Pergi Karena Cinta

Pergi Karena Cinta
episode 40


__ADS_3

Setelah Nayla setuju, semua orang pun langsung sibuk menyiapkan pernikahan dadakan ini. ayah selaku wali dari Nayla pun memanggil ustad yang ada di tempatnya sebagai Amil yang nantinya akan menikahkan Nayla dan Daniel. Ayah juga buru-buru mengabari abang-abangnya Nayla yang lain, meski masih satu kota namun beda kecamatan pasti harus memakan waktu sekitar 1 jam untuk sampai di rumah ayah, ayah sudah mengira akan banyak pertanyaan yang akan anak-anaknya lontarkan namun ayah hanya menjawab jika sudah di rumah baru di jelaskan.


Ayah juga memanggil pak RT, pak RW juga tetangga yang dekat rumahnya termasuk keluarga dekatnya. Semua orang terkejut mendengar Nayla mau menikah apalagi ini secara mendadak tak ada persiapan apa pun. asalnya orang mengira yang tidak-tidak pada Nayla, namun Daniel dan ayah mampu menjelaskan semuanya kepada mereka hingga mereka pun lega.


Daniel pun mencoba memesan masakan yang sudah siap saji juga makanan cemilan seperti kue basah, bolu dan lain-lainnya, mumpung masih ada waktu sekitar 3 jam dari sekarang. Karena pelaksanaan akad nikah akan dilaksanakan setelah solat ashar.


Tetangga dan keluarga pun membantu mempersiapkan ala kadarnya di rumah Nayla dengan hiasan seadanya. Nayla pun nanti bakal di rias dengan memakai kebaya putih karena Lusi ingin Nayla terlihat menawan walau hanya pernikahan siri dulu.


Satu jam telah berlalu, abang Nayla pun satu persatu telah datang bersama anak istrinya, mereka begitu kesal karena di beritahu secara mendadak namun setelah penjelasan dari ayahnya mereka pun bisa terima, mereka pun mendoakan kebaikan untuk Nayla, tak lupa para istri-istri mereka pun memeluk ibu dan Nayla juga mengucapkan selamat pada Nayla.


****


Saat Nayla sedang di rias di kamarnya, Riyan masuk ke dalam dan memperhatikan adiknya. Ryan sangat menyayangi Nayla maka dari itu dia ingin berbicara dulu sebelum akad nikah terjadi.


"Teh apa masih lama?" ujar Riyan kepada tukang rias Nayla


"Tidak a sebentar lagi, tinggal memakai mahkota dan bunga melatinya" ujar sang perias.


"Baiklah saya tunggu" ujar Riyan membuat Nayla heran langsung menatapnya aneh.


"Aa ingin bicara empat mata sama kamu." ujar Riyan pada Nayla, karena dia tau maksud dari Nayla yang menatapnya.


Setelah selesai , sang perias pun langsung pamit keluar yang di angguki oleh Nayla dan Riyan. Riyan pun mencoba mengunci kamar Nayla agar tidak ada yang mengganggunya berbicara serius dengan Nayla.


"Ada apa a?" tanya Nayla.


"Kamu begitu cantik, apalagi sekarang di rias begini." ujar Riyan memandang wajah cantik adiknya.


"Ah aa bisa aja, aa kenapa? ada yang aa pikir kan?" ujar Nayla.


Riyan pun duduk di sebelah Nayla lalu menggenggam tangan Nayla.


"Kamu yakin dengan pernikahan ini Nay? jika kamu tidak yakin katakan pada aa, biar aa yang menjelaskan pada yang lain! sebelum semuanya terlambat Nay." ujar Ryan.

__ADS_1


"Aa aku sudah yakin, makanya aku menerimanya lagian kami saling mencintai." ujar Nayla bohong, dia tidak ingin Ryan menghawatirkannya.


"Kamu bohong Nay, memang kamu pikir aa tidak tau tentang Rangga! kamu mencintainya Nay walaupun kalian di pisahkan karena jarak, kamu saat ini sedang menunggunya Nay, jangan kamu memaksakan semuanya! aa ingin kamu bahagia." ujar Ryan sendu sambil menatap Nayla.


Nayla yang mendengar Ryan mengetahui tentang Rangga pun terkejut namun dia menyembunyikan rasa terkejutnya agar Ryan tidak menghawatirkannya lagi.


"Tidak aa itu dulu, sekarang sudah tidak lagi, memang aku sempat menunggunya tapi setelah dia tidak mengabari aku selama hampir setengah tahun aku pun menjadi menyerah a, mungkin aku dan Rangga tidak berjodoh, malah aku berjodoh dengan dady sahabat aku sendiri itu lucu kan a?" ujar Nayla sambil terkekeh. Ryan hanya diam saja, dia tau Nayla mencoba menyembunyikan semuanya, tapi dia juga tidak bisa memaksa Nayla untuk berkata jujur padanya, dia hanya berusaha yang terbaik untuk adiknya.


"Ya sudah kalau memang Daniel pilihan dari hatimu aa lega, semoga pilihanmu adalah yang terbaik untukmu, aa hanya bisa mendoakan supaya kamu bahagia dengan pernikahanmu ini." ujar Riyan .


"Iya aa terimakasih." ujar Nayla sambil tersenyum.


Ryan pun bangkit dari tempat duduknya lalu membuka pintu kamar Nayla, sebelum benar-benar keluar Riyan menatap adiknya sekali lagi, Nayla yang melihat pun mencoba tersenyum kepada Ryan, lalu setelah itu Ryan benar-benar pergi dari sana.


"Maafkan aku a, aku tidak bisa jujur denganmu, semoga pilihan yang aku ambil adalah pilihan yang terbaik a." ujar Nayla dalam hati.


Tak lama setelah Ryan keluar, datanglah ibu bersama Sheryl.


"Masya Alloh anak ibu cantik banget!" ujar ibu terpesona dengan kecantikan Nayla.


"Aku senang hari ini Nayla, makasih sudah mau nerima dady , terimakasih sudah mau menikah dengan dady , terimakasih sudah mencintai dady, walau aku kesal kamu gak jujur sama aku, tapi sekarang aku bahagia!" ujar Sheryl lagi.


"Dan maaf Nayla aku ikut dalam kebohongan dady." ujar Sheryl dalam hati.


"Iya sama-sama, kamu doakan aku ya supaya aku bisa menjadi istri sekaligus ibu yang baik untukmu." ujar Nayla.


"Dan bisa mencintai Dady mu." ujar Nayla lagi dalam hati.


Mereka pun melepas pelukannya saling melempar senyum.


"Nayla selamat nak, hari ini kamu akan menjadi seorang istri, ingat ya patuhi suamimu, dahulukan dia di bandingkan orangtuamu! tanggung jawabmu dari kami berubah menjadi tanggung jawab suamimu nantinya, semoga rumah tangga kalian bahagia dan mendapat ridho dari Alloh, ibu selalu mendoakan yang terbaik untukmu, jika kau tidak sanggup menghadapi masalah mengadulah kepada Alloh, jika kelak suamimu memperlakukan tidak baik, maka pulanglah rumah ini selalu terbuka untukmu!" ujar ibu memberi nasehat kepada Nayla sambil mengelus tangan Nayla.


"Iya ibu terimakasih nasehatnya, Nayla akan selalu mengingatnya! terimakasih ibu sudah menyayangi Nayla, terimakasih karena selalu mendukung Nayla, maaf Nayla belum bisa menjadi anak yang baik untuk ibu juga ayah, maaf Nayla belum bisa bahagiakan ibu dan ayah." ujar Nayla sambil menahan tangisnya.

__ADS_1


"Menyayangimu dan mendukungmu adalah kewajiban orangtua kepada anaknya, selama anaknya ada di jalan yang baik, kebahagian ibu adalah melihatmu bahagia, jadi bahagialah Nayla." ujar ibu sambil memeluk Nayla dengan tangis haru.


Sheryl yang melihatnya pun ikut menangis sambil mengelus punggung Nayla.


Adzan ashar pun sudah terdengar, mungkin Daniel dan keluarganya yang laki-laki sedang melaksanakan solat ashar berjamaah di masjid, baru setelah itu melaksanakan akad nikah.


Nayla masih di kamar yang di temani oleh Sheryl,.lalu Kaka ipar Nayla yang bernama Laela istri dari Abang pertamanya yang bernama Saeful pun masuk ke dalam kamar Nayla dan langsung menghampiri nayla untuk memberitahukan bahwa akad nikah akan di laksanakan sebentar lagi.


"Nayla!" ujarnya sambil tersenyum.


"Kamu cantik banget, pasti calon suami mu nanti akan terpesona." ujarnya.


"Terimakasih teteh." ujar Nayla.


"Oh iya sebentar lagi akadnya akan dilaksanakan, kamu akan ke sana setelah akad sudah di ucapkan, teteh berdoa semoga ini awal kebahagian untukmu, semoga rumah tanggamu di ridhoi Alloh dan mendapatkan Rahmat dan keberkahan dari Alloh." ujar teh Laela sambil tersenyum.


"Iya teh amin, terimakasih." ujar Nayla sambil membalas senyuman teh Laela, lalu mereka berbincang ringan mengenai pernikahan Nayla yang mendadak ini .


****


Di dalam ruang tamu di rumah Nayla, kini sudah terlihat ramai, para tetangga sodara dari pihak Nayla sudah berdatangan untuk menyaksikan akad pernikahan dari saudari mereka yaitu Nayla. Daniel juga memanggil sodara jauhnya yang berada di kota yang sama untuk menjadi saksi pernikahannya dan kini sudah berada di sanah dari 2 jam yang lalu.


Setelah rangkaian-rangkaian acara dan patuah juga nasihat dari ustad yang akan menikahkan Nayla dan Daniel, kini saatnya Daniel mengucapkan akad nikahnya bersama nayla. Ayah dan Daniel pun berjabat tangan untuk melakukan janji suci pernikahan yang di pandu oleh ustad.


"SAUDARI DANIEL ATMAJA WIRATAMA SAYA NIKAHKAN DAN KAWINKAN ENGKAU DENGAN ANAK KANDUNG SAYA NAYLA ANGGRAENI BINTI DADAN DENGAN MASKAWIN UANG TUNAI SEBESAR 500 JUTA RUPIAH DI BAYAR TUNAI" UCAP AYAH.


" SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWIN NYA NAYLA ANGGRAENI BINTI DADAN DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI BAYAR TUNAI" UCAP DANIEL dengan sekali napas.


"SAH" ujar para saksi.


Lalu Daniel meneteskan air matanya, kini dia telah menjadi seorang suami.


"Ya Alloh semoga pernikahan ini engkau ridhoi dan jadikanlah hamba suami yang soleh untuk istri hamba nanti amin." ujarnya dalam hati.

__ADS_1


Lalu sang ustad pun langsung membacakan doa untuk sang kedua pengantin.


☘️ Akhirnya sah menjadi suami istri Nayla dan Daniel , bagaimana nanti kelanjutan rumah tangga mereka , akan kah Nayla mencintai Daniel. Yukk ikutin terus kisah nya, jangan lupa kasih author semangat ya dengan tinggalkan like ,vote and comen terimakasih. 😁😁🙏🙏☘️☘️


__ADS_2