Pergi Karena Cinta

Pergi Karena Cinta
Episode 7


__ADS_3

Di sebuah ruang CEO di perusahaan Atmaja Wiratama, Daniel Atmaja Wiratama duduk di bangku kebesarannya dengan memakai kemeja navy berpadu dengan celana hitam, tak lupa jas hitamnya yang dia letakkan di atas kursinya, begitu terlihat gagah dan tampan di usianya yang hampir 46! ya dia dulunya menikah muda dan kemudian di usianya yg ke 24 dia memiliki Sheryl.


Di hadapan nya ada salah satu sekretarisnya yang bernama Keysa, Keysa memang sebentar lagi mau resign, karena dia mau menikah dan calon suaminya ingin ketika mereka menikah Keysa fokus menjadi ibu rumah tangga.


"Apakah kamu sudah melaksanakan perintah saya?" tanya Daniel kepada Keysa sekertaris nya.


"Sudah pak, kemungkinan sebentar lagi dia akan sampai di ruangan bapak untuk konfirmasi kepada bapak serta pengenalan dan nanti akan saya ajarkan apa saja yang harus di lakukan awal-awal menjadi sekertaris bapak." jawab Keysa kepada Daniel sang CEO .


" Baik kerja bagus, karena dia adalah teman putri ku juga dia yang menjaga putri ku selama beberapa tahun, hingga Sheryl tidak terjerumus pergaulan bebas anak muda jaman sekarang! Maka perlakukan dia dengan baik, tapi jangan  bilang saya yang menyuruhnya menjadi sekertaris, tetap diam jngan sampai dia curiga kalau saya sudah mengenalinya sebagai temen dari putriku dan jngan sampai putriku tau klo selama ini saya selalu mengawasinya, biarkan dia tau dia menjadi sekertaris karena nilai prestasinya yang besar walaupun memang benar dia prestasinya bagus karena saya yakin dia akan cepat belajarnya dan cepat pahamnya." ujar Daniel panjang lebar.


Karena walaupun Daniel sibuk dia tetap selalu memantau buah hatinya dari jauh, dia tidak ingin kehilangan hidup nya yaitu Sheryl.


"Baik pak." jawab Keysa.


Tak lama terdengar derap langkah seseorang diluar ruangan menuju ruangan Daniel dan juga terdengar ketukan pintu dari luar.

__ADS_1


Tok tok tok tok


" Selamat pagi pak Daniel saya Raisa, ingin menyampaikan dan mengantarkan sekertaris baru anda." ujar Raisa.


"Baik silahkan masuk!" jawaban dari dalam.


Raisa dan Nayla pun masuk ke dalam ruangan pak Daniel, Nayla begitu gugup menghadapi bosnya.


"Baik pak ini Nayla, sekertaris baru anda yang nantinya akan menggantikan bu keysa biar ketika bu keysa resmi resigh, dia sudah memahami semua dan dia juga telah menandatangani kontrak kerja." ujar Raisa.


" Baik pak, kalau begitu saya pamit undur diri." ucap Raisa pada Daniel.


"Hemm...." hanya itu jawaban dari sang CEO.


Dia begitu dingin tidak hanya pada Raisa sang HRD, namun berlaku untuk semua orang terkecuali kepada Sheryl, momy dan dadynya Daniel begitu hangat.

__ADS_1


Nayla yang melihatnya pun merinding betapa dingin dady sahabatnya ini.


"Kamu yang bernama Nayla?" ujar Daniel.


"Iya pak saya Nayla." jawab Nayla.


"Baik perkenalkan dia Keysa sekertaris pertama saya, kamu mulai lah belajar kepada nya apa yang harus di lakukan!" ujar Daniel.


"Baik pak." jawab Nayla sambil mengangguk.


"Kalau begitu kalian sudah boleh bisa keluar!" ucap Daniel.


"Baik pak." jawab Keysa dan Nayla.


Keysa dan Nayla keluar dari ruangan Daniel sebelum keluar mereka membungkukkan badan sedikit tanda menghormati sang CEO, lalu mereka berjalan menuju keluar ruangan untuk segera duduk di bagian sekertaris.

__ADS_1


~Wah ternyata dady Sheryl diam diam memantau Sheryl ya dan sudah mengenal Nayla walau mengenal hanya dari informasi  ~


__ADS_2