
Sore harinya.
Marco dan istrinya sedang duduk di halaman belakang, sembari menikmati teh hangat dan beberapa camilan sehat. Martha asyik dengan majalah ditangannya, ia membolak-balik halaman demi halaman yang ia perhatikan dengan serius. Sejak kepergian Darwin dan Asmira bulan madu, keduanya tampak semakin sepi.
“Ma ... bagaimana jika Jessica jadi anak angkat kita, bolehkah?” tanya Marco.
Martha yang sedang asyik membaca terdiam, ia berniat menceritakan semua kejadian masa lalu pada suami, tapi rasanya ia belum siap akan hal itu.
“Boleh Pa,” jawab Martha gugup.
“Kapan kita bawa Jessica pergi ke makam anak kita?” tanya Marco lagi.
Lagi-lagi Martha kehilangan kata-kata, bagaimana ia mengatakan kalau yang selama ini mereka datangi bukanlah makam anaknya.
“Ma, diajak ngomong asyik membaca saja,” tegur Marco.
“Enggak sekalian tunggu Darwin pulang saja Pa,” sahut Martha.
“Papa justru punya rencana kita susul mereka, sekalian kita bertemu dengan Valen di Paris, Papa rindu mereka,” ujar Marco.
“Wah, benaran Pa?” tanya Martha sangat girang.
“Benar dong, mari kita ajak Jessica juga,” sambung Marco.
“Ayo kita berangkat sekalian kasih kejutan pada Darwin,” balas Martha.
Kedekatan kedua sejoli yang sedang dimabuk asmara semakin hari semakin terasa, seakan cinta lama bersemi kembali, meski tidak bertemu keduanya tetap saling komunikasi baik via telepon atau video call.
Setelah pertemuan kemarin saat Kelvin membawa Jessica ke rumah lamanya, mereka tidak bertemu lagi, dikarenakan kesibukan Kelvin yang tidak bisa ia tinggalkan.
Selesai mandi Jessica berpakaian santai, ia meraih handphone genggamnya yang tergeletak di atas ranjang, senyum menghiasi wajahnya.
[Ayo kita dinner nanti malam, jam 07:00 aku jemput ya.]
Bunyi pesan Kelvin yang membuat Jessica bersemangat.
Jessica tampil cantik dengan gaun panjang serta ukuran yang pas ditubuhnya dengan belahan sampai atas lututnya, sehingga menambah seksi penampilannya malam ini, rambutnya di sanggul ke atas, dengan sedikit aksesoris yang menempel di rambutnya. Jessica tampak anggun sekali.
Kelvin tiba dengan setelan kemeja biru muda dan celana hitam, ia tampak tampan dan gagah. Mereka berdua berangkat menuju sebuah restoran.
“Kamu cantik banget, Jess,” puji Kelvin. Jessica hanya membalas dengan senyuman.
“Aku kangen banget sama kamu, seminggu ini aku sangat sibuk," ujar Kelvin. lagi-lagi Jessica hanya tersenyum saja.
__ADS_1
“Jessi ... kenapa diam?” Kelvin melirik Jessica.
“Aku juga kangen kamu,” ucap Jessica tidak berani menatap Kelvin.
Kelvin tersenyum mendengar ucapan Jessica. “Kamu udah izin Tante Martha, kan?” tanya Kelvin.
“Udah, dong,” sahut Jessica.
Mereka tiba di sebuah restoran, keduanya sama-sama tidak bertutur kata, keduanya asyik menikmati santapan lezat yang ada di hadapannya. Keduanya sama-sama menyukai seafood tapi bukan makanan favorit, hanya menyukainya saja.
“Gimana proses perceraian kamu?” tanya Kelvin setelah mengelap bibirnya dengan tisu.
“Tinggal tunggu panggilan dari pengadilan Vin,” jawab Jessica.
“Nanti aku temani, ya?” pinta Kelvin.
Jessica menatap lekat Kelvin yang berhadapan dengannya.
“Kamu sendiri gimana?” tanya Jessica.
“Entah lah Jess ...” jawab Kelvin.
Jessica ingin sekali mengetahui permasalahan apa yang sebenarnya terjadi pada sahabatnya itu.
“Cerita kalo ada apa-apa biar kamu lega,” pinta Jessica menggenggam tangan Kelvin.
Kelvin takut jika Jessica mengetahui bagaimana sebenarnya permasalahan yang terjadi Jessica akan merasa jijik terhadapnya.
Jessica menggenggam erat tangan Kelvin. “Cerita saja Vin, mungkin aku punya solusi,” pinta Jessica lagi.
Kelvin mengembuskan nafasnya perlahan, ia kumpulkan keyakinannya untuk menceritakan sesuatu aib yang telah ia perbuat selama ini.
“Aku selingkuh dari Rose Jess ...” ucap Kelvin menutup muka dengan kedua tangannya.
“Jangan bercanda Vin, aku tahu kamu pria baik-baik.” Jessica menggeleng tidak percaya.
“Aku tidak sebaik yang kau kira Jessica,” gumam Kelvin dalam hati.
Jessica seakan-akan tidak percaya apa yang barusan ia dengarkan, Kelvin tampak sungguh-sungguh, tidak ada canda yang terlihat di wajahnya.
“Enggak Vin, aku percaya kamu, kita temanan udah lama, aku tahu kamu pria baik, kamu pasti punya alasan tersendiri mengapa kamu lakukan itu,” ucap Jessica menggenggam erat tangan Kelvin.
Kelvin menatap wajah Jessica, ia tersenyum mendengar ucapan Jessica ternyata benar selama ini ia tidak sendiri hanya saja ia tidak berani berbagi dan mencari solusi dengan orang lain. Setelah Jessica berulang kali bertanya akhirnya Kelvin bercerita.
__ADS_1
Awal mula kisah Kelvin menjadi suka selingkuh dan gonta-ganti pasangan penyebabnya setelah Brandon lahir. Awalnya tidak ada yang aneh dengan pernikahan mereka. Semuanya baik-baik saja, layaknya pengantin baru lainnya. Semua berjalan normal.
Sikap Rose terhadap Kelvin semakin hari semakin terasa berbeda. Rose berubah menjadi lebih tertutup dan pendiam. Kelvin mulai mencari kesibukan sendiri di luar rumah, bahkan ia sering pulang larut malam ketika Rose dan Brandon sudah terlelap.
Permasalahannya sesungguhnya terjadi saat Kelvin kunjungan kerja ke luar negeri. Saat itu ia bertemu seorang gadis cantik yang sedang kuliah di universitas ternama di sana, Ritha Amelia namanya, ia begitu perhatian terhadap Kelvin ia terpesona dengan kelembutan dan perhatiannya.
Hubungan mereka berlanjut hingga Kelvin pulang ke tanah air. Mereka terus berhubungan layaknya pasangan kekasih lainnya, Kelvin tidak menghiraukan Rose sama sekali.
Hingga suatu ketika Rose mengetahui perbuatan keji Kelvin bersama Ritha, ia menemukan panggilan serta chat dengan Ritha yang membuat Rose begitu murka.
Kelvin berjanji akan berubah, ia memutuskan Ritha dan hubungan mereka terhenti untuk beberapa saat. Namun, 6 bulan kemudian, Ritha kembali ke tanah air setelah ia menyelesaikan pendidikannya disana.
Hubungan Kelvin dan Ritha kembali berlanjut, Kelvin terus membohongi Rose dengan berbagai alasan yang ia punya. Cek-cok sering terjadi di antara keduanya, namun Rose selalu bertahan karena Bastian masih kecil.
Entah kenapa, setiap kata yang keluar dari mulut Kelvin membuat Jessica merasa sakit, ia harus mendengar kenyataan pahit yang Kelvin ungkapkan. Hatinya bagaikan tersayat pisau, perih dan sakit.
Namun Jessica tidak ingin merusak persahabatannya. Ia mencoba bersikap senetral mungkin agar Kelvin tidak merasa aneh.
“Sampai detik ini hubungan kalian masih berlanjut?” tanya Jessica. Kelvin mengangguk.
“Pasti ada penyebabnya kenapa Rose berubah menjadi pendiam, seharusnya kamu sebagai suami cari tahu. Bukan malah mempersulit keadaan.”
“Saat bertemu orang lain ia sangat ceria, ketawa, saat kami berdua dia kembali dingin dan pendiam,” ucap Kelvin.
“Orang lain siapa yang kamu maksud Vin?” tanya Jessica.
"Darwin, dia sangat dekat dengan Darwin. Brandon juga sangat menyukai Darwin," jawab Kelvin.
Jessica menyipitkan matanya. “Kenapa Darwin?” tanya Jessica.
“Dulu kami satu kampus,” sahut Kelvin.
Jessica terdiam sejenak, “Apa yang terjadi selanjutnya?” tanya Jessica.
“Hubungan aku dan Ritha kembali terjalin apalagi Ritha yang sudah menyelesaikan kuliahnya dan kembali kesini, aku memberikan sebuah rumah yang sengaja aku belikan untuk Ritha,” ucap Kelvin.
“Mungkin Rose tahu Vin, makanya dia pergi dari rumah,” ujar Jessica.
Kelvin terdiam. “Bisa jadi Jess ... “ ucap Kelvin.
“Apa hubungan kalian masih berlanjut hingga kini?” tanya Jessica sekali lagi. Kelvin kembali mengangguk.
Hati Jessica benar-benar hancur, ia begitu sakit mendengar bahwa Kelvin masih memiliki hubungan dengan Ritha ia seakan tidak percaya dengan apa yang Kelvin lakukan.
__ADS_1
Jika ia di posisi Rose, mungkin ia juga akan melakukan hal yang sama. Tidak ada wanita yang mau di selingkuhi terus menerus, bahkan setelah kesempatan pertama diberikan tetap saja tak ada perubahan.
jangan lupa like....