Pergi Karena Cinta

Pergi Karena Cinta
Episode 107


__ADS_3

Pagi harinya, Daniel sudah siap untuk berangkat ke Amrik! Nayla pun sudah menyiapkan keperluan Daniel yang harus di bawa, dan tentu saja Nayla dana Sheryl akan mengantarkannya sampai ke bandara.


Sesampainya di bandara, sebelum Daniel benar2 berangkat, dia memeluk Nayla juga Sheryl secara bergantian.


"Kalian hati-hati di rumah, jangan sering keluar ya!" pesan Daniel kepada Nayla dan Sheryl.


"Mas juga hati-hati, makan yang teratur biar mas sehat terus! Dan cepat kembali!" jawab Nayla.


Daniel pun tersenyum dan mencium kening Nayla.


"Kamu juga, yang nurut sama momy kamu! jangan bandel!" ujar Daniel kepada Sheryl.


"Ish Dady... emang ku suka bandel!" jawab Sheryl tidak terima.


Daniel pun tersenyum dan mencium kening Sheryl juga.


"Dady bakal kangen kalian!" ujar Daniel sambil memeluk Nayla juga Sheryl berbarengan.


"Iya dad, Sheryl juga bakal kangen sama Dady." ujar Sheryl.


"Ya sudah, mas berangkat dulu ya sayang!" ujarnya pamit kepada Nayla, tak lupa pamit juga kepada Sheryl.


Daniel pun pergi, berat sekali rasanya meninggalkan anak dan istrinya berdua di Indonesia, namun dia juga tidak bisa mengajak mereka karena Sheryl juga tidak bisa libur kuliah.


Nayla dan Sheryl pun kini kembali, sekarang merek sedang berada di mobil dengan Sheryl yang mengendarai mobilnya.

__ADS_1


"Mom, ngemall dulu yuk!" ajak Sheryl.


Namun Nayla hanya diam saja, karena hari dan pikirannya hanya tertuju kepada Daniel, Nayla berdoa dalam hatinya, semoga suaminya selamat sampai tujuan dan permasalahan di kantor pusat cepat selesai.


"Mom!" panggil Sheryl sambil menepuk pelan pundak Nayla, hingga Nayla tersadar.


"eh . Iya kenapa Sher?" tanya Nayla.


"Kamu ngelamun ya! Sebenernya Dady kenapa tiba-tiba pergi ke Amrik?" tanya Sheryl kembali.


"Eh, aku hanya kepikiran Dady mu aja! Kan semenjak nikah baru kali ini jauh." ujar Nayla sambil tersenyum malu.


"Cieee yang udah bucin!" ujar Sheryl.


"Hahaha..." suara tawa Sheryl.


"Tapi mom, kenapa Dady tiba-tiba pergi ke Amrik?" tanya Sheryl yang masih penasaran, Karen tak sempat bertanya kepada Daniel.


"Semalem waktu momy menghubungi Dadymu bilang kalau di kantor pusat sedang ada masalah, dan mengharuskan mas Daniel ke sana! Makanya Dady mu langsung pergi hari ini biar masalahnya gak berlarut-larut." jawab Nayla.


"Oh pantes, tapi aku emang kurang ngerti sih kalau permasalahan kantor begini! Jadi gak bisa bantu Dady." ujar Sheryl.


"Gak apa-apa, kan kamu calon dokter! Jadi keahlianmu memang bukan di sana." jawab Nayla.


"Kita doakan saja supaya masalah nya tidak terlalu patal, dan mas Daniel cepat kembali ke sini!" ujar Nayla.

__ADS_1


"Amin." jawab Sheryl.


"Ya udah mom, kita shoping yukk!" ajak Sheryl.


"Shoping apa?" tanya Nayla.


"Apa ge yukk, udah lama nih kita gak keluar bareng!" ujar Sheryl.


"Kamu hari ini gak ada jam belajar emang?" tanya Nayla.


"Sebenernya aku ada kelas pagi tadi, tapi karena Dady tiba-tiba mau pergi ke Amrik dadakan, jadi aku izin sama dosennya tadi!" jawab Sheryl.


"Gimana kalau kita berwisata aja, sambil menghirup udara segar!" usul Nayla.


"boleh juga tuh, Ayuk mom!" jawab Sheryl senang.


"Ayuk.." ujar Nayla.


Mereka pun pergi ke salah satu tempat wisata alam yang ada di kota B, tak lupa Nayla mengirimkan pesan kepada Daniel karena kalau menelpon pasti saat ini Daniel sudah berada di pesawat.


☘️ Sekian dulu.☘️


Hay Hay Hay, yang kangen sama author..


Maaf ya author baru update karena kemaren author sedang ketimpa musibah hingga badan author drop dan pikiran author lagi tidak bisa berpikir. Mohon maaf ya... Doain author biar sehat selalu.. Amin

__ADS_1


__ADS_2