dan Emran tengah melakukan kunjungan rutin pada cabang rumah sakit yang ada diluar kota.


''Aku harus apa?" tanya Emru dengan lesu pada asistennya.


''Turuti saja keinginan mereka, Tuan. Meskipun kita bersikukuh pihak kita akan tetap kalah."


... ----------------...


MENCARI PASANGAN SURGA


Penulis : Nirwana Asri


Blurb :


Sore itu Sofia berniat memberikan kejutan ulang tahun pada kekasihnya. Akan tetapi dia malah mendapat kejutan dari Leo. Laki-laki itu ketahuan berselingkuh dengan seorang wanita yang tak dikenal.


Setelah Sofia putus dari Leo. David laki-laki yang telah lama naksir Sofia mulai berani mendekati gadis berhijab itu.

__ADS_1


Akankah David mendapatkan hati Sofia dengan mudah? Ataukah Sofia malah menutup diri setelah patah hati?



__ADS_2