
Diruang santai...
"Raina kemana lagi Fito." tanya maminya,"Cari dia buruan."
"Ada mih,didapur membantu bik Imah." jawab Fito asyik bercanda dengan King,anak laki-laki Sari.
"Fita,panggil kakak iparmu." suruh mami pada Fita adik Fito.
Lima menit kemudian,Raina datang dan menjatuhkan bokongnya disamping Fito.
"Sari,kenalkan ini Raina istri Fito." kata mami memperkenalkan Raina.
"Halo,kita sudah ketemu kemarin tante.Sari pikir Raina sekertaris Fito,ya ampun.... Fito,nemu dimana kamu istri cantik begini." ujar Sari.
"Kalian sudah ketemu?" tanya tante Dewi.
"Iya tante,tapi Fito gak bilang kalo Raina istrinya." kata Sari,
"Ya jelas aja gak bilang,situ mantannya." ucap Raina dalam hati,tapi tetap tersenyum manis.
"Oiya,tante Sari dan Haris ada seminar diluar,apa Sari bisa nitip King disini sementara." ucap Sari meminta ijin.
"Tentu saja boleh,kalo perlu aku ambil cuti buat jagain King." jawab Fito.
"Wah... sepertinya Fito sayang sekali sama King,boleh jadi pancingan buat mereka biar Raina cepat hamil." kata mami nya senang.
Ting... tong... bunyi bel rumah terdengar sampai keseluruh ruang.Bik Imah cepat-cepat berlari membuka pintu rumah.
"Malam semua.... " sapa Haris,suami dari Sari.
"Papi.... " teriak King memeluk papi nya.
"Om,tante dan semua,kenalkan ini suami Sari,Haris."Sari memperkenalkan suaminya.
Haris mengulurkan tangannya dan menyalami satu persatu penghuni rumah.Tepat saat berjabat dengan Raina,Tiba-tiba dia teringat dengan temannya Bagas.
" Sepertinya saya pernah lihat anda,tapi dimana ya?"ujar Haris mengingat-ingat wajah Raina.
"Oh iya,saya lihat wajah anda dilayar ponsel teman saya.Bukankah anda kekasih teman saya, Bagas." lanjut Haris bertanya,
"Bagas,siapa yang bilang dia pacar saya." kata Raina membela diri karena Fito sudah memelototinya.
"Bagas sendiri yang bilang."
"Bagas bukan pacar saya,dia bos di kantor tempat saya bekerja." jelas Raina.
"Kamu ada-ada saja sayang,Raina ini istri Fito.Mungkin temen kamu itu halusinasi." ucap Sari bergelayutan di lengan suaminya.
"Sepertinya sudah malam,dan kami harus siap-siap." ujar Haris,"King ingat ya,jangan nakal."imbuh Haris pada anaknya,dan mereka berdua pamit pulang.
****
"King tidur dengan kita,gak ada lagi kamar." ujar Fito dikamar.
"Raina,aku sedang bicara sama kamu." ucap Fito lagi,sepertinya dari tadi Raina cuek.
__ADS_1
"Apa aku bisa melarang kamu,Fito.Terserah,dia mau tidur dimana,lagian kamu yang mengijinkan dia tinggal disini,ini juga rumah kamu.Dan lagi dia anak dari mantan kamu." jawab Raina.
"Tahu dari mana kalo Sari mantan gue." batin Fito."Jangan-jangan dia cemburu dari tadi,makanya diam aja."lanjutnya.
Tok... Tok....
Bik Imah mengetuk pelan pintu kamar tuan dan nona mudanya,mengantarkan King.
"Hai,anak ganteng.Sudah mau bobo sayang." ucap Fito pada King.
"Sudah om." jawab King sedikit cadel,"Tante,biasanya sebelum tidur mami membacakan cerita untuk King,apakah tante mau membacakan cerita pada King?"imbuh King pada Raina.
"King mau cerita apa?" tanya Raina malas.
"Terserah tante aja,King pasti suka."
Raina mengambil buku cerita yang ada didalam tas milik King.Orang tuanya begitu teliti mempersiapkan sampai ke hal yang paling kecil.
Satu jam Raina membacakan cerita,akhirnya King tertidur lelap dipelukan Raina.
"Akh... lucu sekali." gumam Raina.
"Kamu baru sadar kalo anak ini memang lucu." ujar Fito yang ikut mendengarkan Raina bercerita.
"Bukan anak ini yang lucu,"
"Terus,maksud kamu."
"Lucu,ada seorang istri yang menidurkan anak dari mantan suaminya." jelas Raina kesal.
"Sudah malam jangan cari gara-gara." kata Fito membelakangi Raina.
****
"Mau kemana buru-buru begitu." ucap Fito seraya memakaikan baju pada King.
"Aku ada janji sama Weni,sudah lama kita gak jalan bareng." jawab Raina memasukkan barang-barangnya kedalam tas selempang nya.
"Apa kamu gak bisa diam dirumah kalo libur,disini ada King."
"Kamu kan yang mau jagain dia,bahkan kamu bisa ambil cuti hanya untuk dia." ujar Raina kesal.
"Tante,King boleh ikut tante gak, King udah siap nih." kata King, "King gak pernah diajak jalan-jalan, mami papi sibuk terus." imbuh King memelas.
"Jalan-jalan sama om Fito aja ya." kata Fito tak mau mengganggu hari libur Raina.
"King maunya sama tante Raina aja." rengek King.
"Ya sudah gimana kalo jalannya sama om juga tante." usul Fito.
"No... no.. no... mending aku ajak aja King." tolak Raina dan langsung keluar kamar menggandeng tangan King.
Diruang keluarga,Raina bertemu mami dan papi mertuanya.
"Eh,kalian mau kemana?" tanya mami
__ADS_1
"Raina ajak King jalan-jalan mih,sekalian Raina ada janji sama teman Raina." jawab Raina
"Apa tidak papa King ikut kamu Raina." tanya mami
"Gak papa mih, Raina pergi dulu mih." pamit Raina.
Sepanjang perjalanan menuju mall,King terus saja berbicara, bercerita,dan bertanya ini itu.Sampai Raina tak bisa menjawabnya.
"Tante,mantan pacar itu apa sih." tanya King dengan polosnya.
"Kenapa King bertanya seperti itu,sayang.King tahu dari mana?" tanya balik Raina.
"Tante selalu bilang ke om Fito,kalo mami King mantan pacar om Fito.Itu artinya apa tante." tanya King penasaran.
"Ini anak pinter banget sih,kalo gue jawab asal dia protes gak ya?" tanya Raina dalam hati.
"Em... King,kita sudah sampai.Jadi pertanyaan King tidak perlu tante jawab,kita senang-senang aja ya." jawab Raina setelah taxi yang ditumpangi berhenti didepan pintu masuk mall.
Di resto Weni melambaikan tangannya pada Raina,"Hai... disini."teriak Weni.
Raina berjalan menuju tempat duduk Weni dan Sandra.Masih menggandeng King dengan erat.
"Sorry,gue telat.Kalian udah lama." kata Raina,"King duduk disebelah tante,dan jangan nakal."perintah Raina.
"Anak siapa ini Raina,lucu banget..." ucap Weni seraya mencubit pipi King.
"Anak dokter Sari,mantan pacar Fito." ujar Raina yang mengundang gelak tawa Weni dan juga Sandra.
Ha.. ha... ha.. ha... Weni dan Sandra tertawa
"Lucu banget,seorang istri mengasuh anak dari mantan suaminya." ucap Weni ketawa geli sekali.
"Gak salah Raina." tanya Sandra gak mau kalah dari Weni.
"Silahkan kalian ketawain gue," kata Raina.
"King,kamu mau makan apa sayang?" tanya RainaRaina pada anak yang sedang duduk manis disebelahnya.
"King mau nasi goreng tante terus minumnya teh manis hangat.Kata mami gak boleh minum es nanti batuk." ujar King polos.
"Pantas anak dokter,minum es dilarang." timpal Weni.
"Tapi sekilas anak ini mirip Fito,lu gak curiga Raina?" ledek Sandra sembari ketawa.
"Ngaco lu San,,,tapi coba gue lihat lagi." kata Raina menatap tajam King,"ya benar,King sama tampannya dengan Fito."ujar Raina memuji Fito.
Dari kejauhan,Fito terus memantau Raina.Hatinya senang saat Raina bilang dia tampan.
Dia tidak mau terjadi apa-apa dengan King.
*
*
*
__ADS_1
*
*