Pesona Mama Muda

Pesona Mama Muda
diana sakit


__ADS_3

Pagi hari telah berlalu all dan diana sibuk dengan kesibukan masing-masing, tentu all menghabiskan waktu nya dengan bekerja. tidak dengan diana yang hanya sibuk nonton TV. tidur, tidak ada yang ingin dia kerjakan.


Apa dia sudah merindukan anak nya. atau jangan-jangan dia tidak betah, hanya diam di rumah. apa perluh aku mengajak nya keluar.


"Hei apa kau bosan di rumah?" tanya all pada diana


"hummppp.. tentu"


"bagaimana kalau kita ke rumah ibu?"


"Kau saja yang pergi" all melihat diana tidak seperti biasa nya. dia ingin bertanya, tapi all mengurungkan niatnya untuk bertanya. "tidak perluh memperdulihkan ku. aku di rumah saja" ucap diana yang membuat all semakin tidak tega meninggalkan nya.


all meninggalkan diana sendiri di depan TV. dia tidak tega meninggalkan diana sendirian,


Kenapa aku harus perduli padanya! dia bukan siapa-siapa mu all. dia hanya orang asing yang kau gaji. all terus berfikir keras dalam fikiran nya


prangggg....

__ADS_1


all mendengar suara gelas pecah. dia keluar untuk melihat apa yang terjadi di luar, ternyata di sana ada diana yang sudah jatuh tersungkur di lantai.


"Hey... kau tak apa?" teriak all dia terlihat panik all mencoba mengangkat tubuh diana, diana sudah mengigil kedinginan ternyata diana sedang demam.


"Gan cepat bawah dokter ke apartemen ku!" ucap all pada seseorang di balik telfon.


all terus duduk di samping diana. dia terlihat begitu panik dan khawatir.


suara bell pintu sudah terdengar, all menekan remote control untuk membuka pintu.


Gan bersama dengan dokter pribadi keluarga SAGASALI. berjalan menuju ke kamar dimana all dan diana berada..


dokter memeriksa keadaan tubuh diana, all terlihat mondar mandir seperti strika. membuat gan yang memperhatikan nya merasa aneh dengan boss nya.


Pasti boss memiliki hubungan special dengan wanita ini. boss terlihat begitu khawatir. gan membatin


dokter sudah selesai memeriksa diana. bahkan dokter pun memperhatikan all. tatapan all yang seperti membunuh, di saat dokter memeriksa diana dan menyentuh wajah diana.

__ADS_1


"Dia hanya demam. minum obat pasti akan segera membaik perbanyak istirahat,"


"Yasudah kau boleh pergi dan" Ucap all sambil menatap sinis ke arahnya "Cepat bawah dia gan! eee... cuci tangan mu tadi kau menyentuh nya"


"Tenang saja. dia hanya demam biasa tidak terpapar virus corona" Ucap dokter ternyata dokter muda itu adalah teman sekelas all. hendry namanya.


"Sial! dia ku beri makana bergizi dan kau bilang dia terpapar virus corona" Ucapan all seperti akan segera menyerang dokter hendry "Cepat keluar"


Gan segera membawa hendry keluar, hendry ataupun gan sudah mengerti sifat all.


tapi yang lebih membuat mereka tidak mengerti, cara all pada diana.


"Sial! aku belum bertanya siapa wanita itu" Ucap hendri sambil menepuk jidat nya.


"Kau tidak perluh bertanya, wanita itu tentu adalah milik nya"


"Apa pendengaran ku tidak salah" ucap hendri sambil mengorek-orek telinganya

__ADS_1


"Kau jorok sekali seperti itu. cepat cuci tanganmu!" gan membawa hendry untuk mencuci tangan nya. "Ayo cepat keluar. jangan bangunkan singa yang sedang duduk di depan kelinci saat ini" Ucap gan sambil melirik ke arah pintu kamar yang tertutup rapat.


gan dan hendry pergi meninggalkan apartemen all, hanya all sendiri yang menjaga diana.


__ADS_2