Pernikahan Rahasia Anak SMA

Pernikahan Rahasia Anak SMA
kabar palsu


__ADS_3

Shesa sangat terkejut mendengar pernyataan Nata, ia semakin penasaran siapakah bibi Lily sebenarnya.


"apa maksudmu Nata? bibi Lily bukan saudara kalian? lantas siapa dia?" tanya Shesa semakin penasaran.


Nata menghela nafas panjang, bibi Lily memang tinggal serumah dengannya, namun bibi Lily sebenarnya tidak ada hubungan darah dengan keluarga Nata.


"tapi non janji ya! jangan bilang siapa-siapa, soalnya saya dan ibu udah janji sama almarhum bapak untuk menyembunyikan identitas asli bibi Lily" ucap Nata menjelaskan.


Shesa semakin penasaran, ia yakin sekali bahwa bibi Lily adalah ibu mertuanya yang sedang ia cari keberadaannya.


"baiklah, aku janji tidak akan mengatakan kepada siapa-siapa?" jawab Shesa meyakinkan.


"tapi maaf non, sebelumnya saya minta maaf, kenapa tiba-tiba non ingin mengetahui siapa sebenarnya bibi Lily?" tanya Nata.


"emm...nggak papa sih, aku pingin tahu ajah, soalnya bibi Lily itu mengingatkanku kepada seseorang" ucap Shesa tersenyum.


"oh..." jawab Nata.


tiba-tiba ibu Nata datang menghampiri Shesa dan Nata.


"non Shesa, non ada disini? tuan muda dimana?" tanya ibu Lasmi, ibunya Nata.


"eh...iya bu, suamiku sedang bersama bibi Lily, kelihatannya mereka sedang bercengkrama, jadi saya datang kemari sembari melihat -lihat pemandangan di desa ini" ucap Shesa tersenyum.


Shesa dan Nata saling menatap, membuat bu Lasmi bertanya pada keduanya.


"apa yang kalian bicarakan? sepertinya kalian terlihat tegang?" tanya bu Lasmi.


"oh...nggak ada apa-apa bu Lasmi, saya cuma bertanya pada Nata tentang bibi Lily, kelihatannya bibi Lily orangnya baik ya, meskipun ia tidak bisa bicara, tapi dia bisa mengerti bahasa kita, saya pikir bibi Lily saudara kalian, ternyata kata Nata bukan!" seru Shesa tersenyum.


bu Lasmi menatap wajah sang putri.


Nata mengisyaratkan sesuatu bahwa Shesa tidak akan membocorkan rahasia tentang bibi Lily.

__ADS_1


"saya ingin tahu, siapa sebenarnya bibi Lily, saya tidak bermaksud apa-apa, karena bibi Lily mengingatkan saya pada seseorang" ucap Shesa


Bu Lasmi mulai membuka suara, betapa ia menyimpan rahasia ini selama 15 tahun dari semua orang.


"sebenarnya memang benar, bibi Lily bukanlah saudara kami, saya dan Nata sudah berjanji kepada almarhum suami saya untuk menyimpan rapat-rapat rahasia ini dari umum" seru bu Lasmi mengingat kembali kejadian yang terjadi 15 tahun silam.


Shesa mendengarkan bu Lasmi dengan seksama.


"sebelum suami saya meninggal, dia bilang kepada saya untuk merawat bibi Lily dan menyembunyikan identitas nya dari semua orang, suami saya tidak pernah bilang tentang siapa sebenarnya bibi Lily, hingga akhirnya suami saya meninggal dunia " ucap bu Lasmi.


"suami ibu? suami ibu mengetahui identitas asli bibi Lily?" tanya Shesa penasaran.


"waktu itu suami saya sedang pergi berladang, tanpa sengaja ia melihat seorang wanita dan dua orang laki-laki tengah membawa seorang wanita muda yang tengah tak sadarkan diri, mereka membawa wanita itu ditengah hutan, suami saya dan seorang temannya mengintai mereka".


"karena merasa ada gelagat aneh dari orang-orang tersebut, maka suami saya dan temannya memutuskan untuk menyergap mereka, sehingga membuat mereka ketakutan, salah seorang wanita yang ikut bersama mereka mencoba membujuk suami saya untuk tidak melaporkan mereka kepada warga sekitar"


"akhirnya wanita itu mengatakan kepada suami saya bahwa wanita muda itu telah melakukan suatu kejahatan, sehingga mereka terpaksa membuang wanita itu di hutan"


"suami saya percaya dengan ucapan wanita itu, hingga akhirnya wanita itu merencanakan sesuatu untuk membujuk suami saya"


"kamu bawa perempuan ini, dan katakan kepada keluarganya bahwa dia sudah mati di mangsa binatang buas, setelah itu aku akan membiayai semua hutang-hutangmu dan menyekolahkan anakmu hingga lulus SMA, tapi jika kamu membocorkan rahasia ini, aku tidak segan-segan menghabisi keluargamu, mengerti" ucap wanita itu sembari mengancam suami bu Lasmi.


"baik nyonya, saya mengerti, saya akan melakukan perintah anda, tapi kalau untuk menghabisi wanita ini, jujur saya tidak bisa" seru suami bu Lasmi.


"aku tidak peduli terserah apa yang kamu lakukan pada perempuan ini, yang jelas aku ingin berita kematian nya sampai pada telinga keluarganya" ucap wanita itu sembari membawa selendang Leona.


"kau tidak pantas mendapat selendang ini dari ibu, hanya aku satu-satunya menantu dirumah keluarga Perkasa, selamat tinggal Leona"


******


"Dan akhirnya suami saya menyetujui permintaan wanita itu, karena ia takut wanita itu menyakiti keluarga kami, suami saya terpaksa melakukan itu semua agar saya dan Nata tidak disakiti mereka" ucap bu Lasmi mengingat kejadian itu.


Shesa terus mendengarkan bu Lasmi dengan seksama dan mulai curiga bahwa Veronica adalah dalang dibalik menghilangnya Leona.

__ADS_1


"kalau boleh tahu seperti apa wanita yang menyuruh suami ibu melakukan itu?" tanya Shesa menyelidik.


"kata suami saya, dia cantik, putih, rambutnya agak pirang, dan katanya lagi wajah perempuan itu mirip orang cina" seru bu Lasmi menjelaskan.


"tante Veronica?" gumam Shesa yang curiga bahwa ciri-ciri yang disebutkan oleh bu Lasmi mirip sekali dengan Veronica Thamrin.


"terus, apa yang dilakukan suami ibu kepada wanita yang tak sadarkan diri itu?" tanya Shesa


"suami saya dan temannya membawa pulang ke rumah kami, dan saya sangat terkejut melihat keadaan wanita itu yang terluka parah di kepala dan wajahnya"


"lantas kami merawat lukanya, saya gantikan baju saya untuknya, karena baju yang ia pakai terkena noda darah dari kepala dan wajahnya".


"setelah itu suami saya mengambil bekas baju yang berlumuran darah itu, ia merobek dan berusaha merusak seolah-olah baju itu nampak seperti tercabik -cabik"


"lantas suami saya membawa baju berlumuran darah itu kepada keluarga wanita yang tengah bersama kami, dan memberi kabar palsu tentang kematian bibi Lily, kami memberi nama kepada nya dengan sebutan bibi Lily, iya bibi Lily adalah wanita yang kami rawat selama ini, luka di kepala dan wajahnya cukup parah, dan itu membuat bibi Lily tidak bisa mengingat masa lalunya sampai sekarang" ucap bu Lasmi.


Shesa menangis mendengar pernyataan bu Lasmi, sehingga bu Lasmi dan Nata sangat terkejut dengan sikap Shesa.


"non kenapa menangis?" tanya Nata


"mama Leona...mama Leona masih hidup" ucap Shesa menangis bahagia, misinya untuk mencari sang mertua membuahkan hasil, ia berhasil menemukan Leona yang selama ini menghilang.


"apa yang nona katakan? Leona? Leona siapa maksud anda non?" tanya Nata penasaran.


"Nata aku harus membawa kabar bahagia ini kepada suamiku" seru Shesa yang beranjak ingin menemui Vano.


"apa maksud non? ada hubungan apa tuan muda dengan bibi Lily " seru bu Lasmi.


lantas Shesa menjelaskan tentang siapa sebenarnya bibi Lily, yang tak lain adalah Leona, ibunya Vano yang menghilang dalam kecelakaan 15 tahun yang lalu di lereng gunung Arjuna.


"apa...jadi bibi Lily adalah mamanya tuan muda?" ucap bu Lasmi sangat terkejut.


BERSAMBUNG

__ADS_1


💖💖💖💖💖💖


__ADS_2