Pergi Karena Cinta

Pergi Karena Cinta
Episode 22


__ADS_3

"Aku tidak salah dengar kan Dady?" ujar Sheryl. Kaget, tentu saja Sheryl benar-benar kaget!sungguh ini semua diluar dugaan dia.


Sheryl gak nyangka becandaan dia kepada Nayla waktu itu menjadi sebuah doa.


Dady nya tertarik pada sahabat nya sendiri, bukan tertarik lagi tapi mencintai Nayla. 


"Benar nak, kamu tidak salah dengar! Nayla orangnya yang bisa membuat dady membuka hati lagi, entah kenapa saat melihat Nayla perasaan dady berbeda, padahal Nayla tidak pernah bertingkah menggoda atau pun apa, justru dia begitu cuek pada dady tapi hati dady malah terjatuh kepada nya, dady minta maaf! dady hanya ingin jujur saja kepadamu supaya hati dedy juga tenang." ujar Daniel pada Sheryl sambil menunduk.


" Tapi kenapa Nayla dady?" tanya Sheryl lesu.


" Sheryl dady mohon kamu jangan marah sama Nayla! kamu juga jangan membenci nya! dia tidak tau apa-apa soal perasaan dady, dady juga didepan Nayla, selalu bersikap biasa aja, dady malah sengaja bersikap menyebalkan untuk menyembunyikan perasaan dady pada Nayla." mohon Daniel pada Sheryl.


Sheryl diam, dia tidak tau harus bagaimana? dia tidak mungkin marah atau benci sama Nayla. Bagi Sheryl Nayla sudah seperti ibu saudara sekaligus sahabatnya. Sheryl sebenernya tidak mempermasalahkan jika Dady nya menikah dengan Nayla yang notabenenya sahabat Sheryl sendiri, malah dia senang sekali Karena yakin Nayla akan menjadi istri dan ibu yang baik jika Nayla juga mencintai dadynya, tapi ini, Sheryl tentu tau perasaan Nayla kepada Rangga tidak mudah untuk dihilangkan walau sudah 3 bulan Rangga tidak mengabarinya, tetap saja perasaan nya pada Rangga begitu besar.


"Sheryl!" ujar Daniel.

__ADS_1


"Sheryl bingung dady, Sheryl tidak tau harus bagaimana?" ujar Sheryl sambil menghela napas dan menutup wajahnya dengan telapak tangan.


Sheryl tidak tau harus bersikap seperti apa? Sheryl senang aja kalo dadynya jatuh ke pelukan Nayla, tapi Sheryl juga sedih jika dady nya harus menerima kenyataan kalau Nayla sudah mempunyai tambatan hati. 


"Kenapa kamu harus bingung nak, dady hanya ingin jujur saja! dady bilang begini bukan berarti Dady memaksa kamu untuk mengizinkan dady menikahi nayla, jika kamu keberatan dady mendekati Nayla dan menikahinya, dady akan kubur perasaan ini dalam-dalam sebelum berkembang terlalu jauh, bagi dady kamu adalah segalanya! apapun keputusan kamu dady terima nak." ujar Daniel lagi pada Sheryl sambil menatap putrinya yang sedang menutup wajahnya menggunakan telapak tangan.


"Bisa kah dady tinggalkan aku sendiri dulu! ini terlalu membuat aku syok dady, aku ingin berpikir dengan jernih dulu." ujar Sheryl sambil membuka wajahnya dan menatap dadynya.


"Baiklah nak, dady keluar dulu." jawab Daniel.


"Dady keluar dulu ya." ujar Daniel.


"Iya." jawab Sheryl.


Daniel menatap Sheryl sebentar, lalu setelahnya berjalan keluar kamar lalu menutup pintu kamar Sheryl. Entah lah hatinya sedikit lega setelah jujur pada putrinya juga gelisah takut gara-gara kejujuran nya membuat persahabatan Nayla dengan Sheryl menjadi retak. Jika itu terjadi, maka Daniel gak bisa memaafkan dirinya sendiri! Daniel tau arti Nayla dihidup Sheryl sama dengan arti dia dihidup Sheryl, Nayla begitu penting dihidup Sheryl .

__ADS_1


****


 Di kantor Nayla sedang siap-siap untuk pulang. Dia ingin segera pulang ke apartemen dan mengabari Sheryl, entah kenapa dari tadi Nayla kepikiran Sheryl! disaat Daniel bilang ingin pulang cepat karena sedang urgent, Nayla tiba-tiba saja kawatir kepada Sheryl, Nayla takut terjadi sesuatu kepada Sheryl, namun pikiran itu selalu dia tepis, dia juga ingin tau apakah Sheryl ada di apartemen atau tidak.


" Ya Alloh semoga Sheryl baik-baik saja." ujarnya dalam hati.


Nayla cepat-cepat memesan taksi online setelah tiba di loby kantor. Nayla ingin cepat sampai ke apartemen agar dia bisa langsung menghubungi Sheryl, kalau menghubungi di perjalanan begini Nayla takut dia tidak fokus dan malah akan menjadi masalah, walau dia pulang tidak membawa kendaraan sendiri melainkan naik taksi online.


  Setelah sampai apartemen, Nayla berjalan ke arah kamar Sheryl dahulu, siapa tau Sheryl ada disana, mamun saat masuk ke dalam kamar Sheryl, Sheryl tidak ada, Nayla pun pergi ke dapur untuk mengambil air minum, dia ingin minum dulu sebelum menghubungi Sheryl agar bisa menetralkan detak jantung nya.


Setelah minum, Nayla duduk di sofa dan menekan tombol panggil kepada Sheryl, Namun sayang nomer ponsel Sheryl tidak bisa di hubungi itu menambah kadar kekhawatiran dia kepada Sheryl.


" Kamu kemana Sheryl? semoga kamu baik- baik saja." ujar Nayla 


~ Terimakasih yang masih setia membaca cerita ku ini, jangan lupa dukung aku dengan tinggal kan like, vote dan komentarnya. ~ Terimakasih 🙏🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2