
1 jam kemudian Sheryl membuka matanya, ternyata sejak tadi Sheryl sudah terbangun lebih tepatnya saat dia merasakan tempat tidurnya yang bergoyang, mau bangun dia tidak enak terhadap kedua orang yang ada di belakangnya yang sedang melakukan hal yang tidak boleh dia lihat! bagaimanapun juga Sheryl sudah dewasa bisa mengerti apa yang sedang Daniel dan Nayla lakukan.
"Mereka sudah tidur belum ya" ujar Sheryl dalam hati sambil mencoba menengok ke belakang.
"Alhamdulillah mereka sudah tidur pulas, lebih baik aku tidur di kamarku saja." ujarnya lagi ketika melihat Daniel dan Nayla tidur sambil berpelukan.
Sheryl pun bangkit dari tidurnya dengan pelan-pelan agar kedua insan yang sedang tertidur pulas tidak terbangun.
Setelag berhasil bangun Sheryl pun melihat ke arah Daniel dan Nayla terlebih dahulu sebelum keluar dari kamar mereka.
"Semoga selamanya kalian seperti ini, semoga juga kalian tidak terpisahkan sampai maut memisahkan dan saling mencintai, Amin." ujar Sheryl dalam hati sambil menatap mereka berdua.
Sheryl pun keluar dari kamar Daniel menuju kamarnya sendiri yang Daniel pesan,setelah sampai tempat tidur dia pun berkata.
"akhirnya bisa tidur nyenyak, besok-besok aku gak mau lagi menjahili dady! lebih baik aku tidur di sini daripada aku merasakan gempa di tempat tidur."
Sheryl pun tidur kembali karena sudah mengantuk.
****
Nayla terbangun karena mendengar alarm di ponselnya yang menunjukan waktu sudah jam 4 pagi, dia pun membuka matanya dan langsung menatap wajah suaminya sambil meraba wajah suaminya.
"Sepertinya akan mudah bagiku untuk mencintaimu mas, melihat kamu begitu menjadikan diriku ratu! terimakasih mas! aku janji akan melupakan masa lalu dan membuka hati ini untukmu." ujar Nayla dalam hati.
Setelah itu Nayla pun lantas bangun dari tidurnya karena takut nanti Sheryl akan menyadari posisi tidur mereka, tapi pas dia menoleh ke arah Sheryl dia tidak menemukan Sheryl.
"Dimana Sheryl?" ujar Nayla.
"Bukannya dia tidur di sini?" ujarnya lagi.
Nayla pun bangkit dari duduknya untuk mencari Sheryl, namun pas dia sudah mencari ke setiap sudut kamarnya bahkan kamar mandinya dia tidak menemukan Sheryl hingga Nayla menjadi panik dan mencoba membangunkan Daniel.
"Mas bangun mas!" ujar Nayla sambil menggoyangkan tubuh Daniel.
"Kenapa sayang?" jawab Daniel sambil membuka matanya.
"Sheryl gak ada di kamar mas!" ujar Nayla dengan nada panik.
Daniel pun langsung bangkit dari tidurnya.
"Apa!" ujar Daniel sambil melirik ke arah sisi tempat tidur yang semalem Sheryl tempati.
"Mungkin di kamar mandi sayang!" ujar Daniel.
"Tidak ada mas, aku sudah mencarinya." jawab Nayla.
Daniel pun seketika mengingat bahwa Sheryl juga dia pesankan kamar dia sendiri di sini, apa mungkin Sheryl pindah ke kamarnya sendiri? dalam benak Daniel bertanya.
Daniel pun bangkit untuk mengecek pintu kamarnya! ketika dia cek pintu kamar tidak terkunci Daniel pun bernafas lega, mungkin benar dugaannya bahwa Sheryl pindah ke kamar dia sendiri.
Deg...
"jangan-jangan semalam Sheryl? ya ampun kalau sampai Nayla tau bisa-bisa dia menghukumku dengan berpuasa! no itu tidak boleh terjadi." batin Daniel.
Daniel pun kembali berjalan kembali ke arah Nayla
Nayla yang melihat Daniel berjalan kembali ke arahnya setelah mengecek pintu pun bertanya.
"Kenapa mas? Sheryl gimana?" tanya Nayla.
"Kamu tenang saja sayang! sepertinya dia pindah tidurnya di kamar dia sendiri." jawab Daniel.
__ADS_1
"Masa mas, dia pindah jam berapa?" tanya Nayla lagi.
"Mas juga gak tau sayang, ini hanya tebakan mas saja." jawab Daniel.
"Sudah sebentar lagi subuh, kita mandi wajib dulu setelah itu kita solat subuh berjamaah dahulu! baru nanti kita cek ke kamar dia." ujar Daniel.
"Baiklah mas." jawab Nayla sambil mencoba menenangkan hatinya.
Seperti yang di katakan Daniel setelah mereka solat berjamaah, mereka pun mencoba mengecek ke kamar Sheryl untuk memastikan apakah Sheryl ada di kamarnya.
Daniel pun memencet bel yang ada di depan pintu kamar Sheryl berkali-kali hingga akhirnya pintu pun terbuka.
"Sheryl!" ujar Nayla dan Daniel ketika melihat Sheryl yang berada di balik pintu.
"Syukurlah kamu ada di sini, aku kira kamu kemana!" ujar Nayla.
"Hehehe maaf aku tidak bilang dulu saat pindah kamar." ujar Sheryl.
"Ya sudah kamu cepetan solat! sudah siang, nanti kita sarapan bersama." ujar Daniel.
"Baik dady." jawab Sheryl.
"Ya sudah dady sama momy balik ke kamar lagi!"
"Iya Dady."
Daniel dan Nayla pun kembali lagi ke kamar mereka, setelah sampai Nayla langsung saja berjalan ke arah sofa dan Daniel mengunci pintu.
"Sayang!" ujar Daniel ketika dia duduk di samping Nayla.
"Kenapa mas?" tanya Nayla.
"Sheryl kan nanti ke kamar kita lagi, dia juga pasti lama kan ya mandi dan solat dulu." jawab Daniel.
"Kita ibadah dulu yuk sayang! sebelum Sheryl ke sini lagi." ajak Daniel.
"Ya Alloh mas, apa semalem belum puas juga." ujar nayla sambil menggelengkan kepalanya.
"Hehehe semalamkan kita cuma satu ronde saja, itu pun kita melakukannya pelan-pelan! mas masih pengen." ujar Daniel.
"Apa semua laki-laki yang menduda lama seperti ini mas?" tanya Nayla.
"Ya mana mas tau sayang, Ayuk ah jangan nolak suami dosa." jawab Daniel.
Ketika Nayla ingin membalas perkataan Daniel, Daniel pun langsung menggendong Nayla hingga Nayla kaget dan menjerit.
"Ahhh........ mas kamu ini." ujar Nayla.
Daniel pun tersenyum lalu berjalan ke arah tempat tidur dan terjadilah pergulatan panas mereka.
****
Setelah selesai mandi dan solat, Sheryl pun keluar dari kamarnya berjalan menuju kamar Daniel dan Nayla.
ketika dia sampai di depan pintu, Sheryl pun mencoba membuka pintunya namun pintu terkunci dari dalam. Sheryl pun menekan bel pintu kamar Daniel, tak lama Nayla pun membukakan pintunya.
"Sheryl kamu sudah selesai." tanya Nayla.
"Sudah Nay eh momy." jawab Sheryl sambil tersenyum.
"Ya sudah ayo kita sarapan, kamu ko lama?" ujar Sheryl.
__ADS_1
"Hehehe tadi setelah solat aku ketiduran lagi." jawab Sheryl berbohong karena tadi dia sengaja berlama-lama di kamarnya setelah solat takut mengganggu waktu mereka berdua.
"Ya sudah, dady mu sudah menunggu." ujar Nayla karena waktu menunjukan pukul 7 pagi, pas untuk melakukan sarapan pagi.
Ketika sampai di balkon kamar, Sheryl melihat dadynya sudah berada di sana dengan berbagai hidangan sarapan di atas meja.
Sheryl dan Nayla pun duduk berdampingan dan mereka pun memulai sarapannya.
"Hem... Sheryl kenapa semalam kamu pindah tidurnya? tanya Nayla.
"Semalam aku merasakan gempa yang sangat dahsyat my di tempat kasur, hingga aku tidak bisa tidur! apa momy tidak merasakannya?" ujar Sheryl sambil mengedipkan matanya pada Daniel.
Daniel yang mendengar perkataan Sheryl pun langsung tersendat makanannya sendiri karena dugaannya ternyata benar.
"Uhuk...uhuk...uhuk..." suara Daniel terbantuk.
Nayla pun mencoba memberikan air putih kepada Daniel.
"Kamu tidak apa-apa mas?" tanya Nayla.
"Iya aku tidak apa-apa" jawab Daniel membuat Sheryl tersenyum jahil yang langsung di pelototi Daniel.
"Ya sudah, tapi mas apa kamu juga merasakan gempa seperti Sheryl? ko aku gak ngerasa ya mas!" ujar Nayla dengan polosnya membuat Sheryl tertawa.
"Hahahaha......." suara Sheryl tertawa.
"Hem.... mas juga sama gak ngerasa sayang." jawab Daniel sambil menggaruk lehernya yang tak gatal.
"Mas kamu saja sih Sher yang ngerasa?" ujar Nayla.
"Ya mana aku tau momy sayang." ujar Sheryl.
"Sudah...sudah... kita lanjutkan sarapannya! tidak baik makan sambil berbicara." ujar Daniel mengalihkan pembicaraan Nayla agar tak membahas itu lagi.
"Baik mas." ujar Nayla.
mereka pun kembali sarapan dengan senyuman Sheryl yang terus terpancar di wajahnya.
****
Tak terasa sudah seminggu Nayla dan Daniel berada di Raja Ampat untuk honeymoon dan foto prewedding mereka, hari ini mereka akan kembali ke kota B untuk melangsungkan resepsi pernikahan mereka dan mensahkan pernikahan mereka agar terdaftar di negara juga.
"Bakal kangen lagi ke sini!" ujar Sheryl sambil merentangkan tangannya dan menghirup udara segar.
"Iya, semoga nanti bisa ke sini lagi bersama ayah, ibu, momy, sama dady." jawab Nayla.
"Amin." ujar Sheryl.
"Kalian sudah siap." tanya Daniel.
"Sudah mas." jawab Nayla.
"Sudah dad." jawab Sheryl juga.
"Ya sudah ayo berangkat!" ujar Daniel.
Mereka pun berjalan keluar dari resort bersama-sama.
☘️ Segitu dulu ya ceritanya, besok kita lanjut lagi.☘️
Maaf ya author baru up, di karenakan author punya anak masih kecil dan sedang sakit jadi author tunggu waktu malam dulu.
__ADS_1
Jangan lupa ya like, coment dan votenya.
Terimakasih. 😊🤗🤗