PERNIKAHAN SAKIRA

PERNIKAHAN SAKIRA
Senyummu adalah senyumku


__ADS_3

Follow Ig: @Sildadelita99.


Halo semua Jangan lupa tinggalkan jejak disini ya...


kalian baca jam berapa? asal dari mana?


me: Kupang NTT.


Salam kenal semua🤗❤️❤️🙏🙏


Happy Reading Guys...


*****


"Apa kamu bahagia, " ucap Kinta sahabat Sagas.


Kinta adalah gadis sederhana, cantik, baik, pengertian, memiliki sikap kalem dan pekerja keras. Gadis ini sering dipanggil si gadis mata binar karena memiliki mata yang sangat indah dan kedua bola matanya seperti memakai lensa pada hal tidak. Oleh sebab itu ia sering dipanggil si gadis mata binar, Kelopak matanya sangat lurus seperti boneka, memiliki rambut yang kriwil namun indah.


Kinta juga merupakan sahabat Sagas. Ia berteman dengan Sagas sejak smp hingga sekarang. Bisa di bilang Kinta paling paham soal Sagas dan dia adalah tempat curahan hati Sagas. Pria itu sering berbagi cerita dengan Kinta, baik sedih atau bahagia. Kinta dan Sagas sangat dekat lebih dari seorang saudara.


Namun Sagas hanya mengap Kinta sebagai teman tidak lebih dari seorang teman. Sedangkan Kinta berbeda dengan Sagas, gadis itu menyukai Sagas sejak smp. Tapi ia hanya memendam rasa itu walau kadang ia terluka namun ia selalu berusaha terlihat baik-baik saja.


" Apa yang terjadi? Apa kamu bahagia hari ini? " tanya Kinta lagi dengan pertanyaan yang masih sama.


Pada hal sebenarnya dia tahu apa yang terjadi, bungkam Kinta.


Kinta kembali terluka membayangkan kejadian pagi tadi yang dilihatnya, Ia mengangkat wajahnya ke atas menatap langit-langit agar air matanya tidak dilihat Sagas.


"Aku sangat bahagia. Makanya aku memelukmu berbagi kebahagian dengan dirimu. Kamu tahu betapa hatiku saat ini bahagia," jawab Sagas.


Sagas berucap sambil memeluk erat tubuh kecil Kinta dengan senyuman membara di bibirnya. Kinta yang saat ini dipeluk Sagas sangat bahagia. Walau pelukan itu, bukan yang pertama namun Kinta bahagia, kebahagian Kinta tidak bisa diukur lagi. Gadis itu tersenyum menatap bintang dengan kebahagian sambil menahan luka yang perih di sana.


Waktu aku mohon berhentilah sebentar. Hari ini ada begitu banyak masalah tapi saat mendapat pelukan ini terasa bahwa semua bebanku sudah hilang. Apa kau tahu betapa bahagianya diriku saat ini? batin Kinta.


Kinta yang bergumam dalam hati tersenyum bahagia sambil menutup matanya untuk merasakan hangatnya pelukan Sagas. Setelah beberapa detik berpelukan dengan Sagas. Pria itu pun melepaskan pelukannya dari Kinta yang saat ini sedang memegang dua kantong plastik sampah .

__ADS_1


Awalnya Sagas datang dengan penuh kebahagian terpampang nyata di wajahnya. Pria itu menghampiri Kinta di tempat kerja gadis itu. Untuk berbagi kebahagian dirinya saat itu.


Dengan sahabat sekaligus tempat berbagi ceritanya. Kinta yang saat itu banyak masalah di Kafe karena tidak fokus bekerja saat semua pikiranya dikuasi oleh kejadian di kantor tersebut membuat ia hari itu sangat bed mudd untuk bekerja. Kinta membersihkan sampah-sampah dan mengumpulkannya di pelastik sampah dan dibawa keluar oleh gadis itu untuk di buang di tempat sampah.


Saat Kinta melangkah ke luar dengan wajah tidak semangat. Tiba-tiba bibirnya mengukir senyuman dengan lebar. Kinta tersenyum dengan bahagia sambil menatap lurus sosok pria yang tinggi dan tampan dihadapanya. Belum Kira membuang sampah ia kaget saat Sagas yang berlari seperti anak kecil yang menemukan mainan kesukaanya, pria itu berlari dengan kencang menghampiri Kinta dan langsung memeluk tubuh Kinta dengan erat tidak peduli dengan sampah plastik yang ada di tangan Kinta.


•••• kembali ke cerita semula ••••


"Aku sangat bahagia. Kebahagianku ini tidak bisa dibayar dengan uang, Kamu tahu hari ini aku sangat bahagia saking bahaginya aku, kebahagian itu tidak bisa diukur dengan samudra di laut sekali pun."


"Hemm...," Kinta bedehem.


"Wahhh bisa aku tebak kalo kamu sudah mendapatkan sesuatu yang berarti dalam hidupmu dan sesuatu itu sangat spesial untuk dirimu ," pinta Kinta dengan senyuman.


Dan sesuatu itu sudah aku lihat tadi pagi, betapa sakitnya hati ini, ingin rasanya aku berteriak padanya mengapa melakukan hal ini untuk aku? Batin Kinta.


"Kamu benar selama ini aku salah tentang kamu, aku menyesal bisa menyia-nyiakan kesempatan ini."


"Maksud kamu?" Bertanya berpura-pura tidak tahu pada hal dia mengetahuinya, Kinta.


"Aku.... mencintai kamu Kinta.... i love you" ucap Sagas.


Apa aku sedang bermimpi? apakah ini nyata...? batin Kira.


"Aku..." ucapan Kira terputus-putus karena gugup.


Deg...


Deg....


Suasana terdiam beberapa detik ke depanya, jantung Kinta semakin berdetak kencang tidak menentu Kinta menarik nafasnya dalam-dalam saat Kinta ingin mengucapkan kata i love you to balasan untuk ucapan Sagas, Pria itu kembali memotong ucapan Kinta.


"Itu adalah kata - kataku saat aku kembali malakukan hubungan itu dengan Rani di kantor."


Prakkkkk....

__ADS_1


Jatuhnya plastik sampah dari tangan Kinta.


"Apa...?" tanya Kinta syok Ia tidak menyangka bahwa Sagas bisa memberitahu hal yang tadi dilihatnya di kantor kepada dirinya.


"Ya Rani. Gadis yang aku ceritakan ke kamu mantan kesayanganku kami berdua hari ini kembali bersatu dalam hubungan ikatan cinta kami."


Ucapan Sagas sontak langsung membuat wajah bahagia Kinta berubah, air mata yang ditahanya kini terjatuh lagi, Kinta mengalihkan tatapanya dengan sengaja mengambil kembali dua kantong sampah yang terjatuh tadi.


Dalam sekejap aku ingin mengatakan aku mencintaimu, Sekejap aku terjebak dalam kesalahpahaman ini, mengapa seperti ini? Harusnya aku sadar bahwa itu adalah ungkapan bahagianya untuk wanita lain yang jelas bukan diriku... aku hanyalah daun yang akan selalu barada di batang pohon dan bunga itu tidak bisa aku petik karena aku tahu posisiku, batin Kinta.


Kinta berguman dengan tetesan air mata yang mulai mengalir, di mana saat itu dirinya membungkukan badanya untuk mengambil kantong sampah di bawah sana dengan penuh deraiaan air mata yang terus mengalir


"Aku turut bahagia dengar kabar ini."


Jauh dalam lubuh hatiku aku sangat terluka, batin Kinta.


Kinta berucap dengan penuh ketenangan agar terlihat bahagia di mata Sagas. Namun ucapanya berlawanan dengan isi hatinya. Sagas tersenyum bahagia mendengar ucapan Kinta.


"Terimakasih untuk dukunganmu. Saking bahagianya kamu sampai menangis seperti itu."


"Hem," Kinta menjawab dengan berdehem.


"Selama ini aku selalu melihat kesedihan di matamu, saat melihat kesedihanmu aku ikut sedih, melihatmu tersenyum aku ikut tersenyum."


"Senyummu adalah senyumku sedihmu adalah sedihku, karena itu aku bahagia jika kamu bahagia," ucap Kinta menatap tulus Sagas.


Kinta menjawab ucapan Sagas dengan tersenyum walau di dalam sana hancur bagaikan kepingan pecahan kaca. ia kembali memutar tubuhnya membelakangi Sagas untuk membuang sampah, Kinta melangkah ke depan dengan air mata yang mengalir keras dari matanya, luka yang tertampar dua kali hari ini untuknya.


Sagas yang mendengar ucapan Kinta yang saat ini sedang melangkah ke depan untuk membuang sampah yang ada di tanganya. Sagas tersenyum menatap pungung belakang Kinta, semakin lama Sagas menatap punggung itu ia pun ikut melangkah menyusul Kinta dari belakang. Dan tangan Sagas lansung melingkar di perut Kinta dengan erat. Kinta yang kaget sontak langsung terhenti langkahan kakinya.


"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Kinta.


"Tidak ada apa-apa aku hanya ingin melakukanya," ucap Sagas sambil mendekatkan dagunya di bahu Kinta dengan lembut.


Jangan lupa Vote ya Guyss Biar aku semakin Rajin upnya🥰🥰😘

__ADS_1


Terimakasihh....


Bersambung.


__ADS_2