PERNIKAHAN SAKIRA

PERNIKAHAN SAKIRA
Karin Ketua YZD


__ADS_3

Follow Ig: @Sildadelita99.


Halo semua Jangan lupa tinggalkan jejak disini ya...


kalian baca jam berapa? asal dari mana?


me: Kupang NTT.


Salam kenal semua🤗❤️❤️🙏🙏


Happy Reading Guys...


*****


Wajah cerah dan bersih bagaikan awan di langit bersinar dengan sangat terang. Saat sinar mentari menyentuh tembus wajah Kira dari gorden. Kira yang tadinya tidur dengan pulas akhirnya membuka kedua mata yang sebenarnya tidak ingin terbuka.


Tangan Kira segera mencari-cari ponsel di sekitarnya untuk melihat jam di ponselnya, mata Kira langsung terbelak dengan waktu itu yang menunjukkan pukul 07. 00 wib. Ini adalah pertama kali bagi Kira bangun dengan jam tidak sesuai alarm jamnya yaitu jam 05. 00wib.


Astaga jam 7. Ini karena semalam aku tidur terlambat gara-gara meladeni pria keong itu, omo... bagaimana jika ibu sudah bangun? Ayo Kira bangun dan lakukan tugasmu sebagai anak mantu di rumah ini, batin Kira menyemangti dirinya.


Kira yang bergumam dalam hati sambil mengerakkan tubuhnya untuk bangun namun ia merasakan ada sesuatu yang berat di perutnya. Kira menundukan kepalanya dan melihat tangan Bianco yang sedang memeluknya.


Omo... omo.. apa ini? Kenapa dia memelukku. Kemarin marah-marah tidak jelas sekarang malah peluk diriku. Pengen aku jitak betul palanya, bisik Kira.


Kira bebisik dalam hati sambil memiringkan kepalanya menatap pria yang ada di sampingnya. Kira menyeritkan keningnya lalu kembali fokus untuk segera melepas tangan Bianco. Namun saat Kira mencoba membuka tangan Bianco dari perutnya tetap saja tangan itu tidak bisa dilepaskan begitu mudah.


Kira menarik nafasnya dalam lalu ia pun kembali mencoba melepaskan tangan Bianco dari perutnya tetap saja tangan Bianco tidak lepas juga dari sana. Semakin Kira mencoba melepaskan tangan Bianco semakin mempererat pelukanya di perut Kira.

__ADS_1


Ini tangan atau baja? Apa dia sengaja... cihh di depan aku so jual mahal tapi di belakang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Dasar manusia alien awas saja kamu nanti aku balas, gumam Kira lagi.


"Lepaskan tanganmu...!" jerit Kira sambil melepaskan kasar tangan Bianco dari tubuhnya.


Kira menjerit dengan kasar sambil menahan emosinya. Entah kekuatan apa yang dimiliki Kira untuk ketiga kalinya ia mencoba melepaskan tangan kekar Bianco dari perutnya, saat Kira yang melepaskan tangan Bianco dari perutnya dengan kasar. Tiba-tiba derdengar suara ambrukan seperti robohnya batang pohon yang tumbang di bawah sana. Bersamaan dengan lepasnya tangan Bianco dari pinggang Kira. Kira merasa lega akhirnya tangan itu bisa lepas juga, namun ia kaget saat mendengar suara ambrukan di bawah kasur.


Brukkkkkk.....


"Aw.... kenapa sakit sekali tubuhku," suara Bianco dengan suara khas laki-laki pada umumnya yang baru bangun tidur.


Waduh... suara tumbang batang pohon yang aku kira itu pohon.... ternyata Bianco yang jatuh dari kasur. Omo... matilah aku. Cepat kabur Kira sebelum si kuprit sadar, gumam Kira ketakutan.


Kira yang bergumam saat mendengar suara Bianco segera turun dengan pelan dari kasur, ia pun langsung mengambil pakaian rumah seadanya saja di lemari. dan segera masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya. Sedangkan Bianco yang kesakitan terbangun dari tidurnya ia pun kaget saat melihat dirinya yang sudah ada dilantai kamar bukan kasur.


Ko aku disini? Perasaan semalam aku tertidur di kasur. Aduh pingangku sakit sekalu. Tunggu jika aku di sini berarti si kura-kura di mana dia? Bicara Bianco sendiri sambil berdiri memegang pinggangnya yang kesakitan akibat jatuh tadi.


Di mana dia? Ko menghilang? Batin Bianco bertanya saat melihat sosok Kira tidak ada. Sambil bergumam Bianco merebahkan tubuhnya ke kasur kamar untuk tiduran lagi.


Bianco yang merebahkan kembali tubuhnya ke kasur untuk tidur. Bianco memang adalah salah satu pria yang paling malas bangun pagi, ia pun memutuskan untuk tidur kembali tanpa peduli sudah pagi atau siang. Bainco kembali tidur lelap di bawah sana. Sedangkan Kira segera membuka pelan-pelan pintu kamar mandi ia melangkah pelan-pelan sambil melirik ke arah kasur di mana itu Bianco yang sedang tertidur lelap.


Kira menarik nafasnya lega, dan kembali melangkah pelankan kakinya untuk keluar dari kamar. Saat Kira sudah membuka gagangan pintu untuk segera keluar. Gadis itu menutup pelan pintu dan segera menuruni anakan tangga menuju dapur menyiapkan sarapan pagi.


Semoga saja ibu belum bangun. Amin Kira, batin Kira.


Ternyata kamu yang menendang aku sampai jatuh. Tunggu saja pembalasanku nanti malam, batin Bianco yang tadinya membuka mata saat melihat pintu sudah kembali ditutup pelan oleh Kira.


**** Karin.

__ADS_1


Akan aku hancurkan keluargamu secara pelan-pelan kakak. Teganya dirimu meninggalkan aku dalam keadaan terpuruk dan mengikuti suamimu.


Akan aku pastikan kehancuran keluargamu lebih menderita dari kehancuran keluarga kita. Aku bukanlah Karin yang bisu hanya melihat dan menangis di tempat saja. Aku adalah Karin yang akan menghancurkan keluargamu secara pelan-pelan. Akan aku pastikan kamu akan membayar semua penderitaan ibu selama ini, batin Karin.


Karin bergumam dalam hati saat melihat foto Kira yang ada di ruangan rahasinya. Ia meremas jari-jemarinya dengan sangat kuat sambil menatap tajam foto Kira dan Bianco.


Sebuah ukiran senyuman licik dari bibir Karin dan kini ia mengambil spidol merah memberikan tanda silang di foto Reka.


Malam ini adalah malam kehancuran dirimu nyonya Reka. Aku dan tim Yzd akan pastikan kelumpuhan total pada semua anggota tubuhmu, batin Karin.


Karin bergumam dalam hati menatap tajam foto Reka yang diberi tanda silang oleh dirinya. Karin tidak peduli dengan apa yang akan terjadi pada akhirnya, yang diinginkan Karin adalah menghancurkan keluarga Kira satu persatu.


Gadis itu sangat membenci Kira kakaknya, saat Karin yang sedang emosi menatapap tajam ke depan, ia dikagetkan oleh seorang wanita yang seumuran dengan Kira.


Wanita itu melangkah masuk ke ruangan Karin tanpa ketok pintu ia mengukir senyuman ketika melihat Karin yang memutar tubuhnya mendengar langkahan bunyi sepatunya.


Karin mengukir senyuman tipis membalas senyuman gadis itu sambil terus menatap wanita cantik yang sedang melangkah menghampiri dirinya.


Dia adalah Saskia, kekasih hati Bianco musuh terbesar Kira. Orang yang bekerja sama dengan Karin dan Jessy demi menghancurkan kehidupan Kira. Saskia hanya mengukir senyuman licik ketika dirinya memeluk Karin sambil berucap,


"Penyamaranmu sungguh luar biasa Aku bangga padamu. Kini kita akan bersama-sama menghancurkan musuh terbesar kita, dia adalah Sakira Bripo," ucap Saskia saat melepaskan pelukanya dari tubuh Karin.


"Aku tidak sabar membayangkan si nenek sihir Reka malam ini akan lumpuh total. dengan rencana ini hubungan Bianco dan Kira semakin menjauh dan mereka akan sulit bersatu," lanjut Saskia tersenyum licik pada Karin.


Saskia berucap sambil menatap foto Reka yang diberi tanda silang oleh Karin.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa vote, sub, dan komen agar author makin semangat. Terimakasih🙏❤


__ADS_2