Pergi Karena Cinta

Pergi Karena Cinta
Episode 82


__ADS_3

Saat malam tiba, Nayla pun bisa bernafas lega ketika Renata pulang ke mansion dengan keadaan baik-baik saja! dia pun tersenyum kepada Daniel bahwa memang benar apa yang di katakan suaminya itu, semua akan baik-baik saja dan semoga dugaan dirinya Renata yang akan semakin membencinya itu tidak akan pernah terjadi.


Hari demi hari pun berlalu, orangtua Nayla dan para saudaranya pun sudah ada di kota B dan menempati apartemen yang dulu Nayla dan Sheryl tempati, Nayla dan Daniel juga setiap hari menengok keadaan keluarganya terkadang keluarga Nayla lah yang datang ke mansion Daniel. Sikap Renata kepada Nayla pun ada kemajuan walau masih tetap jarang menunjukkan senyumnya kepada Nayla namun itu semua sudah cukup bagi Nayla, biarlah waktu yang akan menentukan kapan mereka akan seakrab layaknya sahabat sejati.


Hari yang di tunggu-tunggu semua orang pun kini telah tiba, dimana Daniel dan Nayla akan menjadi raja dan ratu di atas pelaminan sana di sebuah hotel bintang lima dengan dekorasi yang begitu megah, bagaimana tidak megah? para undangan pun dari kalangan pengusaha, pejabat juga sederet artis ternama di Indonesia. Jangan tanyakan bagaimana tampannya Daniel di saat ini, yang mengenakan baju pengantin dengan warna senada ya g Nayla pakai! namun saat ini Nayla tidak terlihat bersamanya karena nanti Nayla akan datang di dampingi orangtuanya dan abang-abangnya untuk menyerahkan Nayla kepada Daniel.


Hati Daniel begitu deg-degan menunggu kedatangan Nayla di atas pelaminan sana di iringi dengan musik yang begitu syahdu dan di saksikan begitu banyak keluarga besar dari Anderson, Lusi, keluarga besar dari Nayla dan juga para sahabat dan rekan bisnis dan para pengusaha lainnya yang sudah hadir di sana.


Ada begitu banyak kamera yang terpasang di sana karena Daniel merupakan salah satu pengusaha terkenal di kota B juga sangat terkenal di Amerika, Daniel ingin semua orang tau siapa istrinya itu agar tidak ada tikus-tikus yang akan menggodanya nanti.


Setelah MC memulai acara dan memberikan sambutannya, MC pun kini memberi intruksi kepada pengantin wanita untuk keluar menuju pelaminan.


"Sekarang mari kita sambut pengantin wanita kita yang pasti begitu cantik yang bisa membuat seorang Daniel Atmaja Wiratama terpesona! inilah dia Nayla Anggraeni Atmaja Wiratama." suara sang MC yang menyambut Nayla.


Nayla pun mulai berjalan keluar dari persembunyiannya dengan di apit kedua orangtuanya dan para saudara laki-lakinya berada tepat di belakang Nayla, mereka berjalan bersama di atas karpet merah! mereka akan menyerahkan Nayla kepada Daniel dengan segenap hati mereka. Daniel yang melihat Nayla mulai melangkah menuju ke arahnya pun terpesona, matanya begitu kagum melihat Nayla yang memakai gaun pengantin dengan warna senada dengannya dengan riasan tipis khas seorang pengantin, tak lupa juga dengan hijab dan hiasan yang tidak terlalu mencolok menambah kesan kecantikannya, elegan sekali penampilan Nayla malam ini! tidak salah pilihan momynya itu, dia harus berterimakasih terhadap momynya.


Setelah Nayla sampai di depan Daniel, Daniel pun tersenyum dan menyambut Nayla! Daniel pun mengulurkan tangannya untuk Nayla, Nayla pun menerimanya dengan senang hati. Ayah Nayla pun tersenyum dan berkata.


"Sekali lagi ayah titipkan Nayla kepadamu ya nak!" ujarnya.


"Iya ayah, Daniel janji akan menjaganya dengan seluruh jiwa Daniel dan akan mencoba membahagiakannya." jawab Daniel sambil tersenyum.


Lalu keluarga inti Nayla pun kembali ke tempat duduk yang sudah di sediakan, dan melihat proses acara demi acara untuk pengantin di atas sana! ibu Nayla yang melihat kebahagian yang terpancar di wajah Nayla pun merasa terharu dan meneteskan air matanya, ayah Nayla yang melihat pun kawatir dan bertanya kepadanya.


"Ibu kenapa?" tanya ayah Nayla.


"Ibu hanya terharu saja! putri kecil ibu kini sudah bahagia ayah, Alhamdulillah dia mendapatkan suami yang mencintainya dan keluarga suaminya yang menerimanya." jawab ibu.

__ADS_1


Ayah pun tersenyum dan mengusap air mata istrinya.


"Ibu jangan menangis! nanti Nayla akan sedih dan salah paham terhadap ibu jika melihatnya, ayah juga bahagia melihat Nayla bahagia, kita doakan saja semoga kebahagiaan selalu menyertai Nayla." ujar ayah.


"Iya ayah." jawab ibu.


Lalu mereka pun kembali fokus ke acara yang sedang berlangsung di atas sana.


Kini saatnya lempar bunga pengantin, sua orang pun bersiap untuk menerima lemparan bunga dari pengantin, Sheryl, Alex dan para sahabat lainnya pun ikut bergabung dan saat sang pengantin melemparkannya, Alex lah yang mendapatkan bunga itu dan menjerit senang.


"Ya sebentar lagi aku menyusulmu Niel?" ujarnya.


Membuat semua orang menertawakannya.


"Gimana kamu mau nyusul Lex? kalau dirimu saja anti di dekati perempuan." ujar Diva.


"Andai aku punya keberanian, aku ingin memberikan bunga ini kepadanya! tapi ya sudahlah cukup aku dan Alloh yang tentang perasaan ini." ujarnya dalam hati.


Setelah lempar bunga pengantin kini saatnya foto bersama dengan kedua belah pihak keluarga dan para sahabatnya, mereka pun bergantian untuk melakukan sesi foto hingga akhirnya ini waktunya untuk para tamu mengucapkan selamat kepada kedua pengantin! sudah banyak sekali yang mengantri dari rekan bisnisnya, sang pengusaha, juga sederet pejabat dan artis untuk mengucapkan selamat kepada pasangan pengantin.


Tak jarang dari merek ikut ingin berfoto dengan pengantinnya, membuat antrian semakin panjang saja! setelah 2 jam lamanya Daniel dan Nayla berdiri untuk menyambut para tamu, kini Nayla bernafas lega saat dirinya bisa mendudukkan dirinya di kursi pelaminan, kakinya begitu pegal sekali! Daniel yang melihat itu pun langsung memeluk Nayla dan membuat Nayla kaget karena meraka sedang menjadi pusat perhatian semua orang.


"Mas!" ujar Nayla.


"Iya sayang, mas tau kamu pasti lelah! mas hanya memberimu semangat." ujar Daniel sambil tersenyum.


"Tapi malu mas, kita jadi di liatin banyak orang." ujar Nayla.

__ADS_1


"Tidak apa-apa sayang! kita kan sudah halal." jawab Daniel membuat Nayla geleng-geleng kepala saja.


Tak lama saat dirinya sedang di peluk Daniel, seseorang datang ke hadapan mereka, dia adalah Renata! Nayla yang melihat Renata ada di hadapannya pun langsung mendorong Daniel hingga pelukan Daniel terlepas.


"Mbak Renata!" ujar Nayla sambil berdiri.


Daniel yang melihat Renata datang pun mendengus, dia takut Renata akan mengacaukan resepsi pernikahannya ini! namun tak di duga tiba-tiba saja Renata menunjukkan senyumannya untuk Nayla, bisa Daniel pastikan itu adalah senyuman tulus dari Renata yang selama ini selalu Daniel lihat.


Renata pun langsung memeluk Nayla dan mengusap punggung Nayla, Nayla yang awalnya kaget dan terbangun kini mulai membalas pelukan Renata.


"Maaf ya atas sikap ku selama aku di sini! dan terimakasih sudah membuat aku sadar akan semuanya, sekarang aku bisa menerima pernikahan kalian dengan tulus." ujar Renata ketika dia melepaskan pelukannya kepada Nayla.


Nayla pun tersenyum.


"Iya mbak tidak apa-apa, aku senang mbak sudah mau menerima aku di sini!" jawab Nayla.


Daniel yang melihat pun tersenyum, ketakutan yang tadi dia rasakan kini lenyap di ganti dengan kelegaan dalam hatinya.


"Terimakasih, kamu tetap adikku yang aku sayangi!" ujar Daniel ketika Renata mulai melihatnya.


"Iya kak Daniel." jawabnya sambil tersenyum, dia tidak berani memeluk Daniel karena mengerti di sini ada Nayla yang harus dia jaga perasaannya.


☘️Sekian dulu ya.☘️


Maaf baru up, karena lagi banyak kerjaan di rumah jadi gak sempet up.


Terimakasih pada pembaca yang masih setia menunggu kelanjutan dari kisah Nayla.

__ADS_1


Jangan lupa dukung terus author dengan like, komen, vote dan koin poinnya untuk author agar author selalu semangat dalam menulis .


__ADS_2