Pergi Karena Cinta

Pergi Karena Cinta
Episode 23


__ADS_3

 Kini hari telah menunjukan waktu malam tepatnya jam 7.30 malam, didalam kamar Daniel setelah melaksanakan solat isya, dia duduk di sofa menghadap ke jendela.


Daniel menatap langit, sambil memikirkan tentang apa yang tadi dibicarakan pada Sheryl. Daniel takut Sheryl jadi membenci Nayla, Daniel tidak rela jika persahabatan putrinya hancur hanya karena perasaannya kepada Nayla.


Daniel janji jika Sheryl tidak mengizinkannya mendekati Nayla, dia akan membuang perasaan nya kepada Nayla, padahal tadinya Daniel berniat mencoba untuk membujuk Sheryl tapi ketika melihat raut wajah Sheryl, Daniel membatalkan niatnya.


  Daniel melihat ke arah pergelangan tangannya, ini sudah waktunya makan malam malah telat menurut Daniel, dia pun bangkit dan turun ke bawah lalu berjalan menuju dapur.


"Bi apakah Sheryl sudah makan?" ujar Daniel ketika melihat sang artnya sedang berada didapur yaitu bi sumi.


"Sudah tuan, tadi nona meminta makannya di antarkan ke kamar." jawab bibi.


"Tuan mau di siapkan makan?" tanya bibi.


 


"Syukurlah, iya bibi siapkan makan untukku!" jawab Daniel.


"Baik tuan." jawab bibi.

__ADS_1


"Sepertinya nona dan tuan sedang ada masalah." ujar bibi dalam hati.


Bi sumi pun menghidangkan makan malam untuknya, lalu Daniel dengan segera melahapnya meski pun tidak nafsu makan, Daniel tetap memakannya karena dia tidak ingin tumbang, jika dia tumbang siapa yang akan menjaga Sheryl.   


Setelah makan Daniel langsung kembali lagi ke kamar, setelah sampai dikamar dia mendengar ponselnya berbunyi tanda ada panggilan masuk padanya, Daniel pun berjalan menuju meja dimana ponsel nya berada.


Dia pun duduk di sofa dan melihat Naylalah yang memanggilnya, Daniel heran tumben sekali Nayla memanggilnya dan ada apa? Daniel pun menekan tombol terima.


"Hallo assalamualaikum pak Daniel." ujar Nayla. 


"Waalaikumsalam, iya Nayla ada apa?" jawab Daniel.


"Iya tidak apa-apa Nayla.... Sheryl pulang ke mansion, karena sudah rindu dengan Dadynya, tadi dia sedikit gak enak badan mungkin ponsel nya dia matikan agar bisa beristirahat, terimakasih telah menghawatirkan anak saya." jawab Daniel dengan suara lembut.


Nayla tertegun baru kali ini Daniel berbicara dengan lembut.


" Baik pak, saya lega mendengarnya mohon maaf ya pak telah mengganggu, Assalamualaikum." ujar Nayla.


" Iya Nayla waalaikumsalam." jawab Daniel . Lalu panggilan pun terputus, Daniel pun menghela nafas nya.

__ADS_1


" Nayla begitu baik padamu Sheryl, jangan sampai kamu membencinya hanya karena perasaan dady." ujar Daniel.  


Dia pun bangkit berjalan ke arah tempat tidurnya, dia ingin mengistirahatkan badannya, besok pagi baru dia akan berbicara lagi dengan putrinya! dia juga besok bakal telat datang ke kantor, biarkan saja untuk sesekali, lagian siapa yang akan memarahinya karena dia bosnya . Sekarang Daniel ingin membiarkan Sheryl sendiri dulu.


"Dady mencintai mu Sheryl." ujarnya sambil mencoba untuk memejamkan mata.


****


Di sebuah apartemen tentunya didalam kamar Nayla, Nayla begitu lega setelah menelpon Daniel.


" Alhamdulillah tidak terjadi sesuatu yang buruk terhadap mu Sher, semoga badan kamu cepat pulih ya." ujar Nayla sambil menatap ponsel nya.


Lalu dia pun bangkit untuk mengisi daya ponselnya, kembali lagi ke tempat tidur.


Ini sudah waktunya untuk tidur, Nayla juga sudah melaksanakan sholat isya, jadi dia bisa tidur dengan tenang, dia tidak ingin besok bangun kesiangan karena sebelum ke kantor Nayla ingin mampir ke mansion Daniel untuk melihat Sheryl juga untuk mengantarkan sarapan Sheryl.


~ Maaf baru up, semoga suka ~


Mohon dukungannya like and vote jangan lupa tinggalkan komentar terimakasih 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2