Pengasuh Pribadi Jadi Istri

Pengasuh Pribadi Jadi Istri
Lemparkan Dia Ke Dalam Penjara


__ADS_3

"Arrrggghhhh!"


Suara teriakan menggema di suatu tempat yang sunyi dan gelap. Dan aroma tempat itu sangat tidak enak untuk di hirup.


"Katakan siapa yang mengirim mu?!"


"Tidak ada yang mengirim saya" ucapnya dengan tubuh gemetar ketakutan.


"Ha ha ha masih tidak mau mengaku? atau aku harus meminta para pria itu menghukum mu lebih dulu agar mau mengaku?"


"Saya mengatakan yang sebenarnya, tidak ada yang mengirim saya" ucap seseorang dengan suara lemahnya. Perempuan itu berusia sekitar 27 tahun.


"Lalu apa mau mu hah? kenapa kamu tega sekali melenyapkan seorang bayi yang bahkan belum lahir ke dunia ini? jawab!" bentaknya


"Katakan siapa yang mengirim mu? jika kamu tak mengatakannya aku pastikan kau dan keluarga mu dalam bahaya"


Perempuan itu gemetar setelah mendengar ancaman itu.


"Tolong jangan lakukan apapun pada keluarga saya tuan, saya mohon" ucapnya sambil bersujud.


"Kalau begitu katakan siapa yang mengirim mu ke mansion, cepat katakan selagi kesabaran ku masih ada. Jika kesabaran ku habis maka tidak peduli kau perempuan atau tidak akan aku pastikan kau babak belur begitu juga dengan keluarga mu" ucap Danial dengan suara yang terdengar sangat menyeramkan.


"Akan saya katakan akan saya katakan tuan"


"No...nona Dhana, tuan. Nona Dhana yang mengirim saya ke sana untuk menghabisi bayi yang di kandung nona Dina"


Danial menyeringai, sungguh sangat menyeramkan. Pelayan itu pun nampak sangat ketakutan melihat raut wajah Danial.


Walaupun matanya tak bisa melihat tapi seringai di wajahnya sudah lebih dulu membuat takut lawannya.


"Jebloskan dia ke penjara, buat dia menerima hukuman seberat mungkin"


"Ampuni saya tuan, tolong ampuni saya" ucap perempuan itu memohon di kaki Danial.


Danial menghempaskan tangan perempuan yang menyentuh kakinya.


"Di saat kamu berniat menghabisi bayi ku apakah kamu berpikir untuk mengampuninya? tidak bukan? jadi kamu tidak berhak mendapat pengampunan ku. Bahkan sekalipun kamu memohon pada istri ku, aku tidak akan biarkan kau mendapatkan pengampunannya" ucap Danial terdengar sangat menyeramkan.


"Seret dia dan segera lemparkan dia ke dalam penjara"


"Baik" sahut anak buah Danial lalu membawa pergi perempuan itu.


"Tidak tuan ampun tolong ampuni saya!" teriak perempuan itu


"Tuan! Tuan! ampuni saya!"


"Dani" panggil Danial


"Ya bos"

__ADS_1


"Hancurkan karir Dhana dan segera bawa dia pada ku, hari ini juga" ucap Danial


"Baik bos" jawab Dani.


3 jam kemudian.


Di sebuah studio.


"Apa?" teriak seorang sutradara lalu dia menatap ke arah seorang perempuan cantik yang telah siap untuk pemotretan sampul film yang akan dia bintangi.


"Baik, baik tuan" ucap pak sutradara.


Panggilan berakhir, sutradara itu melangkah dengan marah ke arah perempuan cantik itu.


"Ada apa pak sutradara?" tanyanya sambil tersenyum.


"Ada apa! Kamu tanya ada apa! Kamu mau membuat karir ku hancur hah!" teriak sutradara itu


"Tunggu sebentar pak, sebenarnya ada apa ini?" tanya managernya


Semua staff mulai berkumpul mendekat ke arah keributan.


"Dhana siapa yang telah kamu singgung hah!" ucap pak Sutradara.


"Apa maksud anda pak?" tanya Dhana tak mengerti.


Pak sutradara menyalakan layar TV yang ada di studio itu.


Semua orang yang ada di studio langsung menatap ke arah TV.


'Gosip panas kali ini datang dari seorang model cantik yang tengah naik daun saat ini. Saat ini model cantik ini tengah sibuk menyiapkan Syuting sebuah film yang di sutradarai oleh sutradara terkenal'


Di layar itu, menampakkan seorang perempuan yang tak lain adalah Dhana.


Tengah keluar dari dalam hotel bersama pria tua yang berbeda setiap harinya.


Dan video Dhana yang tengah mengisap narko tika. Bukan hanya Video itu saja, kelakuan Dhana saat tengah membully seorang model pendatang baru pun juga ikut di tampilkan.


Nampak Video itu memperlihatkan Dhana yang tengah memukuli seorang model pendatang baru, dia juga menyulut rokok ke kulit model pendatang baru itu.


Dan masih banyak lagi video yang di tampilkan di layar itu.


Orang-orang yang ada di sana nampak sangat terkejut. Begitu pula dengan Dhana dan managernya.


Bisikan para staff mulai terdengar.


"Aku tidak menyangka di balik wajah cantiknya yang seperti bidadari ternyata tersimpan sifat yang sangat mengerikan"


"Kenapa baru sekarang video-video itu muncul? sebelumnya siapa orang kuat yang menutupi semua keburukannya?" tanya salah satu staff.

__ADS_1


"Dia pasti menyinggung orang yang menutupi semua keburukannya karena itulah sekarang orang kuat itu menghancurkannya"


"Mungkin sekarang orang itu menyesal karena pernah memeliharanya" ucap salah satu staff sambil tertawa pelan.


"Dia adalah monster dari segala monster"


"Benar sekali, dia adalah yang terburuk. Aku tidak pernah melihat skandal sebesar ini, dia mengambil semua skandal-skandal dan menyatukannya untuk dirinya" ucap salah satu staff, lalu semua staff mulai tertawa mengejeknya.


"Tidak, itu tidak mungkin! ini fitnah itu tidak benar. Itu bukan saya!" teriak Dhana


"Bukan kamu bagaimana! lihat baik-baik tempat kamu membully pendatang baru itu adalah studio ini! bahkan banyak saksi mata saksi saat itu terjadi tapi kami memilih diam karena tidak mau film ini rusak dan sekarang malah terbongkar!" teriak sutradara itu.


"Tidak pak, itu tidak benar pak"


"Sudahlah! kita batalkan kontrak kita. Aku tidak mau berurusan dengan mu"


"Pak tidak bisa begitu pak! Anda sudah berjanji akan menjadikan saya sebagai pemeran utama di film anda"


"Ya aku memang menjanjikan hal itu karena melihat nama baik mu, tapi tidak lagi nama baik mu sudah rusak karena tingkah laku mu yang buruk"


"Para investor juga akan menarik semua dana mereka jika film ini di tetap lanjutkan dengan kau sebagai pemeran utamanya"


"Aku tidak bisa mempertaruhkan karir semua orang hanya demi kamu seorang. Dan juga film ini tidak akan pernah di kerjakan walaupun kamu tetap sebagai pemeran utamanya karena para investor akan mencabut dana mereka. Jadi percuma saja" ucap pak sutradara lalu pergi dari sana meninggalkan Dhana yang nampak sangat syo.


"Pak! Pak sutradara!" teriak Dhana sambil mengejar pak sutradara, managernya mengikuti dari belakang.


Beberapa saat kemudian.


Di dalam mobilnya Dhana nampak sangat frustrasi. Sedangkan managernya tengah sibuk menerima telpon dari pihak yang akan bekerja sama dengan Dhana.


Mereka semua membatalkan kontrak kerja dengan Dhana.


"Bagaimana ini Dhana? sebenarnya siapa yang kamu singgung? bukankah selama ini kamu aman-aman saja"


Dhana memijat kepala yang sangat sakit.


"Apa ini perbuatan Danial?" tanya Dhana dalam hati.


Tadi pagi Dhana baru menerima laporan dari orang suruhannya yang ada di kediaman nenek Dharma.


Dia menerima laporan bahwa tugasnya sudah selesai dan bayi Danial sudah mati.


"Tidak tidak mungkin, apa yang bisa dilakukan pria buta sepertinya" ucap Dhana dalam hati, meremehkan Danial.


Di saat Dhana merenungi semuanya, mobil yang dia tumpangi tiba-tiba mengerem mendadak.


"Apa kamu tidak bisa menyetir!" teriak Dhana pada supirnya.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2