Pesona Mama Muda

Pesona Mama Muda
PERTEMUAN


__ADS_3

Waah ternyata ibu kota begitu indah, aku harus mengambil banyak foto, Diana terlihat begitu senang sudah berada di keramaian. dia merasakan tenggorokan nya sudah kering meski dia tidak begitu mengetahui banyak tempat dia memilih pergi ke sebuah cafe terdekat.


Aku harus mencari hotel agar aku bisa menginap selama beberapa hari.


Dia melihat wanita paruh baya yang hendak berjalan keluar, menjatuhkan kotak kecil dari dalam paperbag nya. Diana mengejar wanita itu untuk memberikan kotak kecil yang di pungut nya.


"Tunggu! ibu menjatuhkan ini tadi di dalam" Diana mengejar sampai wanita paruh baya itu berada di dekat mobil nya.


wanita itu tersenyum dia menyadari kalau benda itu adalah milik nya. "Terima kasih" ucapan nya sambil melirik Diana yang terus menarik koper bersamanya "Kamu mau kemana nak"?


" Emmm.. nama saya Diana buk." sambil mengulurkan tangan nya untuk bersalaman "Saya dari xxx" Ucap Diana sambil tersenyum manis


Wanita paruh baya itu pergi meninggalkan Diana.


"Alex" Seru wanita paruh baya itu pada seorang supir pribadi di balik kemudi.


"Iya nyonya ada apa?"


"Sudah sangat jarang bertemu dengan orang seperti itu."


Alex tidak menjawab dia hanya tersenyum. memang di kota ini sudah tidak ada lagi orang seperti itu, menemukan milik orang lain dan masi di kembalikan.


🌻

__ADS_1


Awww sakit... seru Diana yang di tabrak oleh seorang pria yang bertubuh tinggi, kekar dan tampan.


"Kamu tidak apa-apa?" tanya pria itu karna buru-buru dia menabrak orang.


"Tidak apa-apa! aku baik."


Pria itu melirik seorang wanita yang membawa koper entah apa isinya. tapi dia lebih terkejut melihat ada goresan kecil dan darah segar yang menempel di telapak tangan nya.


"Ikut aku biar ku obati" tanpa berfikir pria itu membawa Diana ke rumah nya.


Bell berbunyi saat pintu terbuka Diana mengikuti langkah kaki lelaki di depan nya.


Ada wanita paruh baya dan anak gadis nya yang sedang duduk di ruang utama.


"All kau kenal dia?" Tanya wanita itu sambil mendekati Diana


"Maaf buk saya cuma" belum selesai menjawab langsung di sela oleh pria di samping Diana


"Aku tadi menabrak dia. tangan nya terluka aku akan mengobatinya."


Terlihat sesorang sedang membawah kotak obat. menyerahkan pada pria di samping nya.


"Waah kak sudah 4 tahun sekarang kau membawa pulang seorang wanita. kau hebat kak" Ucap gadis yang berdiri di samping wanita paruh baya itu.

__ADS_1


"Tutup mulut mu" titah All tidak melepaskan pandangan dari tangan Diana.


Ibu dan anak gadis itu heran melihat anak lelaki dan kakak nya. bertingkah seperti itu.


"Aku tidak apa-apa. tidak perlu seperti itu" Ucapan Diana tidak di hiraukan oleh All "Sekarang sudah larut bagaimana aku harus mencari hotel" Ucapan Diana yang terdengar panik, berhasil membuat All berpaling dari pandangan nya.


"Kau boleh menginap disini malam ini"


"Apa? Tapi a aku"


"Sudahlah jangan menolak. siapa namamu?" Ucap gadis itu langsung duduk di samping Diana,


"Nama ku Diana!"


"Oh! nama ku Alecia. Darimana kau berasal?


" Aku dari xxx aku belum mengenal tempat ini"


"Untuk apa kau kesini? kau mencari pekerjaan?


" Tidak! aku datang untuk berkunjung"


"Kau lucu! Memang kau tidak takut hilang?"

__ADS_1


Alecia mudah dekat dengan orang. hanya saja dengan status sosial keluarga nya. dia harus membatasi semua dan hanya berteman dengan orang-orang tertentu.


__ADS_2