Pesona Mama Muda

Pesona Mama Muda
DIANA TERTIDUR


__ADS_3

All sedang sibuk dengan pekerjaan nya. begitu juga dengan diana dia sedang asik dengan menikmati keramaian kota.


diana tiba di depan gedung pencakar langit itu. disitu tertulis besar-besar AIDA diana mengambil kertas yang di berikan all sebelum dia berangkat kerja.


Waah benar ini yang di berikan tadi oleh nya. besar sekali pasti uang nya banyak.!


diana berjalan masuk ke dalam dan bertanya pada resepsionis.


"Maaf nona apa anda sudah membuat janji" tanya seorang resepsionis


"tidak! tapi dia yang memberikan alamat ini pada saya"


resepsionis menatap diana dengan tatapan sinis, mereka tidak percaya dengan melihat cara berpakaian diana.


"bapak direktur sedang sibuk tidak bisa di ganggu"


"tidak apa-apa saya akan menunggu nya"


diana berdiri menunggu sampai all ada waktu luang.


all keluar bersama dengan asisten pribadinya, mata nya tertuju pada wanita yang terlihat sudah kesemutan berdiri terlalu lama.


all mendekati diana,


"Hay. masih sibuk?" sapa diana pada all


"Kenapa kamu berdiri?"


"Saya tidak tahu harus duduk dimana" jawab diana polos


"Kenapa tidak bilang pada resepsionis jika kau akan bertemu denganku?"


kedua resepsionis sudah ketakutan, tangan mereka gemetar entah apa yang akan terjadi pada mereka.


"Mereka bilang kau sibuk. jadi aku menunggu kau disini"

__ADS_1


"dan tidak mengijinkan kau duduk"?


diana hanya menganggukan kepala, sebagai jawabannya.


" Gan! " Ujar all memanggil nama asisten di belakang nya "Pecat mereka" hanya itu kata-kata dari bibir all dan berjalan bersama dengan diana,


Gan bingung siapa sebenarnya wanita itu. kenapa boss nya bisa memecat kedua resepaionis hanya demi wanita itu.


"Kau sudah makan"? tanya all pada diana


diana hanya menggeleng kepala,


all membawa diana ke restoran berbintang.


mereka menikamati hidangan yang telah siap santap di atas meja.


" pelan sedikit! saya tidak akan mengambil makanan mu" bisik all pada diana


diana tidak menghiraukan all.


Kau membuat nafsu makan ku makin bagus akhir-akhir ini... gumamam all dalam hati


🌻


"Hei. bangun kita sudah sampai." Ucap all sambil menepuk-nepuk pipi tembem milik diana


"Hooooaayeemm.... kita sudah sampai?"


"Cepat bangun! kau tidur seperti ****"


diana terus menguap dari mulut nya dia belum mendapatkan sepenuh kesadarannya.


Kau sunggu menggemaskan jika sedang tidur,


all merasa gemes melihat diana yang kembali bersandar dan menutup mata nya.

__ADS_1


"Woyy. kau memang persis seperti ****," Ucap all sambil membunyikan suara klakson mobil


diana kaget dan langsung bangun. kepala nya menabrak kaca yang sudah di turunkan setengah.


"Kau gila yaa!" teriak diana "kalau kepala ku pecah bagaimana"


all hanya mengangkat bahu nya pertanda kalau dia tidak perduli.


lelaki ini menghabiskan banyak energiku, bersama nya mulut ku sampai lelah entah harus bicara apa! diana membatin


"Sudah cepat turun! atau kau mau ku gendong"


"Tidak perlu" ucap diana kesal


"Siapa juga yang akan menggendong mu. berat seperti ****"


"Sial. kau yang tidak bertenaga," diana semakin kesal di buat all


🌻


Suara bell berbunyi, pesanan makanan sudah datang.


diana dan all makan dalam suasana hening tidak bicara.


Ehemm... all berdehem


diana hanya terus menyibukan dirinya dengan makanan di piring nya.


"Kembali lah istirahat aku akan mencuci piring" Ujar diana


"Apa kau perluh bantuan ku?"


"Tidak perluh! istirahatlah cepat besok harus bekerja"


Lagi-lagi kata-kata itu. pikir all

__ADS_1


__ADS_2