
Follow Ig: @Sildadelita99.
Halo semua Jangan lupa tinggalkan jejak disini ya...
kalian baca jam berapa? asal dari mana?
me: Kupang NTT.
Salam kenal semua🤗❤️❤️🙏🙏
Happy Reading Guys...
*****
"Hari ini habisi gadis yang tadi bersama dengan Kira!" perintah Jessy pada komplotan anak buah Yzd.
Jessy memberi perintah kepada anak Yzd yang saat ini sedang mengkawal dia di tempat makam Shelin dan Dion.
"Mengapa kita harus melukai orang yang tidak bersalah? Lagian gadis itu tidak memiliki kesalahan untuk kita bunuh," ucap ketua Yzd menatap Jessy.
Ketua Yzd merasa bahwa Sherli tidak begitu penting untuk untuk dibunuh oleh anak buahnya. Sebab gadis itu tidak memiliki niat atau maksud mengagalkan rencana Jessy yang memanfaatkan Kira untuk misi balas dendamnya.
"Apa kamu bodoh. Gadis itu tadi menagkap kita di sini dia melihat aku dan dia juga merasa curiga dengan Kira. Dari tatapanya itu kita bisa melihat bahwa dia punya maksud tertentu mendekati Kira."
Jessy berucap mengingat kembali kejadian sejam yang lalu di mana saat itu Kira sedang menerima panggilan Jessy. Lalu Sherli tidak sengaja mendegar dering telpon itu, Sherli sebenarnya berpikir bahwa itu adalah telpon dari pihak kantor polisi.
(Kejadian Sejam yang lalu sebelum pemakaman Dion dan Shelin).
Jadi gadis itu hanya melihat punggung belakang Kira yang sedang mengobrlol dengan Jessy di telpon. Saat selesai obrolan singkat aku dan Kira di telpon, Sakira menatap Sherli dengan wajah sedikit terkejut.
"Sherli? apa kamu....?"
__ADS_1
"Tidak nona jangan salah paham dulu. Aku sama sekali tidak menguping pembicaraan nona," ucap Sherli ketakutan.
"Hei siapa bilang kamu menguping pembicaraanku. Aku bukan orang seperti itu, jadi jangan berpikir macam-macam. "
"Aku tadi ingin bertanya apa yang kamu lakukan di sini?" ucap Kira tersenyum.
Kira berucap tersenyum tulus pada Sherli sambil menghampiri Sherli. Sedangkan Sherli yang ketakutan merasa lega karena Kira tidak salah paham dengan dirinya. Jika Kira salah paham maka habislah Sherli sama papa.
"Terimakasih nona. Masih mempercayai aku, maafkan aku jika ada salah."
"Maaf untuk apa? Aku tidak mencurigai kamu."
"Sudahalah jangan dipikirn hal itu. Aku tidak pempermasalahkannya, ayo masuk! " jawab Kira mengandengan tangan Sherli untuk kembali ke tenda di pemakaman Dion dan Shelin.
Saat melangkah Kira melihat ponselya yang di sana masih ada panggilan dari Jessy. Kira segera mematikan telpon tersebut lalu kembali menyimpan ponselnya di tasnya. Tanpa Kira sadari bahwa Jessy mendengar semua percakapanya dengan Sherli, Sebab itulah Jessy salah paham dengan Sherli bahwa ia adalah mata-mata dari musuh tersembunyi entah siapa dia. Pada hal Sherli tidak bermaksud seperti yang Jessy pikirkan Sherli hanya kwatir dan cemas dengan keadaan Kira.
Sherli yang tadinya melangkah bersama dengan Kira menatap Kira dengan penuh rasa terimakasih. Tanpa sengaja mata Sherli menatap sepintas Jessy yang sedang menatapnya dari kejauhan sambil memegang ponsel yang ada ditelinganya.
"Habisi dia secepat mungkin sebelum semuanya terlambat!" perintah Jessy.
"Bagaimana mungkin kita menghabisi gadis polos itu? dia juga sangat dekat dengan Kira," bantah ketua Yzd.
"Terkadang orang yang polos lebih menyakitkan dari yang kejam. Musuh yang paling mematikan adalah musuh yang terdekat dengan dirimu. Baik itu keluarga atau sahabat atau juga orang yang kamu cintai."
" Hati setiap manusia dan jalan pikir manusia tidak semua berjalan sesuai isi hatimu atau pun jalan pikiranmu. Sekali pun itu terlahir dari satu rahim, namun hati dan pikiran sangat bebeda."
Ucap Jessy pada ketua Yzd sambil menatap lurus ke depan. Sedangkan ketua Yzd hanya terdiam dan menyerap semua kata-kata Jessy dengan seksama. dan bagianya itu sangat benar bahwa walupun terlahir dari rahim yang sama namun hati dan pikiran manusia itu berbeda pada setiap orang, itulah yang dirasakannya dirinya saat ini
****
(Bianco dan Kira)
__ADS_1
Suasana bising datang pada Kira dan Bianco dimana mata mereka saling bertemu satu sama lain. Kira menatap Bianco yang ikut menatapnya dengan sangat dalam. Entah mengapa hati Bianco mengatakan mata yang saat ini menatapnya seperti mata tidak asing bagi dirinya, mata yang sangat ia kenal namun Bianco tidak tahu siapa yang hatinya maksudkan.
Supir yang tadinya fokus ke jalanan tidak sengaja ia melihat ke kaca spion. Matanya terbelak saat melihat tatapan Bianco yang begitu dalam pada Kira.
Apakah tuan muda jatuh cinta sama nona muda? batin supir tersebut.
Tidak. Ini tidak boleh terjadi karena tuan muda hanya milik nona Saskia. Aku harus melakukan sesuatu agar mereka berhenti saling tatap-tatapan. Aku sudah berjanji pada tuan Kevin akan mengagalkan hal yang bersangkutan dengan hati, guman supir itu.
Supir itu berguman dengan pikiran kemana-mana. Ya supir itu adalah salah satu mata-mata Kevin untuk mengawasi setiap gerak-gerik Bianco. Karena ia tadi sudah dibayar mahal oleh Kevin untuk menggalkan hal yang bersangkutan dengan Kira apa pun caranya. Asalkan Bianco tidak terus berduan dengan Kira.
Mengapa dia menatap aku seperti itu?membuat jantungku makin berputar lebih dari dua kali.
Aku bukanlah orang yang pantas untukmu. Tujuanku menikah dengan kamu hanya ingin menghancurkan keluargamu... bukan jatuh cinta, batin Kira.
Mata ini seperti mata yang tidak asiing bagiku. Mata yang selalu aku cari selama ini, namun siapakah pemilik mata ini mengapa tatapan mata itu sangat tidak asiing bagiku, batin Bianco.
Bianco terus bergumam masih dengan pertanyaan yang sama saat menatap mata Kira. Ia seperti mengenal mata itu namun ia tidak tahu siapa yang ia maksud.
Kira dan Bianco berucap dalam hati mereka masing-masing. Pikiran keduanya kemana-mana, Hingga akhirnya mata Kira kembali berkaca-kaca saat membayangkan jika suatu saat keluarga Bianco hancur karena dirinya apa yang akan terjadi jika Kira benaran jatuh cinta dengan Bianco. Kira secepat mungkin mengalihkan tatapanya dari tatapan Bianco saat membayangkan betapa hancurnya diri Kira jika itu benaran terjadi.
Ia menghindarkan tatapan matanya dari tatapan mata Bianco. Pria yang tadinya masuk ke dalam pikiran masa lalu kini tersadar dan segera memperbaiki posisi duduknya. Sambil menyuarakan suara khas batuk laki-laki agar Kira tidak mencurigai perasaan Bianco saat ini.
Bianco adalah pria yang baik hati, namun ia juga memiliki sikap dingin dan sombong kadang kalo mud baiknya datang maka ia sepanjang hari akan tersenyum membayang sesuatu yang membuatnya bahagia. Namun kalo mudnya lagi buruk maka secapatnya sikapnya akan mengikuti mudnya tersebut.
Ada apa dengan aku? Tidak. Aku tidak menyukainya. Saskia adalah milikku tidak mungkin aku menghianati Saskia. Hanya karena wanita ini, bisik Bianco bergumam dalam hati saat mengetahui bahwa jantung pria itu saat ini sedang berputar tidak menentu arah.
Pada akhirnya kita akan saling melepaskan keegoan kita dan hidup bahagia dengan orang yang kita cintai. Namun, apakah cinta itu akan menerima diriku jika dia mengetahui yang sebenarnya?
Cinta bisa mengubah segalanya namun cinta juga bisa menghancurkan dirimu dengan muda. Dibalik kekawatiran Kira pada Karin disanalah hal tidak terduga terjadi pada Karin adik kandung Kira.
Bersambung.
__ADS_1