PERNIKAHAN SAKIRA

PERNIKAHAN SAKIRA
Perselingkuhan Ayahku


__ADS_3

"Plakk....beraninya dirimu menghianati aku... ahhh aku ingin membunuhmu....!"


sebuah tamparan keras dari Sari dengan jeritan suara Sari atau Ibunda Kira saat melihat suaminya yang tidur satu ranjang dengan pembantunya sendiri di kamarnya.


Sari berucap dengan tegas sambil kedua tanganya menjambak keras rambut pembantu rumah tangga itu. Brandon yang ketakutan segera melerai istrinya dari pembantunya yang bernama Nani.


"Ma... dengarkan papa baik-baik, ini sebenarnya.." ucap Brandon dengan bingung saat menjelaskan pada Sari. Dimana ia berhasil memisahkan Sari dari Nani namun ia bingung harus menjelaskan apa pada Sari.


"Hentikan ucapanmu! apa yang mau kamu jelaskann?"


"ni sudah jelas. Kamu selama ini berselingkuh dengan pembantumu sendiri... kamu menodai pernikahan kita tuan Brandon Chandi." Seru Sari dengan tangis butiran air mata yang mulai mengalir dari kedua bola matanya saat menatap tajam Brandon.


"Dengarkan..."


"Apa lagi yang mau kamu ucapkan! Apa semua ini belum jelas!" jerit Sari lagi dengan memotong ucapan Brandon.


"Aku akan membunuhmu.... wanita tidak tahu diri... !" jerit Sari yang kembali menjambak rambut pembantunya itu.


Sari menarik keras rambut Nani dengan tangannya sambil mendorong tubuh Nani hingga jatuh tersungkur ke lantai, Nani merasa kesakitan karena tubuhnya terbentur keras di lantai, bukanya ia merasa bersalah malah Nani tersenyum licik menatap Sari. Sari yang melihat senyuman Nani seperti meremehkan dirinya kembali menatap tajam Nani sambil bersuara.


"Mengapa kamu tersenyum? apa kamu tidak memiliki rasa malu? aku membencimu... aku akan.."


"Kau akan apa? membunuhku?hahhahaa...bahkan kau saja tidak bisa mengurus suamimu bagaimana mungkin kamu mau membunuhku, nyonya besar Sari," ucap Nani sambil menatap tajam Sari.

__ADS_1


"Apa?" tanya Sari kaget.


"Kenapa kamu sangat bego? Dihianati suamimu sendiri dan aku... hahhahaa..."


"Nani hentikan...!" jerit Brandon menatap tajam Nani.


"Biarkan aku mengatakan yang seharusnya aku ucapkan mas.."


"Mas...? apa maksudmu memanggil suamiku mas?" tanya Sari yang semakin emosi sambil menatap tajam Nani dan Brandon suaminya dengan wajah yang penuh emosi membara.


Ya Nani dan Brandon atau Ayah Kira dan Karin sudah berselingkuh sejak lama. Hal itu terjadi dimana Sari yang terlalu sibuk mengurus urusan perusahaan dan tidak ada waktu bersama Keluarga.


Kesepian hati Brandon yang juga sama-sama dengan istrinya sibuk mengurus bisnis perusahaanya hingga tidak ada waktu bagi keduanya untuk saling melengkapi sebagaimana mestinya menjadi pasangan, hal itulah yang membuat Brandon kesepian hati sebagai seorang lelaki yang kehausan akan hal apa yang seharusnya terjadi, Dari sanalah Nani masuk kedalam hubungan mereka sebagai pelakor dalam hubungan keluarga Sari.


Nani dan Brandon sudah berselingkuh sejak usianya Kira 11 tahun. Mereka sering menghabiskan waktu bersama bahkan melakukan hal yang seharusnya tidak mereka lakukan yaitu sering melakukan hubungan terlarang, disaat sang istri tidak ada di rumah.


Jessy melakukan semua itu hanya satu tujuan menguasai semua kekayaan Brandon. Dan tidak perlu diragukan dalam kerjasama Nani dengan Jessy inilah tumbuh rasa cinta dari hati Nani pada Brandon hingga pada akhirnya mereka melakukan hubungan lebih dari partner kerja.


☘☘ Masih dalam kelam masa lalu ☘☘


"Dia bukan hanya mas saja namun lebih tepat suamiku, bahkan kami sering menghabiskan waktu selama tiga tahun terakhir. kemana saja dirimu? hingga kamu baru tahu sekarang."


"Kamu ada di rumahmu namun perselingkuhan terjadi di dalam rumah tanggamu sendiri selama tiga tahun tidak kamu ketahui. "

__ADS_1


"Betapa bodohnya dirimu...nyonya besar Chandi," ucap Nani sambil berdiri.


Nani mengucapkan semua kata-kata itu sambil melangkah memutari tubuh Sari bagaikan bundaran lantai, Sari sangat syok berat hingga ia jatuh tersungkur ke lantai dengan lemas, air mata kembali mengalir dari kedua tatapan indah itu, hati Sari kembali tergores dengan luka yang semakin mendalam di dalam sana. Luka yang tidak bisa diobati dengan apa pun di dunia ini.


Mengapa? Mengapa harus aku yang kau lukai...? Mengapa mas...., tangis batin Sari.


Sari yang mendengar semua ucapan Nani sambil bergumam dalam hati kembali memegang kepalanya sambil berpikir kemana-mana, ia tidak menyangka jika suaminya yang selama ini ia anggap lelaki paling romantis menghianati dirinya dengan seorang pembantu rumah tangganya sendiri yang jelas-jelas sudah bekerja sama dengan dirinya selama 20 tahun.


"Tidakk...! ini tidak mungkin," teriak Sari sambil menangis histeris dibawah sana dengan tangis yang sedari tadi ia tahan.


"Menangislah dengan keras dibawah kakiku nyonya Sari Chandi. Selama ini aku yang selalu kau hina dan jatuhkan harga diriku di depan semua orang, hari ini aku menunjukan padamu derajatmu sebagai seorang Ibu di depan anak-anakmu dan sebagai istri didepan suamimu."


"Hentikan ucapanmu Nani !" ketus Brandon menatap tajam Nani.


"Apanya yang harus dihentikan mas? bukankah inilah faktanya sayang, jangan takut aku ada disini untukmu," sahut Nani.


Nani menjawab ucapan Brandon sambil melangkah menyampari Brandon, saat Nani yang sudah dihadapan Brandon, tangan Nani mulai melingkar di pinggang Brandon, Brandon yang melihat sikap Nani melakuan hal itu di depan istrinya menatap tajam wanita itu, dan saat pria itu ingin berucap, jari Nani langsung menempel di bibir pria yang ada dihadapanya itu.


Nani kembali memulai aksinya tanganya mulai bermain dibawah sana sedangkan bibirnya terus mencium bibir brandon dengan sangat dalam, sambil terus menggeser tubuh pria itu melangkah mundur kebelakang dan tanganya tidak berhenti memainkan dibawah sana yang membuat Brandon tidak bisa menahannya karena itu terasa sangat nikmat. Saat tubuh Brandon yang menempel ditembok lelaki itu tidak bisa menahan nafsu birahinya, kini lelaki itu kembali masuk ke dalam perangkap Nani.


Ia tidak peduli lagi dengan Istrinya Sari, yang sedang menatap tajam keduanya dengan air mata yang terus mengalir deras di sana, Sari hanya diam sambil menangis melihat semua ini. Ia tidak tahu harus melakukan apa, hati dan pikiranya tidak bisa berpikir lagi dan Sari masih sangat trauma dengan apa yang ia lihat tadi, dan apa yang ia dengar, semua pikiranya kosong ia tidak tahu harus berbuat apa ia hanya menangis, menangis dan menangis menyaksikan kembali aksi bejat suaminya dan pembantunya dengan tangisan yang keras dalam hatinya.


Di sisi lain Brandon dan Nani kembali melakukan hal yang seharusnya tidak mereka lakukan apalagi di depan istrinya, keduanya menikmati apa yang sedang terjadi dan Nani mengukir senyum miring pada Sari sambil terus menikmati apa yang terjadi.

__ADS_1


Air mata sang istri hanya bisa menangis, wanita mana yang tidak terluka saat melihat suaminya kembali beradegan panas di depan matamu... luka ini akan selalu terukir dalam benakku... air mata yang membicarakan isi hatiku saat ini.


Bersambung.


__ADS_2