
Sheryl pun keluar dari ruangan dadynya dan menuju meja kerja sekertaris dulu untuk meminta maaf pada Nayla atas sikap dadynya, baru setelah itu dia pulang ke apartemen. Keysa dan Yulia yang melihat Sheryl berjalan ke arah mereka pun langsung berdiri dan menunduk tanda hormat kepada putri sang atasan, Keysa pun menyenggol Nayla agar berdiri dan melakukan hal yang sama.
"Selamat siang nona Sheryl, apakah ada hal yang bisa saya bantu?" tanya Keysa kepada Sheryl.
Sheryl pun menggeleng dan mengibaskan tangannya.
"Tidak kak Keysa, sudah jangan terlalu hormat padaku biasa saja! aku kesini ada perlu sama Nayla." jawab Sheryl sambil mengajak Nayla menjauh dari mereka.
"Ada apa Sheryl?" tanya Nayla.
"Nayla aku minta maaf ya atas sifat dady aku, maaf kalau kata-kata nya menyakiti kamu, padahal dady itu orangnya baik, hangat dan penyayang, tapi entah kenapa kalau sama orang yang baru kenal dia terlihat dingin!" ujar Sheryl.
Nayla pun tersenyum.
"Tidak apa-apa Sheryl, itulah kenapa aku gak mau masuk perusahaan ini lewat kamu, kamu jangan di pikirin ya, mungkin Dadymu tidak ingin ada berita miring jika dia bersikap baik padaku padahal baru kenal." ujar Nayla sambil tersenyum.
__ADS_1
" Ok ok baiklah, Nay aku pulang dulu ya, kamu yang semangat kerjanya!" ujar Sheryl.
Nayla pun tersenyum dan mengangguk serta berkata.
"Hati-hati Sher!" ujar Nayla pada Sheryl yang di balas dengan anggukan.
Sheryl pun berjalan ke arah lift dan turun ke bawah untuk pulang, sedangkan Nayla kembali ke mejanya.
Setelah duduk di kursi, Keysa dan yulia pun di buat penasaran kenapa Nayla terlihat mengenal Sheryl? padahal Nayla baru bekerja di sini, padahal dalam hati Keysa dia sudah tau karena dia juga salah satu mata-mata Daniel.
Nayla pun tersenyum dan mengangguk.
"Bagaimana bisa?" tanya Yulia lagi yang penasaran.
"Iya dia sahabat aku dari kurang lebihnya 5 tahun yang lalu sampai sekarang." jawab Nayla.
Yulia pun mengangguk dia tidak berani bertanya lagi karena di sebelahnya Keysa memberikan isyarat agar tidak bertanya lagi. Nayla pun mulai berkerja lagi begitu pun dengan Yulia dan Keysa, hingga tidak terasa waktu beranjak sore, sekitar 15 menit lagi adalah waktu pulang, daniel pun keluar dan menghampiri meja sekertarisnya.
__ADS_1
"Nayla kamu perbaiki lagi hasil laporan yang kamu kerjakan nanti, dan ini saya tambahkan satu lagi tugas mu besok pagi harus sudah selesai, buktikan kalau kamu bersungguh-sungguh ingin bekerja di sini." ujar Daniel panjang lebar kepada Nayla.
Nayla pun hanya mengangguk dengan senyum yang di paksakan, dalam hati Nayla menggerutu.
"Ini bos maunya apa sih? aku kan baru tapi di kasih tugas yang banyak." ujar Nayla.
Nayla pun menghela napas hingga terdengar oleh Keysa dan Yulia.
Mereka berdua pun tidak bisa berbuat apa-apa karena ini tugas dari CEO langsung.
Kini waktu pulang pun telah tiba Nayla, Keysa dan Yulia mulai membereskan pekerjaannya.
Nayla pun membawa tugasnya agar dia kerjakan di apartemen.
Mereka pun berjalan bersama menuju lift dengan tujuan yang sama yaitu pulang ke rumah masing masing.
~ Dukung terus ya ,kasih like vote dan jangan lupa tambahkan di favorit agar tau up nya ~
__ADS_1