
Kekhawatiran all membuat dia lupa dengan harga dirinya, rasa gengsi, Dan tentu dia tidak menyadari dengan apa yang dia lakukan.
Gadis ini begitu malang. sekarnag dia jauh dari keluarganya,
All tertidur di sofa kamar miliknya.
diana sudah mulai sadar kembali, dia perlahan membuka matanya yang di lihat nya. dia berada di kamar yang berbeda dengan yang dia temptati. tetapi begitu Diana melirik ke samping disana Ada all yang tertidur dengan nyenyak.
"Awwww kepala ku sakit." gumam kecil Diana
Diana perlahan menuruni ranjang yang berukuran big-size itu. dia ingin kembali ke kamar nya,
Cek lek.... bunyi gagang pintu kamar all
All segera membuka kedua matanya dengan tangan yang di kucek-kucek di kedua matanya.
"Mau kemana kau?" tanya all pada Diana
"Emmm.... aku Akan kembali ke kamar ku"
"Tidak!"
"Tapi.. aku sudah merasa baikkan"
"Beristirahatlah disini"
__ADS_1
"Kau tidak perluh menghawatirkan ku" Diana berucap dengan wajah pucat nya berusaha tersenyum
"Baiklah. Mari ku antar jika Ada apa-apa panggil aku!" Ucapan all penuh penekanan
"Oke siap boss" jawaban Diana mendapat tatapan mengerikan dari all.
Meskipun Diana dalam keadaan tidak baik, tetapi dia tetap berusaha tersenyum Dan membuat orang-orang di sekitarnya tidak khawatir.
Bisa-bisanya dia, dalam keadaan tidak baik masih tetap bercanda... hummmppp..... aku lebih penasaran dengan dirimu yang sebenarnya...,,,
All kembali ke kamar nya. membaringkan tubuh nya diatas ranjang big-size nya,
Dia berusaha menutupi kedua matanya. agar dia bisa tertidur namun hasilnya nihil.
Malam sudah semakin larut jarum jam pun terus berputar, tetapi mata all kian untuk tertutup.
All membuka pintu kamar Diana, disana dia dapat melihat Diana sedang berbaring dengan mata tertutup, yang di yakini all saat ini dia sudah pulih.
Baguslah kalau dia sudah lebih baik setidaknya saya sudah bisa tidur dengan nyenyak.
All sudah kembali ke kamar nya, membaringkan tubuhnya samapi kedua matanya terlelap.
*****
Bulan Dan bintang sudah meninggalkan malam. matahari tlah terlihat menyinari bumi, All bangun dari tidurnya. begitu juga dengan diana.
__ADS_1
Di meja makan sudah tersedia makanan untuk sarapan pagi. diana keluar kamar, dia mendapati di meja sudah ada makanan.
"Kemarilah ayo sarapan" Ucap All memanggil diana untuk sarapan bersama nya.
"Kau memesan makanan? Maaf aku tidak menyiapkan makanan untukmu"
"Makanlah selagi hangat"
Diana menikmati sarapan nya,
tiba-tiba pembantu rumah tangga yang baru di pekerjakan all menghampiri mereka.
"Selamat pagi nona muda" sapa asisten rumah tangga pada diana.
"Pagi.... hmmpp..... apa kau mempekerjakan asisten rumah tangga?" tanya diana pada all.
"hmmpp.... seperti yang kau lihat, lagi pula kau tidak bisa merangkap jadi asisten rumah tangga" ucap all tersenyum sinis pada diana
"Oh... baguslah... aku tidak perluh bersusah untuk hal tidak penting" Diana berujar dengan nada ketus dan melahap semua makanan di piringnya
Ada apa dengan nya? bukannya bagus jika ada asisten rumah tangga dia tidak perluh berada di dapur untuk sekedar mengacau......
"Kau istirahatlah. jangan kemana-mana, aku akan ke kantor. jaga dirimu"
"Aku tidak perluh perhatian mu" Ucap diana berjalan masuk ke kamarnya
__ADS_1
All pergi berangkat ke kantor, sedangkan diana menghabiskan waktunya di kamar. dia hanya keluar untuk makan siang...
Hari-hari yang melelahkan ini membuatku rindu rumah.....!!!!